Friday, February 02, 2018


mALANg rAYa
Kepanjen - Terus digenjotnya pelatihan kewirausahaan bagi penyandang distabilitas atau difabel oleh Dinas Sosial Kabupaten Malang, Jawa Timur, bekerja sama dengan perusahaan, diharapkan, dengan adanya pelatihan ini penyandang difabel mampu mandiri.

Kepala DinSos Kabupaten Malang, Sri Wahyuni Pudji Lestari, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial , Retno Tri Damayanti, menyampaikan, pelatihan kewirausahaan ini merupakan tahap awal. Setidaknya, ada 50 orang penyandang difabel yang mengikuti pelatihan kewirausahaan tersebut.
Dia menyampaikan, para difabel yang mendapatkan pelatihan adalah mereka yang sudah memiliki usaha. Misalnya saja  kuliner, servis elektro.
"Ini arahnya memang untuk wirausaha," ujarnya di sela-sela pelatihan kewirausahaan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kepanjen, Selasa (30/1).
Retno menambahkan, sebetulnya penyandang difabel yang mengikuti pelatihan ini sudah mempunyai ketrampilan. Hanya saja, perlu diberikan wawasan yang lebih mengenai wirausaha. 
Pokok materi yang diberikan, adalah pengelolaan pengembangan usaha. Di dalamnya termasuk manajemen. 

Pada masa yang akan datang, melalui pelatihan kewirausahaan tersebut akan mendapatkan bantuan modal usaha dari Dinsos. Syaratnya, harus cukup potensial untuk mengembangkan usahanya.
"Harapan saya diantara peserta yang ikut pelatihan ini ada yang memang potensi dan fokus pada usahanya. Kami di Dinas Sosial akan mengupayakan bagi mereka yang fokus melaksanakan usahanya," terang Retno.
Bukan hanya sebatas pelatihan kewirausahaan, Dinsos bersama perusahaan juga akan membantu pemasaran bagi penyandang difabel yang memiliki usaha.
"Kami akan bantu pemasarannya, untuk teman-teman yang sudah punya usaha tapi kesulitan dalam pemasaran," pungkasnya.
(tik/JPC)


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :Jawapos H2o

Arizal Firmansyah adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia.

Terimakasih komentar yang diberikan
EmoticonEmoticon