Sunday, September 01, 2013

Wisata Udara Paralayang di Pujon


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Paralayang merupakan olahraga dirgantara yang bisa menjadi salah satu olahraga alternatif yang menantang dan memberikan kenangan yang tak dapat dinilai harganya. Banyak yang menilai bahwa olahraga ini sangat mahal dan berisiko tinggi. Sebenarnya olahraga ini tidak terlalu berbahaya apabila kita tahu prosedurnya dengan baik. Keadaan alam yang dimiliki Malang dengan banyaknya pegunungan, melahirkan sarana menarik untuk olahraga paralayang. Salah satu tempat itu adalah Gunung Banyak yang berada di antara Kota Batu dan Pujon.
Gunung Banyak memiliki ketinggian 1.306 meter dari permukaan laut dan merupakan tempat ideal yang memiliki pemandangan indah di sekitar lerengnya. Tepatnya berada di Kelurahan Songgokerto dan Desa Sumberejo (Kota Batu) serta Desa Pandesari, Pujon, Kabupaten Malang. Untuk menuju ke kawasan Gunung Banyak, bisa dicapai dengan dua rute, yakni dari Jalan Raya Pujon, melewati Dusun Sebaluh, Desa Pandesari dengan jarak 8 km dari Kota Batu atau masuk melalui Kawasan Wisata Songgoriti melewati jalan berliku dan tanjakan serta turunan berkelok-kelok berjarak sekitar 5 km dari pusat Kota Batu. Kondisi jalan menuju puncak Gunung Banyak cukup baik dan lancar, bahkan mobil bisa langsung berhenti dekat peluncuran. Beberapa fasilitas yang dibangun di tempat ini, antara lain tempat istirahat, kamar kecil, mushala, dan area tempat peluncuran.
Hutan lindung Gunung Banyak termasuk dalam petak IV-A Kantor Pemangku Hutan Pujon, yang banyak ditumbuhi pohon pinus dan eukalibus. Satwa yang ada di hutan seluas 24 hektar ini antara lain burung elang dan ayam hutan. Gunung Banyak telah ditetapkan sebagai Wanawisata Dirgantara pada 19 Juni 2000, bertepatan dengan pelaksanaan PON XV Jawa Timur. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh KSAU Marsekal TNI Hanafie Asnan selaku Ketua Umum PB FASI. Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan Federation Aeronautique Internationale (FAI) menilai lokasi di Gunung Banyak ini paling layak untuk menggelar pertandingan paralayang tingkat dunia karena standar dan tingkat kesulitannya berada di grade 1 dan merupakan salah satu tempat paralayang yang terbaik.
Kondisi Gunung Banyak didukung dengan punggung gunung yang memanjang, sehingga bagus untuk ridge soaring ketika hembusan angin bergerak antara 15 – 20 km per jam. Kondisi alam untuk olahraga paralayang di Gunung Banyak, sangat memungkinkan untuk dilakukan semua jenis terbang paralayang. Baik ketika udara cerah maupun hujan. Di antaranya, jenis ketepatan mendarat (KTM), cross country (CX), speed glading atau kecepatan meluncur. Di sini keadaan angin dan thermal-nya relatif lembut. Lokasi meluncur di puncak gunung juga relatif luas untuk persiapan terbang.
Saat melakukan paralayang di Gunung Banyak ini kita dapat menikmati pemandangan indah yang tersebar di segala penjuru angin. Memandang ke arah selatan tampak Gunung Panderman dan Kawi, ke utara Gunung Biru dan Welirang. Sedangkan ke arah barat terdapat Gunung Dorowati dan Argowayang. Jika musim penghujan, nuansa kabut tebal dan awan menambah teduh suasana. Tidak ketinggalan pula panorama hamparan sawah hijau dan Kota Batu yang tampak dari atas. Biasanya tempat pendaratan paralayang berada di Lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, 350 meter di bawah tempat meluncur. Selain paralayang, Gunung Banyak juga menyediakan lintasan sepeda, khususnya sepeda gunung (down hill). Dari perbukitan Gunung Banyak kita juga dapat menyaksikan indahnya pemandangan alam Kota Batu secara keseluruhan. Pengunjung atau pemain paralayang di Gunung Banyak sendiri paling ramai saat hari Sabtu-Minggu. Terutama saat cuaca cerah dengan tekanan angin yang cukup bersahabat.
Baik bagi yang sudah profesional ataupun masyarakat awam yang ingin mencoba bisa datang langsung di puncak gunung yang bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat atau roda dua. Biasanya, ada beberapa orang pemain profesional setempat yang juga memiliki klub paralayang berjaga di atas puncaknya. Atau bila enggan datang ke Gunung Banyak, bisa juga mendatangi Dinas Pariwisata (Disparta) selaku pengelola arena paralayang ini.
Wahana wisata paralayang dibuka bagi pengunjung yang ingin terbang secara tandem. Tandem adalah terbang berdua dengan atlet paralayang. Tandem paralayang dengan dibantu oleh para atlet paralayang yang menyediakan fasilitas tandem untuk pengunjung. Secara umum ada dua paket yang disiapkan bagi yang ingin bermain paralayang. Harga setiap paket pun relatif sama bila bermain melalui klub atau asosiasi paralayang di Kota Batu. Tarif yang diberikan untuk paket tandem mulai Rp 325 ribu. Tarif tersebut sudah termasuk peralatan, akomodasi dari lokasi landing ke takeoff, asuransi dan sertifikat yang dikeluarkan Asosiasi Paralayang Jawa Timur. Untuk dapat terbang tandem Anda tidak diharuskan mengikuti pelatihan apapun, cukup memiliki kondisi kesehatan yang baik. Untuk sekali terbang biasanya dengan durasi waktu sekitar 15-20 menit. Sementara untuk pendidikan bermain paralayang, biayanya sekitar Rp 5 juta. Ada beberapa klub di Kota Batu yang yang menyediakan pendidikan paralayang antara lain Elang Paragliding, Bintang Paragliding, dan lainnya. Waktu pendidikan selama seminggu untuk teori dalam ruangan. Selanjutnya peserta bisa menempuh praktek lapangan selama 40 kali penerbangan seorang diri setelah dinyatakan lulus teori. Peserta sendiri sudah dibekali dengan standar safety permainan sebelum diizinkan terbang.
Bahkan, Gunung Banyak juga akan segera menghadirkan tandem paramotor atau paralayang memakai motor. Untuk jasa paramotor biayanya sekitar Rp 3,5 juta per jam, yang difungsikan sebagai alat pengumuman di udara.

Pesan Tersirat :
Sumber : http://ngalam.web id
Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Herman H2o adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pemilik & Pengelola H2Omedia.

Terimakasih komentar yang diberikan
EmoticonEmoticon