BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Sebar Hoaks Jadi Korban Kecelakaan karena PPKM Darurat,




MALANG - Polresta Malang Kota mengamankan seorang pria berinisial A (23), warga Kota Batu, Jawa Timur.

Pria yang kesehariannya bekerja di salah satu salon mobil di Kota Batu itu diamankan akibat unggahanya di grup Facebook Komunitas Peduli Malang Raya.

Pada Minggu (4/7/2021), A melalui akun Facebook miliknya, yakni Chaplin Gtgbgt mengunggah sejumlah foto dirinya yang terluka akibat kecelakaan.

Foto-foto itu diikuti dengan narasi bahwa luka itu akibat tertabrak motor di Kota Malang saat lampu penerangan jalan umum (PJU) dimatikan, sebagai salah satu kebijakan dari PPKM darurat.


Narasi yang menyertai foto-foto itu juga menyebut Wali Kota Malang, Sutiaji sebagai pengambil kebijakan atas pemadaman PJU itu.

Dalam narasi itu pula, A menulis bahwa dia tidak berobat meski mengalami luka karena khawatir dikira menderita Covid-19.

Setelah ditelusuri, unggahan itu bukan kejadian yang sebenarnya atau hoaks. Narasi yang dibangun tidak mewakili foto-foto yang diunggah.

Luka dalam foto yang diunggah itu akibat kecelakaan pada 24 Mei 2021. Bukan karena ditabrak motor saat pemadaman PJU.

"Memang benar dia pernah kecelakaan, tetapi itu sudah lama, bukan pada saat apa yang menjadi postingan dia," kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo di Mapolresta Malang Kota, Senin (5/7/2021) malam.

Tinton mengatakan, unggahan A diketahui kebenarannya saat polisi melakukan penelusuran.

"Kami dengan Satuan Lalu Lintas bekerja sama. Pada awalnya karena kita menerima postingan seperti itu kita sebagai pihak kepolisian langsung jemput bola terhadap kejadian tersebut. Tetapi pada saat sampai di sana, apa yang diposting adalah bohong semata," kata Tinton.

A hanya dimintai klarifikasi. Pihak Polresta Malang Kota tidak mengenakan sanksi pidana terhadap A dengan alasan hanya sebagai pembelajaran.

"Jadi untuk kali ini tidak dilakukan penahanan. Kita berikan pembelajaran sekaligus pengetahuan kepada masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial. Karena media sosial bisa digunakan lebih baik daripada memberikan informasi hoaks," katanya.


Sementara itu, A mengaku semua perbuatannya.

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2021/07/06/051500878/sebar-hoaks-jadi-korban-kecelakaan-karena-ppkm-darurat-a--cari-sensasi-saja?page=2

Hoax Fitnah Kopi Mengandung Babi


mALANg rAYa



Tersebarnya Hoax link blog yang membahas minuman serbuk kopi yang mengandung babi,cukup meresahkan. Hoax itu pernah menyebar dan telah diklarifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan pada 2013.
Begitulah tulisan yang diunggah berbagai blog dan disebarkan lagi oleh akun Facebook Twitter dan berbagai lini masa.
Menurut tulisan itu, kandungan babi pada salah satu merek minuman serbuk kopi adalah emulsifier E-471.

Dari rilis yang dikeluarkan BPOM pada 22 April 2013, kode E-471 adalah kode internasional untuk pengemulsi. Bahan itu memang diperbolehkan untuk digunakan BPOM. Bahkan sudah di klarifikasi tentang White Cofie ini


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : BPOM
HOAX

Top
Submit Express Local SEO