BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Penyekatan tahun baru di Malang


mALANg rAYa

Sejumlah jalan di Kota Malang mengalami penyekatan saat tahun baru.

Satlantas Polresta Malang Kota pun merilis sejumlah titik yang akan mengalami penyekatan di wilayah Bhuni Ngalam pada momen tahun Penyekatan Di Kota Malang Saat Tahun Baru, Ini Daftar TitiknyaDiterbitkan 2 hari yang lalu

Penyekatan Di Kota Malang Saat Tahun Baru, Ini Daftar TitiknyaPenyekatan di tapal batas Kota Malang.

Sejumlah jalan di Kota Malang mengalami penyekatan saat tahun baru.

Satlantas Polresta Malang Kota pun merilis sejumlah titik yang akan mengalami penyekatan di wilayah Bhuni Ngalam pada momen tahun baru 2022.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mengabarkan, ada enam titik yang mengalami penyekatan.

Berikut Enam Titik Penyekatan Malang Saat Tahun Baru.

1.Depan Graha Kencana, perbatasan Balearjosari Karanglo.
2.Simpang tiga Kacuk Barat, Sukun.
3.Penyekatan di Simpang empat Pasar Gadang.
4.Jalan Mayjen Sungkono Kedungkandang.
5.Jalan LA Sucipto Jembatan Kalisari.
6.Terminal Landungsari.


Yoppi menegaskan, penyekatan merupakan soluasi agar tidak terjadi kerumunan saat pergantian tahun baru.

Selain titik penyekatan tapal batas kota, Satlantas Polresta Malang Kota juga melakukan penyekatan di tengah kota. Tepatnya akses menuju Alun-Alun Merdeka.

Berikut Titik Penyekatan Dalam Alun-Alun Merdeka Kota Malang Jelang Tahun Baru.

1.Simpang Empat Rajabali (perempatan Jalan Semeru dan Jalan Kahuripan).
2.Penyekatan di Simpang Tiga Jalan Majapahit-Tumapel.
3.Persimpangan Tiga Olino.
4.Penyekatan di Simpang Tiga Es Talun.


Satlantas Polresta Malang Kota telah menyiapkan beberapa jalur alternatif untuk pengalihan arus kendaraan.

Skema pertama arus kendaraan yaitu Jalan Arif Margono-Jalan Hasyim Ashari-Jalan Kawi-Jalan Ijen-Jalan Semeru-Jalan JA Suprapto.

Skema kedua arus setelah penyekatan yaitu Jalan Arif Margono-Jalan Hasyim Ashari-Jalan Kawi-Jalan Ijen-Jalan Bandung-Jalan BS Riadi-Jalan JA Suprapto.

Kemudian, skema ketiga yakni Jalan Arif Margono-Jalan Ade Irma Suryani-Jalan Pasar Besar-Jalan Gatot Subroto.

“Pengendara utara ke selatan bisa melewati JA Suprapto, ke Jalan Basuki Rahmad, menuju Jalan Kahuripan. Kemudian di Jalan Kertanegara, Jalan Trunojoyo dan keluar di Jalan Gatot Subroto,” kata Yoppi, Rabu (29/12).

Kemudian, penyekatan tersebut berlaku mulai 31 Desember 2021 pukul 12.00 WIB sampai 2 Januari 2022.

“Kami lakukan penyekatan selama 24 jam. Sedangkan, sasarannya yaitu kendaraan pelat luar Malang Raya,” tambahnya.

Yoppi menegaskan, petugas tidak akan segan meminta kendaraan putar balik. Terutama, bagi kendaraan luar Malang yang tak memiliki urusan penting apapun di Malang.

“Kami imbau putar balik untuk kembali ke daerah masing-masing,” tegasnya.

Meski demikian, ada beberapa kendaraan yang mendapat pengecualian.

“Yaitu, mobil ambulans, mobil pemadam kebakaran, kendaraan dinas pemerintah, serta kendaraan petugas yang bekerja di titik penyekatan,” akhirnya.(carep-04/yds)


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://kabarmalang.com/28969/penyekatan-di-kota-malang-saat-tahun-baru-ini-daftar-titiknya


Pelatihan Batik Kabupaten Malang


mALANg rAYa

Dalam rangka peningkatan kapasitas perajin batik di Kabupaten Malang, Paguyuban perajin batik bersama dinas koperasi malaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas perajin batik di balai Desa Pakisaji.

Supri selaku mentor batik menyampaikan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan perajin batik di kawasan kabupaten Malang.



Design yang berdasar 4 aspek antara lain destinasi wisata alam, hasil bumi, kontemporer dan budaya. Untuk budaya biasanya berbasis relief candi dengan mengangkat candi Singosari sebagai ikon kabupaten Malang.

Kegiatan ini merupakan kegiatan pra produksi berupa pelatihan mandiri batik cap. Hal ini menyambut rencana pemakaian batik sebagai seragam untuk siswa ataupun ASN sebagaimana banyak dilakukan di berbagai daerah



Pelatihan ini melibatkan 50 perajin dari 30 kecamatan yang ada. Dari 50 peserta tersebut akan dievaluasi dan dibekali ilmu guna mengembangkan di wilayah kecamatan masing-masing.

Kasus Tes Doping Buat Merah Putih Dilarang di Kejuaraan Internasional



mALANg rAYa

Akibat tes doping yang tidak sesuai ketentuan sehingga tidak efektif, bendera kebangsaan Indonesia, yakni Merah Putih dilarang berkibar di kejuaraan regional, kontinental dan dunia.

Indonesia pun tidak boleh menjadi tuan rumah kejuaraan level regional, kontinental dan dunia akibat kasus tersebut.

Tes Doping Tak Memadai 

Mengutip Reuters, World Anti-Doping Agency (WADA) menyatakan Indonesia melakukan pengujian doping tidak sesuai ketentuan terhadap para atlet, sehingga tidak efektif. Terlihat dari sampel yang diberikan.

Akibatnya, Indonesia jadi tidak boleh menjadi tuan rumah kejuaraan bersifat regional, kontinental dan dunia.

Jika kejuaraan regional, kontinental dan dunia dihelat di negara lain, Indonesia masih boleh ikut serta. Akan tetapi, dilarang mengibarkan bendera merah putih. Indonesia hanya boleh mengibarkan bendera nasional di kejuaraan level olimpiade.

Penjelasan Pemerintah



Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa kasus ini hanya terkait pengiriman sampel. Bukan soal tes dilakukan efektif atau tidak.

Amali mengatakan bahwa pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 jadi alasan, karena tak ada kejuaraan olahraga di dalam negeri yang bisa dijadikan sampel antidoping.

Atlet yang sudah dijadwalkan diambil sampel di dalam negeri pun tidak bisa dilakukan karena tengah mengikuti kejuaraan di luar negeri, yakni kualifikasi olimpiade dan perlombaan lainnya.

Walhasil, penyerahan sampel jadi tidak sesuai rencana atau jadwal. Hingga kemudian, Indonesia dinyatakan tidak patuh oleh WADA.

"Jadi tidak comply (patuh) itu karena pengiriman sampel kita," kata Amali mengutip Antara. Balas Surat WADA

Menpora Zainudin Amali menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirim surat balasan dan kini tengah menunggu jawaban dari WADA. 

"Pemerintah punya komitmen untuk mematuhi semua rule yang sudah disepakati, tetapi kami juga menjelaskan tentang kendala yang kami hadapi di dalam negeri sendiri itu," kata Zainudin. 

Optimis Batal Disanksi

Menpora Zainudin Amali mengatakan Indonesia akan mengirim sampel tes antidoping dari para atlet yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. 

Dia yakin sampel-sampel yang diambil dari atlet PON XX memenuhi syarat atau ketentuan yang berlaku. 

"Artinya dari PON ini kita bisa banyak dapat sample dan apa yang sudah direncanakan itu insya allah akan terpenuhi. Jadi, 2020 dan 2021 samplenya itu lebih ya dan kita mudah-mudahan akan bisa tercapai," kata Zainudin. 

Atlet Diminta Tak Cemas 

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman meminta para atlet Indonesia tidak khawatir dengan polemik tes doping. 

Dia berharap para atlet tetap fokus latihan guna menyambut kejuaraan internasional yang akan dihadapi. 

"Saya rasa kita harus tetap jalan apapun sanksinya dan WADA juga tidak akan memberikan larangan kalau kita berusaha keras memberikan yang terbaik," kata Marciano mengutip Antara. 

Daftar Kejuaraan Terancam Tanpa Merah Putih 

Mengutip Antara, ada sejumlah kejuaraan internasional yang akan diikuti Indonesia. 

Apabila sanksi dari WADA berlaku, maka bendera Merah Putih dilarang berkibar saat kejuaraan. Pula, Indonesia batal menjadi tuan rumah. 

  1. Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 16-21 November 2021 
  2. Badminton Indonesia Open 23-28 November 2021 
  3. Badminton World Federation (BWF) World Tour Finals, Indonesia 1-5 Desember 2021 
  4. Asian Indoor & Martial Art Games, Thailand 10-20 Maret 2022 
  5. SEA Games, Vietnam Mei 2022
  6. Islamic Solidarity Games, Turki 9-18 Agustus 2022 
  7. Asian Games, China 10-25 September 2022 
  8. Asian Youth Games, China 20-28 Desember 2022 
  9. Piala Asia Basket FIBA, Indonesia Juli 2022

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://asumsi.co/post/7283/fakta-fakta-kasus-tes-doping-buat-merah-putih-dilarang-di-kejuaraan-internasional

Batik malangan kreasi Paguyuban Batik Kabupaten Malang



mALANg rAYa

Hari Selasa 28 2021 bertempat di Kantor Wakil Bupati pada pukul 08.00 - 11.00, Soepriyanto Wakil ketua Paguyuban Batik Kab Malang mendampingi para pengrajin batik bertemu Wakil Bupati Didik Gatot Subroto dalam kegiatan penyerahan buku katalog Desain Batik Malangan dengan tema Budaya, Destinasi Wisata, Kekayaan alam dan kontemporer.
Didik merespon dan meminta agar para pengrajin secepatnya melakukan persiapan produksi dan peningkatan kualitas produksi. Diharapkan pada awal taun 2022 sudah bisa melakukan produksi secara masal, para penggiat batik segera merespon, dan melakukan pelatihan secara mandiri, yang akan dilakukan pada awal bulan Oktober ini dengan menjaring beberapa pengrajin batik yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Malang, dlm waktu 1 hari, saat ini sudah terdaftar sekitar 100 orang yang akan mengikuti Bintek secara mandiri dan di targetkan dalam bulan januari sudah melaksanakan pengerjaan secara massal.

Selanjutnya Soepriyanto yang juga Sekretaris PAC PDI Perjuangan Bantur, mendampingi para pengrajin batik bertemu ketua DPRD kab Malang pada pukul 11.45, Batik Malangan ini tentu dapat menjadi seragam batik bagi yang membutuhkan hadir juga, Kepala Dinas, Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar sebagai dinas yang membina Kelompok Pembatik.


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Soepriyanto

Top
Submit Express Local SEO