BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Debat Publik Calon Walikota Malang

Debat Publik I Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.

mALANg rAYa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar Debat Publik I Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Tahun 2024 bertajuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah, bertempat di Hotel Grand Mercure, Sabtu (26/10/2024).

Dalam debat perdana tersebut, seluruh Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang menyampaikan sejumlah visi misinya dalam mengikuti Kontestasi Pilkada 2024.

Dalam kesempatannya, Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin menyampaikan sejumlah visi misi dan lima program unggalannya, yakni seragam gratis bagi pelajar, 1000 beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, 1000 event seni budaya, olahraga, dan UMKM, Rp 50 juta untuk RT, serta menyelesaikan masalah dasar perkotaan.

“Kami dari Paslon Wali didukung oleh 14 partai politik pendukung dan siap mendukung pogram dari bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Wahyu Hidayat.

Jika terpilih menjadi Wali Kota Malang, Wahyu berharap dapat membangun Kota Malang yang berkelas dan bebas korupsi.

“Kami bertanggung jawab untuk membangun Kota Malang. Selaras dengan visi misi kami yakni, membawa Kota Malang Mbois Berkelas dan bebas korupsi,”

Selanjutnya, Paslon Nomor Urut 2, Heri Cahyono dan Ganisa Putri Pratiwi juga turut menyampaikan beberapa visi misi dan program prioritasnya.

Pria yang akrab disapa Sam HC tersebut menyebut akan membawa Kota Malang yang kreatif dan berdaya saing

“Berdaya saing ini menyangkut kualitas SDM yang akan kami kembangkan berdasar bakat yg dimiliki. Visi kami kami selaras dengan Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” jelas Sam HC.

Tak hanya itu, Sam HC juga menyampaikan sembilan programnya bersama Ganisa Putri Pratiwi, diantaranya kuliah gratis, gampang kerjoan, puskesmas mental, males macet, wegah banjir, kota pintar dan lestari, curhat langsung bersama wali kota, dokter mlebu kampung, usaha lancar jaya, serta jaring sosial.

“Kami akan membawa sembilan program tersebut untuk Kota Malang. Dengan keunggulan belum pernah menjabat, jadi tidak mempunyai beban, dan yang terakhir lupakan mantan ono sing anyar,” ujarnya.

Sementara itu, Paslon Nomor Urut 3, Moch. Anton dan Dimyati Ayatullah juga turut menyampaikan beberapa visi misi dan programnya.

“Kota bermartabat dan maju, ingin menciptakan generasi emas di kota Malang, tidak ada putus sekolah, dan sekolah yang tinggi. Kota yang nyaman harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai,” ucap Moch Anton.






PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : malangpagi.com

Angkat Tema Anak dan Perempuan, Sesi Kedua Debat Publik Perdana Cabup Malang


mALANg rAYa

KabMalangDotcom – Debat publik perdana calon bupati (cabup) Malang di Gedung DPRD Kabupaten Malang pada Jumat, (25/10/2024), menghadirkan sesi kedua dengan tema menangani masalah anak dan perempuan di Kabupaten Malang.

Cabup nomor urut 1 HM Sanusi menjawab kasus tersebut dan semua stake holder bekerja sama menangani sektor pendidikan etika, moral, dan juga sumber daya masyarakat.

Lebih utama tindakan amoral pada masyarakat, karena latar belakang pendidikan, yaitu pendidikan mulai dini belajar kitab suci dari masing masing agama.

Hal ini juga dilakukan di Kabupaten Malang dimana orang tua harus menjaga anak-anaknya dari berbagai tindakan ‘urakan’ di lingkungan mereka.

Sementara itu, calon wakil bupati (cawabup) nomor urut 1, Lathifah Shobib juga berharap peran aktif Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPAI).

Karena ia merasa kualitas penanganan disabilitas, termasuk para pendidik kesejahteraan harus ada peningkatan. Pasalnya yang dididik adalah anak berkebutuhan khusus.

Abah Gun Soroti Masalah Pengangguran
Sedangkan cabup nomor urut 2, H. Gunawan HS, atau Abah Gun, juga menyinggung perihal fasilitas difabel.

Ia mempertanyakan 13 lembaga yang mengelola difabel namun baru satu yang berizin.

“Masa jabatan 5 tahun masak hanya satu yang diterbitkan izinnya,” ungkapnya pada sesi kedua Debat Publik Perdana Cabup Malang itu.

Abah Gun juga menyinggung tentang infrastruktur di Kabupaten Malang. Menurutnya anggaran pembangunan luwes tidak boleh kaku. Ia katakan hal ini perlu berkolaborasi dengan prinsip gotong royong untuk menunjang pembangunan Kabupaten Malang

“Dengan begitu roda pembangunan di Kabupaten Malang dapat berjalan,” katanya.

Kemudian, cawabup nomor urut 2, dr. H. Umar Usman menambahkan tentang banyaknya jalan rusak menuju tempat wisata di daerah Kabupaten Malang.

“Maunya seneng malah senep,” sebutnya


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : Malanginspirasi.com

Debat Publik Pertama Calon Bupati Kabupaten Malang

Debat publik paslon bupati Malang di DPRD Kabupaten Malang, Jumat (25/10/2024)

mALANg rAYa


KabMalangDotcom – Acara ternama Debat Publik Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang digelar, Jumat (25/10/2024). Digelar di dalam ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Kabupaten Malang, acara mengusung tema Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah.

Acara yang dimulai pada pukul 19.00 ini mendatangkan berbagai tim sukses dan tim kampanye, tak lupa juga 2 paslon bupati Kabupaten Malang. Acara ini juga bertujuan guna untuk mengetahui visi misi dan tujuan dari masing masing paslon untuk Kabupaten Malang.

Acara yang pertama dari debat publik pertama ini dimulai dengan sambutan dari ketua KPU Kabupaten Malang, yaitu. Abdul Fatah, MH.

Acara selanjutnya dilanjut dengan pemaparan visi dan misi para paslon yang diawali oleh pasangan urut nomor 1 yaitu Sanusi dan juga Hj. Lathifah Shohib dan dilanjut oleh Paslon kedua yaitu H. Gunawan Hs, SH,. M.Hum dan juga Dr. H. Umar Usman.

Di dalam ruangan pun para pendukung sangat bersemangat dan juga ramai, dimana semua pasangan calon bupati dan Wakil bupati sangat serius memaparkan semua visi misinya. Tak lupa juga dengan berbagai dukungan yang sangat ramai oleh semua tim kampanye dengan berbagai ornamen yang mereka bawa.

Setyo Nugroho salah satu pendukung paslon

Diluar gedung terlihat pendukung Salaf mengikuti debat dengan Nonton bareng di warung panji diseberang areal Gedung DPRD Kabupaten Malang, mereka mengikuti dengan penuh semangat disaat Paslon yang didukung tengah menyampaikan visi misi maupun agumen Paslon 



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : Malanginspirasi.com

Prioritaskan Suara Gen Z Prioritas Sanusi-Latifah



mALANg rAYa

KabMalang dot Com >> - Suara gen Z di Kabupaten Malang mencapai 50 persen menjadi prioritas bagi Pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Malang M Sanusi-Latifah Shohib (Salaf)  

Tim pemenangan Sanusi-Lathifah Sohib akan memprioritaskan pemilih dari kalangan pemilih pemula, yakni gen Z di Kabupaten Malang sesperti disampaikan Koordinator Liaison Officer Salaf, Zulham Akhmad Mubarrok yang juga merupakan kader PDI Perjuangan pada pertarungan Pilbup Malang kali ini

"Jumlah Kalangan Gen Z di Kabupaten Malang yang mencapai 50 persen," ungkap Zulham, di Malang, Rabu (18/9/2024).

Oleh sebab itu, tim pemenangan Sanusi pada saat kampanye akan membuat strategi yang nantinya bisa diterima oleh kalangan gen Z. untuk gen Z, tim pemenangan akan membuat strategi kampanye yang menarik, sehingga bisa diterima bagi pemilih pemula.

"Guna menarik suara gen Z, nanti kampanye akan kita buat acara menarik dan bisa diikuti kalangan anak muda," ujarnya.

Zulham menjelaskan, saat mengajak para anak muda, pihaknya juga akan mensosialisasikan program Dasa Cita yang akan dicanangkan oleh Sanusi-Lathifah Sohib, yakni membuka lapangan kerja bagi gen Z.

"Dalam program Dasa Cita, paslon Salaf akan menciptakan 100.000 lapangan kerja," ungkapnya.



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : News Google

Layanan Pengecekan DPT Pilkada Serentak


mALANg rAYa

Informasi terkait pengecekan apakah masyarakat pemilih sudah terdaftar pada DPS, KPU menyampaikan informasi untuk mesyarakat sebagai berikut

Yth. Bapak/Ibu
Warga Pemilih Terhormat,

Berikut layanan pemilih sebagai bentuk kewajiban kami melayani pemilih dalam pemilihan serentak 2018.

Waktu kini jajaran kami sedang melakukan perbaikan DPS (Daftar Pemilih Sementara) yang salah satunya membuka layanan WhatsApp untuk pemilih belum terdaftar selama 5 hari (01-05 April 2018). Mohon berkenan melakukan pengecekan data diri dengan cara sbb :

1. Masuk ke laman KPU dengan klik link tsb;
https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/pemilih/dps/1/nasional

2. Ketik angka NIK ke kolom cari NIK dan klik kolom cari;
https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/pemilih/dps/1/nasional

3. Apabila tidak muncul data diri (belum terdaftar, dapat menyampaikan ke nomor WA: 0823-1076-7117.

 Setelah paling lama 3x24 Jam, kami akan menyampaikan hasil kerja kami.

Berkenan informasi ini untuk diteruskan ke orang per orang atau grup WhatsApp lainnya sebagai bentuk kita membangun bersama demokrasi elektoral dalam pemilihan serentak 2018 yang semakin baik. Mohon maaf sebelumnya bila dalam pelayanan pemilih terdapat hal-hal kirang berkenan dari kami. Salam.

Humas KPU



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :

Khofifah Disarankan Perkuat Basis Pendukung Perempuan


mALANg rAYa
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyarankan supaya calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat basis pendukung dari kalangan perempuan. Sebab, kalangan perempuan bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Khofifah dalam memenangkan Pilkada Jatim. "Tidak semua calon perempuan bisa memaksimalkan potensi ini, contohnya dalam pilpres-pilpres lalu, pemilih perempuan lebih banyak condong ke SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)," ujar Qodari di Fx Sudirman, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Qodari yakin Khofifah punya kemampuan untuk menggiring suara perempuan ke dirinya. Di sisi lain, Khofifah juga memiliki afiliasi kuat terhadap salah satu organisasi perempuan berbasis keagamaan. "Jadi seharusnya, kalau ada segmen andalannya Khofifah, ya perempuan. Dan memang di lapangan pendukungnya Khofifah lebih militan," ujar dia. Dalam survei Indo Barometer, melalui pertanyaan tertutup, elektabilitas pasangan calon Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno mencapai 45,2 persen. Angka ini unggul tipis dengan elektabilitas pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto sebesar 39,5 persen. "Tidak terpaut jauh, selisih di antara keduanya sekitar 5,7 persen. Sementara pemilih yang tidak akan memilih, rahasia, belum memutuskan mencapai 15,3 persen," papar Qodari. (

Menurutnya, masyarakat Jawa Timur telah mengenal dengan baik terhadap sosok Saifullah dan Khofifah. Saifullah memiliki tingkat pengenalan mencapai 97,5 persen dan Khofifah sebesar 96,1 persen. Ia menjelaskan, masyarakat Jatim yang puas dengan kinerja gubernur sebelumnya, Soekarwo, cenderung mengarahkan dukungannya kepada pasangan Gus Ipul-Puti Guntur dengan persentase 47,7 persen. Sebab, Gus Ipul pernah menjadi wakil gubernur Jawa Timur mendampingi Soekarwo. Publik yang puas, berharap Gus Ipul bisa melanjutkan dan mengembangkan program-program sebelumnya. "Sementara sebanyak 49,6 persen masyarakat yang tidak puas akan kinerja Soekarwo, lebih banyak mendukung pasangan Khofifah-Emil," kata dia. 

Survei tersebut dilaksanakan di 38 kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur sejak tanggal 29 Januari-4 Februari 2018. Jumlah responden sebanyak 800 orang dengan margin of error sebesar kurang lebih 3,46 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data, wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner. 

Dalam peta koalisi Pilkada Jawa Timur, Saifullah-Puti didukung koalisi PDI-P, PKB, Gerindra, dan PKS. Sementara, Khofifah-Emil mendapat dukungan koalisi PPP, Golkar, Hanura, PAN, Nasdem, dan Demokrat

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pilkada Jatim, Khofifah Disarankan Perkuat Basis Pendukung Perempuan",



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :

Sosialisasi Gus Ipul di Pasar Lawang


mALANg rAYa

Hari Senin 2 April 2018 sekitar pukul 08.42 s.d 11.58 WIB H Syaifullah Yusuf melakukan kegiatan sosialisasi dan tatap muka pada masyarakat Pasar Lawang.

Dengan diawali oleh kehadiran Komunitas Pengamen yang tergabung di AREK JATIM yang hadir di utara Pasar Lawang yang membawakan berbagai lagi bertemakan  "Kabeh Sedulur Kabeh Makmur" dan lagu-lagu populer Disosialisasi pula jadwal pilgub Jawa Timur tanggal 26 Juni 2018 sebagaimana diucapkan Herman H Oktiono "Dulur-dulur ojo lali, sepuluh dino sakwise silaturahmi riyayan ono pilihan gubernur, Hadir dan datangi TPS terdekat dan pilihlah sesuai hati nurani", serta pengenalan calon yang diusung PKB, PDI Perjuangan, Gerindra dan PKS. " disini sebentar lagi , akan hadir calon gubernur nomor 2 yakni Gus Ipul", pungkasnya

Kehadiran Cagub Nomor Urut 2 (Gus Ipul) di Pasar Lawang, Jalan Raya Thamrin Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang dengan menggunakan mobil Nissan Elgrand warna putih Nopol B 1027 SIT bersama sekitar 10 orang Tim Sukses dengan pengawalan dari Patwal Polda Jatim.

Gus Ipul dan rombongan disambut oleh ketua DPC PKB KH. Ali Ahmad, Ketua MWC NU Ustadz H.M Farid, Pengurus Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kaseno, Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok (PPR) Ibu Azri  serta Andi Sinyo, Ketua Umum Aliansi Relawan, Komunitas Jawa Timur dan Arek Jatim

Sosialisasi sebagai calon gubernui ini dikemas dalam blusukan di Pasar Lawang, dalam dialognya Gus Ipul berharap doa restu masyarakat dan dapat diberi kepercayaan menjadi Gubernur Jatim 2018 – 2023. tak lupa dirinya meminta dukungan seluruh masyarakat Malang dengan cara  coblos nomor 2 dalam Pilgub Jatim tanggal 27 Juni 2018 nanti.

Dalam acara blusukan ini Gus Ipul  menyapa, berdialog, membagikan stiker dan berfoto bersama dengan pedagang serta pengunjung Pasar Lawang. disaat blusukan tersebut Gus Ipul didampingi oleh komunitas pengamen jalanan Arek Jatim dengan menyanyikan lagu ” Kabeh Sedulur Kabeh Makmur” blusukan Gus Ipul di Pasar Lawang berakhir di lanjutkan perjalanan menuju Pasar Singosari.






PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :

Daftar pemilihan umum kepala daerah di Indonesia 2018


mALANg rAYa
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 merupakan agenda politik nasional dengan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah secara serentak, di 171 daerah. Pilkada 2018 akan digelar di 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota melalui sistem pemilihan secara langsung, satu orang satu suara.
Pemungutan suara digelar pada 27 Juni 2018, mulai pukul 08.00 waktu setempat.
Tahapan Pilkada 2018 diawali dengan tahapan persiapan sejak September 2017, melalui perencanaan program hingga pemilihan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS).

Tahapan Pilkada

Tahapan Pilkada 2018 dibagi menjadi dua, yaitu tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan
Tahapan Persiapan

    27 September 2017 : Perencanaan Program dan Anggaran
    27 September 2017 : Penyusunan danDP4)
    30 Desember 2017 - 27 Juni 2018 : Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih

Tahapan Penyelenggaraan

    31 Januari 2017 - 3 Januari 2018 : Syarat dukungan pasangan calon perseorangan
    1 Januari 2018 - 13 Februari 2018 : Pendaftaran pasangan calon
    Jadwal menyusul : Sengketa Tata Usaha Negara (TUN) Pemilihan
    15 Februari 2018 - 13 Juli 2018 : Masa kampanye
    17 Maret 2018 - 26 Juni 2018 : Pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara
    12 Juni 2018 - 3 Juli 2018 : Pemungutan suara dan penghitungan suara
    27 Juni 2018 - 9 Juli 2018 : Rekapitulasi hasil penghitungan suara
    Jadwal menyusul : Penetapan pasangan calon terpilih, tanpa permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP)
    Jadwal menyusul : Sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP)
    Jadwal menyusul : Penetapan pasangan calon terpilih pasca putusan Makamah Konstitusi (MK)
    Jadwal menyusul : Pengusulan pengesahan pengangkatan pasangan calon terpilih.[2]

Tingkat provinsi
Peta provinsi berdasarkan tahun pilkada. Provinsi berwarna merah akan mengadakan Pilkada di tahun 2018.[3]

    Pemilihan umum Gubernur Sumatera Utara 2018
    Pemilihan umum Gubernur Riau 2018
    Pemilihan umum Gubernur Sumatera Selatan 2018
    Pemilihan umum Gubernur Lampung 2018
    Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018
    Pemilihan umum Gubernur Jawa Tengah 2018
    Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2018
    Pemilihan umum Gubernur Bali 2018
    Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2018
    Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Timur 2018[4]
    Pemilihan umum Gubernur Kalimantan Barat 2018[5]
    Pemilihan umum Gubernur Kalimantan Timur 2018
    Pemilihan umum Gubernur Sulawesi Selatan 2018
    Pemilihan umum Gubernur Sulawesi Tenggara 2018
    Pemilihan umum Gubernur Maluku 2018[6]
    Pemilihan umum Gubernur Maluku Utara 2018
    Pemilihan umum Gubernur Papua 2018

 Tingkat kabupaten / kota
Aceh

    Pemilihan umum Wali Kota Subulussalam 2018
    Pemilihan umum Bupati Aceh Selatan 2018
    Pemilihan umum Bupati Pidie Jaya 2018

Sumatera Utara

    Pemilihan umum Wali Kota Padang Sidempuan 2018
    Pemilihan umum Bupati Batu Bara 2018
    Pemilihan umum Bupati Dairi 2018
    Pemilihan umum Bupati Deli Serdang 2018
    Pemilihan umum Bupati Langkat 2018
    Pemilihan umum Bupati Padang Lawas 2018
    Pemilihan umum Bupati Padang Lawas Utara 2018
    Pemilihan umum Bupati Tapanuli Utara 2018

Sumatera Barat

    Pemilihan umum Wali Kota Padang 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Padang Panjang 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Pariaman 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Sawahlunto 2018

Riau

    Pemilihan umum Bupati Indragiri Hilir 2018

Kepulauan Riau

    Pemilihan umum Wali Kota Tanjung Pinang 2018

Jambi

    Pemilihan umum Wali Kota Jambi 2018
    Pemilihan umum Bupati Kerinci 2018
    Pemilihan umum Bupati Merangin 2018

Sumatera Selatan

    Pemilihan umum Wali Kota Lubuklinggau 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Pagar Alam 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Palembang 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Prabumulih 2018
    Pemilihan umum Bupati Banyuasin 2018
    Pemilihan umum Bupati Empat Lawang 2018
    Pemilihan umum Bupati Lahat 2018
    Pemilihan umum Bupati Muara Enim 2018
    Pemilihan umum Bupati Ogan Komering Ilir 2018

Kepulauan Bangka Belitung

    Pemilihan umum Wali Kota Pangkal Pinang 2018
    Pemilihan umum Bupati Bangka 2018
    Pemilihan umum Bupati Belitung 2018

Bengkulu

    Pemilihan umum Wali Kota Bengkulu 2018

Lampung

    Pemilihan umum Bupati Lampung Utara 2018
    Pemilihan umum Bupati Tanggamus 2018

Banten

    Pemilihan umum Wali Kota Serang 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Tangerang 2018
    Pemilihan umum Bupati Lebak 2018
    Pemilihan umum Bupati Tangerang 2018

Jawa Barat

    Pemilihan umum Wali Kota Bandung 2018[7]
    Pemilihan umum Wali Kota Banjar 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Bekasi 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Bogor 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Cirebon 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Sukabumi 2018
    Pemilihan umum Bupati Cirebon 2018
    Pemilihan umum Bupati Purwakarta 2018
    Pemilihan umum Bupati Bandung Barat 2018[8]
    Pemilihan umum Bupati Sumedang 2018
    Pemilihan umum Bupati Kuningan 2018
    Pemilihan umum Bupati Majalengka 2018
    Pemilihan umum Bupati Subang 2018
    Pemilihan umum Bupati Bogor 2018
    Pemilihan umum Bupati Garut 2018
    Pemilihan umum Bupati Ciamis 2018

Jawa Tengah

    Pemilihan umum Wali Kota Tegal 2018
    Pemilihan umum Bupati Banyumas 2018
    Pemilihan umum Bupati Temanggung 2018
    Pemilihan umum Bupati Kudus 2018
    Pemilihan umum Bupati Karanganyar 2018
    Pemilihan umum Bupati Tegal 2018
    Pemilihan umum Bupati Magelang 2018

Jawa Timur

    Pemilihan umum Wali Kota Kediri 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Madiun 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Malang 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Mojokerto 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Probolinggo 2018
    Pemilihan umum Bupati Sampang 2018
    Pemilihan umum Bupati Bangkalan 2018
    Pemilihan umum Bupati Bojonegoro 2018
    Pemilihan umum Bupati Nganjuk 2018
    Pemilihan umum Bupati Pamekasan 2018
    Pemilihan umum Bupati Tulungagung 2018
    Pemilihan umum Bupati Pasuruan 2018
    Pemilihan umum Bupati Magetan 2018
    Pemilihan umum Bupati Madiun 2018
    Pemilihan umum Bupati Lumajang 2018
    Pemilihan umum Bupati Bondowoso 2018
    Pemilihan umum Bupati Jombang 2018
    Pemilihan umum Bupati Probolinggo 2018

Bali

    Pemilihan umum Bupati Gianyar 2018
    Pemilihan umum Bupati Klungkung 2018

Nusa Tenggara Barat

    Pemilihan umum Wali Kota Bima 2018
    Pemilihan umum Bupati Lombok Barat 2018
    Pemilihan umum Bupati Lombok Timur 2018

Nusa Tenggara Timur

    Pemilihan umum Bupati Sikka 2018
    Pemilihan umum Bupati Sumba Tengah 2018
    Pemilihan umum Bupati Nagekeo 2018
    Pemilihan umum Bupati Rote Ndao 2018
    Pemilihan umum Bupati Manggarai Timur 2018
    Pemilihan umum Bupati Timor Tengah Selatan 2018
    Pemilihan umum Bupati Alor 2018
    Pemilihan umum Bupati Kupang 2018
    Pemilihan umum Bupati Ende 2018
    Pemilihan umum Bupati Sumba Barat Daya 2018

Kalimantan Barat

    Pemilihan umum Wali Kota Pontianak 2018
    Pemilihan umum Bupati Kayong Utara 2018
    Pemilihan umum Bupati Sanggau 2018
    Pemilihan umum Bupati Kubu Raya 2018
    Pemilihan umum Bupati Pontianak 2018
    Pemilihan umum Bupati Kapuas 2018

Kalimantan Tengah

    Pemilihan umum Wali Kota Palangkaraya 2018
    Pemilihan umum Bupati Sukamara 2018
    Pemilihan umum Bupati Lamandau 2018
    Pemilihan umum Bupati Seruyan 2018
    Pemilihan umum Bupati Katingan 2018
    Pemilihan umum Bupati Pulang Pisau 2018
    Pemilihan umum Bupati Murung Raya 2018

Kalimantan Selatan

    Pemilihan umum Bupati Barito Timur 2018
    Pemilihan umum Bupati Barito Utara 2018
    Pemilihan umum Bupati Gunung Mas 2018
    Pemilihan umum Bupati Barito Kuala 2018
    Pemilihan umum Bupati Tapin 2018
    Pemilihan umum Bupati Hulu Sungai Selatan 2018
    Pemilihan umum Bupati Tanah Laut 2018
    Pemilihan umum Bupati Tabalong 2018

Kalimantan Timur

    Pemilihan umum Bupati Penajam Paser Utara 2018

Kalimantan Utara

    Pemilihan umum Wali Kota Tarakan 2018

Sulawesi Utara

    Pemilihan umum Wali Kota Kotamobagu 2018
    Pemilihan umum Bupati Minahasa 2018
    Pemilihan umum Bupati Bolaang Mongondow Utara 2018
    Pemilihan umum Bupati Sitaro 2018
    Pemilihan umum Bupati Minahasa Tenggara 2018
    Pemilihan umum Bupati Kepulauan Talaud 2018
    Pemilihan umum Bupati Probolinggo 2018

Gorontalo

    Pemilihan umum Wali Kota Gorontalo 2018

Sulawesi Tengah

    Pemilihan umum Bupati Morowali 2018
    Pemilihan umum Bupati Parigi Moutong 2018
    Pemilihan umum Bupati Donggala 2018

Sulawesi Barat

    Pemilihan umum Bupati Mamasa 2018
    Pemilihan umum Bupati Polewali Mandar 2018

Sulawesi Selatan

    Pemilihan umum Wali Kota Palopo 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Parepare 2018
    Pemilihan umum Wali Kota Makassar 2018
    Pemilihan umum Bupati Bone 2018
    Pemilihan umum Bupati Sinjai 2018
    Pemilihan umum Bupati Bantaeng 2018
    Pemilihan umum Bupati Enrekang 2018
    Pemilihan umum Bupati Sidereng Rappang 2018
    Pemilihan umum Bupati Jeneponto 2018
    Pemilihan umum Bupati Wajo 2018
    Pemilihan umum Bupati Luwu 2018
    Pemilihan umum Bupati Pinrang 2018

Sulawesi Tenggara

    Pemilihan umum Wali Kota Bau-Bau 2018
    Pemilihan umum Bupati Kolaka 2018

Maluku

    Pemilihan umum Wali Kota Tual 2018
    Pemilihan umum Bupati Maluku Tenggara 2018

Papua

    Pemilihan umum Bupati Membramo Tengah 2018
    Pemilihan umum Bupati Paniai 2018
    Pemilihan umum Bupati Puncak 2018
    Pemilihan umum Bupati Deiyai 2018
    Pemilihan umum Bupati Jayawijaya 2018
    Pemilihan umum Bupati Biak Numfor 2018
    Pemilihan umum Bupati Mimika 2018


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_pemilihan_umum_kepala_daerah_di_Indonesia_2018

Top
Submit Express Local SEO