BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Pelatihan Batik Kabupaten Malang




mALANg rAYa

Dalam rangka peningkatan kapasitas perajin batik di Kabupaten Malang, Paguyuban perajin batik bersama dinas koperasi malaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas perajin batik di balai Desa Pakisaji.
Supri selaku mentor batik menyampaikan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan perajin batik di kawasan kabupaten Malang.

Design yang berdasar 4 aspek antara lain destinasi wisata alam, hasil bumi, kontemporer dan budaya. Untuk budaya biasanya berbasis relief candi dengan mengangkat candi Singosari sebagai ikon kabupaten Malang.

Kegiatan ini merupakan kegiatan pra produksi berupa pelatihan mandiri batik cap. Hal ini menyambut rencana pemakaian batik sebagai seragam untuk siswa ataupun ASN sebagaimana banyak dilakukan di berbagai daerah



Pelatihan ini melibatkan 50 perajin dari 30 kecamatan yang ada. Dari 50 peserta tersebut akan dievaluasi dan dibekali ilmu guna mengembangkan di wilayah kecamatan masing-masing.

Tiga desa disemprot Tim Gab Disinfektan Kab Malang


mALANg rAYa

Bantur (kabmalang.com) – Gugus Tugas Tim Disinfeksi Gabungan BPBD, PMI, Satpol PP dan Polres Malang, melakukan penyemprotan Disinfektan, pada hari Kamis (15/7/2021) di 3 Desa yang ada di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Penyemprotan diadakan sejak pagi hingga sore dengan menyasar Desa Rejoyoso, Desa Karangsari dan Desa Wonokerto yang ada di Kecamatan Bantur.

Tim Gab sifatnya mendukung, dan melaksanakan tugas, dilain itu swadaya dan Desa juga ikut mendukung, untuk teknisnya Tim Gab bersama Polres Malang sudah berkoordinasi dengan pihak Muspika dan masing masing Kapolsek juga sudah berkoordinasi dengan Muspika,”

Dalam kegiatan ini jumlah armada yang diterjunka terdiri dari BPBD 2 unit, Satpol PP 3 unit, PMI 1 unit

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :






Caka Warsa 1940 PHDI Kabupaten Malang


mALANg rAYa

Bertempat di Pure Kahyangan Amertha Jati Pantai wisata Balekambang Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang telah dilaksanakan giat upacara pesembayangan Perayaa hari raya nyepi Caka Warsa 1940 tahun 2018 ( Jalanidhi puja /Melasti ) yang diselenggarakan oleh PHDI Kabupaten.

Hadir dalam giat tersebut selain para pemangku Pure Se Malang raya juga dihadiri Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Edi Susetyo, Kadis Budpar Kab Malang I Made Arya W, Direktur usaha PD Jasa Yasa Kabupaten Malang Muh. Nuh, Ketua PHDI Prop Jatim Wedata Brata, Muspika Kecamatan Bantur, Perum Perhutani Kabupaten Malang diwakili KRPH Sumbermanjing kulon, Kades Srigonco, Ketua PHDI Kab Malang Sutomo Adi W, Ketua PHDI Kota Malang DR Putu Moda Arsana, , dan  Ketua PHDI Kota Batu Pariyanto, Pandita Singgih Nirmala T.

Panitia penyelenggara Agung Budiono dalam sambutannya mengatakan tujuan persembayangan ini adalah untuk mensucikan diri menjelang perayaan nyepi, apabila ada salah dan kurang dalam penyajian mohon maaf .

Ketua PHDI Kabupaten Malang juga dalam sambutannya menyampaikan upacara Jalanidhi puja adalah merupakan rangkaian penyucian umat hindu jelang Nyepi. Antusias umat hindu terkait dengan upacara kali ini sangat besar sekali terbukti dengan meningkatnya jumlah persembahanjolen sebanyak 47 buah, tuturnya.

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber

Terapi Aktifitas Kelompok


mALANg rAYa

Kecamatan Bantur merupakan kecamatan yang terletak di bagian selatan wilayah Kabupaten Malang. Kecamatan yang berbatasan langsung dengan pesisir pantai selatan Pulau Jawa ini terdiri dari 10 desa, 105 RW dan 247 RT.
Ke-10 desa di kecamatan ini adalah Bandungrejo, Bantur, Karangsari, Pringgodani, Rejosari, Rejoyoso, Sumberbening, Srigonco, Wonokerto, dan Wonorejo.

lokasi yang cukup jauh dari pusat pemerintahan menjadikan masyarakat bantur berupaya secaramaksimal untuk dapat berkembang seperti kecamatan-kecamatan lainnya, mereka berupaya secara mandiri dalam beberapa hal.

Salah satu kegiatan adalah kegiatan Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) pasien penderita gangguan jiwa, pada tgl 3-2-2018 di kecamatan Bantur Kab.Malang, dilakukan secara swadaya, hal ini karena luput dari perhatian pemerintah (kurang mendapat respon yg maksimal) perlu di ketahui,bahwa penderita banyak yg masih dalam usia produktif, kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan sekali
Dengan upaya yang dilaksanakan secara swadaya ini diharapkan penderita gangguan jiwa dapat sedikit teratasi dan mampu untuk kembali beraktifitas secara umumnya masyarakat yang berkehidupan sosial




PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Supri

Rumah Warga Bantur Ludes Dilalap Si Jago Merah




Sebuah rumah di Dusun Krajan RT 08/1 Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang rata dengan tanah akibat di lalap si jago merah. Rumah warga Bantur tersebut diketahui milik Martaki (50).
Diduga kebakaran tersebut berasal dari hubungan pendek arus listrik. Sebelum kebakaran hebat terjadi, ada kepulan asap yang keluar dari dalam rumah. Kebakaran itu diketahui terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (15/1).
“Martaki bekerja membantu kerabatnya yang sedang membangun rumah disebelahnya, dan waktu itu dia ada disamping rumahnya, tiba-tiba melihat ada kepulan asap dari dalam rumahnya. Lalu di cek ke dlam dan dilihatnya api makin membesar,” kata Kapolsek Bantur, AKP Yatmo.
Melihat api yang makin membesar, pemilik rumah dibantu warga sekitar mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, upaya tersebut sia-sia karena api dengan cepat menyambar barang-barang yang berada di dalam rumah.
“Menghanguskan seluruh isi rumah,” tambahnya.
Sementara itu, anak Martaki, Ahmad Fauzi harus menderita luka saat hendak menyelamatkan barang-barang berharga di dalam rumah. Akibat kebakaran tersebut, pemilik rumah harus kehilangan tempat tinggalnya dan mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
“Anaknya bernama Ahmad Fauzi mengalami luka bakar pada tangan kiri, sebab yang bersangkutan berupaya menyelamatkan motor tapi tidak berhasil. Kurugian ditafsir mencapai Rp 135 juta,” jelasnya.
PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : malang.com

Perlakuan Arogan dari Juru Parkir Pantai Balekambang


mALANg rAYa

Libur awal tahun banyak tempat wisata ramai dikunjungi.

Baik warga sekitar maupun dari berbagai kota berlibur.

Pantai Balekambang di Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Malang. Merupakan salah satu destinasi kunjungan.

Seorang warganet pemilik akun Facebook Davina Amandita, berkunjung ke obyek wisata tersebut.

Di Facebook, Davina Amandita menceritakan keluhan saat ke kawasan Pantai Balekambang.

Davina Amandita bermasalah dengan pengelola parkir di sana.

Bahkan dalam ceritanya itu, dituliskan anaknya mendapat kekerasan fisik dari oknum tukang parkir tersebut.

Apa yang dituliskan @Davina Amandita, jadi viral di media sosial.

Postingan tertanggal 2 Januari tersebut, berisi sebagai berikut.

Kiriman Facebook ini tidak tersedia lagi.
Kiriman mungkin telah dihapus atau pengaturan privasinya telah diubah.



"#Pantai BALE KAMBANG MALANG#

cerita indah di pantai Bale Kambang,,, tapi sayng bnget hrus di warnai insiden yg bkin trauma,,,, akibat ulah arogan petugas parkir,,,, orang pk rompi polisi lengan merah ini nampar anaku,,,,

#mungkin-udah-kebal-hukum

#premanisme diberlakukan di sana,, tnpa masalah berarti begitu mudah orng ini maen tangan mukul orang,,, anaku gk brsalah apa2 ditampar disini,,,, apa emng bgini cara mmprlakukn pngunjung ya?????

#orang pk atribut polisi ini menampar pipi anaku yg gk brsalah apa2,,, gmn pndapat kalian all????

Tlg ingat org yg mukul anaku org berompi tulisan polisi baju lengan merah,,, bukan yg pk bju singlet,,,, mksh."

Selain tulisan itu, Davina Amandita juga membagikan kronologi kejadian yang nggak mengenakkan.

Dalam kronologi yang dituliskan, Davina Amandita sampai berani sumpah kalau memang seperti itu yang terjadi sesungguhnya.

Demikian kronologi yang dituliskan Davina Amandita.

"Awale masuk parkiran wktu byar karcis ddepan kan udh ada biaya parkir to,, dsitu byr lg,, aq bnran gk tau trs aq nanya byar lg ya pak,,, (yo mbk) trs aq nanya lg,, mtr boleh dbwa ke pnggir pnte gk??

Udah nada tinggi jwbe( karepmu lek ilang tanggung dwe) aq bilng lo aq kn cm nanya pak sruh byar jg tk byar tp mtre pngn tk bwa dket pnte soale nginep trs rombongn ma mobil jg,,,

eh mlh bentak2 ktnya aq gk ngrti aturan,,, anaku di blkangku tk ajak ngmng mtre dgwo nyedek mobil yo anaku jwab aq,, yo,,,

lha mlah motore didpne pntu msuk parkir ditendang roda depane anku cmn bilng aq byr lo pak knp nendang,,

trs anku msuk ke area parkir tp yg arah ke area pnte aq duluan agak jauh 10 mter mngkin dsitu anku dcegat diomeli 3 tukng prkir mrah2 smp anku kcil nangis,,

ehh hk nyangka yg satu lngsung nampar anaku,,

sumpah demi Allah bnr ini yg trjadi aq gk ngurang gk nmbahi,,

aq dketi aq nanya knp maen ksar mlh ngomel smua,,

aq gk mau nmbh ribut aq cmn diem ngliatin mreka mnjauh trs aq bru inget ambil fto mreka,,,

uang parkir 20 rbuau dikmbalikn aq gk mau trima,,

buat apa stlh mukul org ngsih uang 20 rb,,

ini biar dbca sp aja, syukur kl ada yg trkait bs ngasih pringtan keras sm org trsebut kl prlu pecat dr krjaane."

Berita ini sudah dimuat di Grid.id dengan judul Waduh! Indahnya Salah Satu Wisata Pantai di Malang Bikin Trauma, Curhatan Netizen Viral di Media Sosial


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : http://travel.tribunnews.com/2018/01/06/netter-ini-curhat-dapat-perlakuan-arogan-dari-juru-parkir-pantai-malang-sang-anak-sampai-ditampar?page=all

Kecamatan BANTUR


mALANg rAYa









Kecamatan Bantur
Profil Kecamatan Bantur Kabupaten Malang
Ibukota Bantur
Alamat Kantor Jl. Raya Bantur 1460 Bantur Telp. 0341-841240
Camat Drs. Trisulawanto, M.Si
Letak 112°31’06″ – 112°35’93″ BT dan 8°13’03″ – 8°20’72″ LS
Batas Wilayah Utara: Kecamatan Pagelaran
Timur: Kecamatan Gedangan
Selatan: Samudera Hindia
Barat: Kecamatan Donomulyo & Pagak
Luas Wilayah 159,15 km² (5,35% luas Kabupaten Malang)
Topografi Perbukitan dan dataran rendah
Pemerintahan 10 desa, 34 dusun, 96 RW dan 492 RT
Penduduk 72.256 jiwa
Komposisi penduduk 36.020 (49,85%) laki-laki dan 36.237 (50,15%) perempuan
Kepadatan 452 jiwa/km²
Agama Islam: 71.083, Kristen: 1.149, Katolik: 23, Budha 1
Tempat Ibadah 104 masjid, 454 langgar, 2 gereja Kristen, 1 pura
Bidang usaha per Rumah tangga Pertanian: 3.410, perdagangan: 2.698, konstruksi: 1.485, karyawan: 504, jasa-jasa: 882, penggalian: 178
Sarana Kesehatan 6 puskesmas/pustu, 6 polindes, 102 posyandu, 3 praktek dokter, 17 praktek bidan, 23 toko obat
Sarana Pendidikan 31 TK, 51 SD, 16 SMP, 1 SMA, 2 MA, 4 SMK
Desa/ Kelurahan 1. Desa Bandungrejo; 2. Desa Sumberbening; 3. Desa Srigonco; 4. Desa Wonorejo, 5. Desa Bantur; 6. Desa Pringgodani; 7. Desa Rejosari; 8. Desa Wonokerto; 9. Desa Rejoyoso; 10. Desa Karangsari         12. Desa Mulyosari; 13. Desa Tamansari
Wisata Balekambang, Kondang Merak, Mbehii, Taman Ayu, Jembatan Panjang



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :ngalam id

Positif Nyalon Bupati, ER Pamitan Ke Kades


mALANg rAYa


Rencana penunjukan Walikota Batu Eddy Rumpoko untuk maju dalam Pilkada di Kabupaten Malang mulai ada titik terang. Saat melakukan jamuan Welcome Party Siswa Seskoad, ER sengaja mengundang jajaran Kades se-Kota Batu, Sabtu  (9/5).


Dalam kesempatan tersebut, ER menjelaskan berbagai pemberitaan yang mengatakan dirinya akan maju dalam Pilkada Kabupaten Malang. Sekaligus kesempatan itu digunakan untuk berpamitan dengan mereka.
Dikatakan, dirinya sebenarnya tak berkeinginan untuk mencalonkan diri. Namun karena mendapat tugas khusus dari PDIP untuk memenangkan Pilkada di Kabupaten Malang.
"Pilkada Kabupaten Malang dipandang PDIP sebagai Pilkada yang prestisius dari seluruh Pilkada serentak yang digelar di 19 Kabupaten/kota di Jatim. Dan saya diberi tugas oleh PDIP untuk mensukseskannya," tegas ER.
Padahal kalau boleh memilih dia akan meneruskan sisa jabatannya sebagai Walikota Batu yang tinggal 2 tahun 7,5 bulan ini. Namun sebagai kader, dirinya tak bisa menolak penugasan tersebut.
"Makanya kesempatan ini saya sengaja mengundang bapak-bapak sekalian untuk minta doa restu dan sekaligus pamitan. Saya berharap seluruh kades tetap kompak dan mengawal kebijakan pembangunan Kota Batu. Jika kompak, maka aspirasi masyarakat akan tetap terus tertampung sebagaimana yang telah saya laksanakan bersama bapak-bapak sekalian," ungkap ER.
Dikatakan, jalinan silaturahminya dengan para kades akan tetap dijaga, walau dirinya nanti harus menanggalkan jabatannya sebagai Walikota Batu.
Ungkapan perpisahan ER dengan para kades yang dilakukan selepas jam 12 malam itu menjadi begitu menegangkan. Awalnya para kades memang berharap ER tetap di Kota Batu agar pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang terus meningkat tetap terjaga. Mereka khawatir, kepergian ER akan mengubah Aura Kota Batu.
Tetapi dengan penjelasan ER, mereka menyadari akan panggilan tugas yang akan diembannya. Bahkan Kades Pandanrejo yang juga Sekretaris APEL Abdul Manan berharap kehadiran ER di kabupaten Malang nantinya akan semakin mendorong pariwisata Kota Batu dengan semakin terintegrasinya pembangunan di wilayah perbatasan kedua wilayah.
Usai berpamitan, ER langsung tancap gas dengan melakukan konsolidasi ke PAC PDIP untuk memanaskan mesin partai. Diantaranya dengan menggelar konsolidasi di PAC Poncokusumo dan PAC Bantur.





PENTING dan PERLU (mestimoco.com)
Sumber : seputarkotabatu.blogspot.com

Menanam Mangrove & Terumbu Karang rayakan kelulusan


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Menanam mangrove di Kondang Merak (Foto: Hari/Okezone)
Menanam mangrove di Kondang Merak (Foto: Hari/0kezone)
SEBAGIAN besar pelajar di Indonesia bisa dipastikan mengunjungi tempat-tempat wisata untuk merayakan lulusan atau berlibur. Sebagian sekadar berpelesir dan mencari kesenangan, tapi tidak bagi belasan siswa-siswi MTsN 1 Malang, Kota Malang, Jawa Timur.

Sambil berlibur di Pantai Kondang Merak, mereka juga menyempatkan menanam Mangrove dan belajar menanam terumbu karang di taman laut Kondang Merak, Malang, Jawa Timur. Pantai Kondang Merak berada di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, tepatnya berada di sebalah barat Pantai Balekambang.

Ada surga tersembunyi di pantai ini. Selain taman laut dihiasi aneka jenis terumbu karang dan ikan, juga ada aktivitas konservasi yang digarap Sahabat Alam (Salam) yang digawangi Andik Syaifudin dan nelayan setempat.

Belasan siswa-siswi MtsN 1 Malang ini belajar dan berkontribusi langsung terhadap upaya Andik melakukan konservasi mangrove dan terumbu karang di kawasan pesisir Pantai Kondang Merak. Mereka tampak antusias mendengar penjelasan Andik mengenai manfaat mangrove dan terumbu karang bagi ekosistem di pesisir.

Awalnya, belasan pelajar yang baru lulus dari MTsN 1 Malang ini diajak menanam langsung di Kondang atau sungai yang tidak bisa tembus ke laut. Mereka membawa bibit yang telah disiapkan oleh Andik untuk ditanam secara langsung. Meski mencebur ke sungai yang berbatasan langsung dengan laut, mereka tampak senang dan tak menghiraukan pakaiannya basah.

Satu per satu mangrove ditanam atas instruksi Andik di tepi Kondang atau pesisir Pantai Kondang Merak. Usai menanam, mereka menuju tempat pembuatan media penanam terumbu karang yang berada di pinggi kampong para nelayan. Di sini, mereka mendapat penjelasan cara membuat media untuk menanam terumbu karang.

Dengan serius mereka mendengar penjelasan Andik. Tak hanya mendengar, beberapa siswa juga turut mempraktekkan pembuatan media terumbu karang yang dibuat dari bahan semen, styrofoam, dan dicampur pasir. Setelah itu, mereka juga diajak menanam terumbu karang di taman laut yang telah disediakan.

“Kita berharap makin banyak generasi muda yang turut melestarikan terumbu karang dan ekosistem di Kondang Merak,” ujar Andik, akhir pekan ini.

Tak terasa waktu hampir sore hari, siswa-siswi MTsN 1 Malang ini tak lupa bermain air laut sepuasnya di kawasan Kondang Merak untuk merayakan kelulusan mereka. Salah satu siswa berjanji akan kembali ke sini lagi dengan mengajak teman-teman SMA nya nanti guna turut menanam terumbu karang dan mangrove di kawasan pesisir selatan terutama Kondang Merak.

Mereka juga memperoleh pengetahun mengenai manfaat terumbu karang bagi ekosistem di laut seperti ikan. Pasalnya, lebih dari 70 persen ikan di laut hidup di balik terumbu karang. Jika terumbu karang rusak, maka tangkapan ikan bagi nelayan juga akan merosot.

Para nelayan saat ini tidak lagi menangkap ikan dengan media yang dapat merusak terumbu karang. Bahkan, di Pantai Kondang merak juga dibuat taman laut dengan menanam kembali terumbu karang dan membuka wisata snorkeling serta diving untuk melihat kekayaan alam di laut.

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Kecamatan Bantur (Mitos)


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Kecamatan Bantur

   kecamatan Bantur diawali sekitar tahun 1830-an. Saat itu masih hutan belantara, tokoh yang membuka hutan dikenal dengan nama Kyai Radiman, Seorang tokoh masyarakat yang mengawali bedah krawang babat hutan bantur, seorang muslim yang taat sekaligus seorang tentara Pangeran Diponegoro yang bersembunyi dari kejaran kompeni setelah Pangeran Diponegoro tertangkap karena dipancing dari persembunyian oleh Kompeni dengan cara di ajak berunding.
   Kecamatan Bantur terletak di sebelah selatan Kabupaten Malang kurang lebih dari 30km. Menurut cerita,
       Makam Kyai Radiman hingga sekarang masih ada di Jl. Kyai Radiman. Daerah itu masuk dalam wilayah Bantur Tengah. Biasanya pada tiap malam jumat legi di makam beliau banyak yang berziarah, baik dari masyarakat Bantur dan masyarakat luar kecamatan Bantur.
       Menurut riwayat  Kyai Radiman tewas dibunuh atas perintah kompeni dengan cara halus yaitu diadakan acara makan-makan, pihak belanda mengiris semangka dengan sebilah pisau yang diolesi racun mematikan di satu sisi dari pisau. Kyai Radiman tidak curiga atas beracunnya semangka karena semangka di belah didepan mata, padahal pisau pembelah diolesi racun. Semangka yang bersentuhan dengan sisi pisau beracun dihidangkan untuk kyai Radiman, sementara yang bersih dari racun dihidangkan ke pihak lingkaran para Belanda.

Sedangkan nama desa Bantur sendiri berasal dari nama putra kyai Radiman namanya Banturono (Mbah Bantur).
Sampai sekarang peningalan mbah Bantur yang masih ada di antaranya, sebuah kayu jati yang berlubang di tengahnya, dan berlokasi di desa gowok (josari) di tengah pertiga-an antara bantur-  gondanglegi dan jalan ke sepanjang.
    
            Saat ini kecamatan Bantur meliputi beberapa desa antara lain, wonolopo, rejoyoso, karangsari,  untuk wilayah bantur utara. Wilayah barat dan selatan meliputi, bandungrejo, sumber bening, bledokan, , di sebelah barat dan selatan terdapat pantai wisata yang sangat di terkanal (balekambang, kondang merak, dll) di wilayah ini juga terdapat markas Tentara Angkatan Laut (Purboyo) yang tidak kalah terkenalnya dengan markas-markas Tentara di Indonesia.


Pesan Tersirat :
Sumber : Sholeh*alkhoirot.net/

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Hikmah Qurban di jalan Allah Bantur Kabupaten Malang

Masjid Nurmuttaqin Wonokerso dan H Achmad Subhan
Berbagi Informasi Kabupaten Malang
Ilustrasi malangkab
Wonokerto (6/11)-Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Malang memberikan makna yang begitu mendalam. Idul Adha selalu mengingatkan manusia akan hikmah pengorbanan di jalan Allah. Perintah menyembelih itu sebenarnya merupakan perintah untuk melaksanakan nazar Nabi Ibrahim ketika memohon anak lelaki shaleh yang dapat membantunya berdakwah.Nazar ini muncul pada suatu kali saat Nabi Ibrahim A.S melaksanakan qurban 300 ekor kerbau, 1000 ekor kambing, 100 ekor unta."Sebelum proses penyembelihan itu, terdapat dialog antara Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail A.S yang begitu terkenal. Keduanya terbukti sebagai hamba Allah yang sabar. "Hai Ayahku, ikatlah tanganku sehingga tidak mengganggumu, tengkurapkan wajahku supaya kau tak terharu dan tidak timbul kasih sayangmu, jagalah pakaianmu agar tidak kena cipratan darahku sehingga mengurangi pahalaku dan membuat sedih ibuku,asahlah baik-baik pisaumu sehingga meringankan rasa pedihku, bawalah pakaianku pada kepada ibuku,sampaikanlah salamku kepada ibuku agar ia sabar menjalankan perintah Allah, jangan beritahukan kepadaku bagaimana kau mengikat dan menyembelihku dan jangan biarkan anak remaja mendekat kepada ibuku sehingga ia mengingatku sehingga ia sedih,"kata Ismail.
Lalu Nabi Ibrahim segera melaksanakan penyembelihan itu, tapi ternyata pisau itu tidak dapat memotong. Ia lalu mencoba pada sebuah batu yang kemudian bisa terbelah menjadi dua.Ia lalu berkata kepada pisau itu,"Engkau dapat memotong batu tapi tidak dapat memotong daging."
Pisau itu menjawab,"Engkau memerintahkan aku memotong, sedangkan Allah melarangku, bagaimana aku dapat melaksanakan itu." Usai tanya jawab itu, akhirnya Allah menggantikan Nabi Ismail dengan hewan sembelihan.
Takbir yang dilakukan umat Islam berasal dari riwayat saat Nabi Ibrahim menggosokkan pisau ke leher Nabi Ismail dan disaksikan oleh Malaikat Jibril. Dijawab Nabi Ibrahim dengan Lailaha illallahu Allahu Akbar, disambung oleh Nabi Ismail dengan perkataan Allahu Akbar Walillaahilhamd.
Sikap pasrah kepada Allah inilah yang menjadi hikmah yang besar. Kita juga melihat pemimpin bangsa ini saling menjatuhkan. Kita sebagai bangsa harus menunjukkan bangsa yang berakhlakuk karimah,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wabup H. Achmad Subhan menyerahkan satu ekor sapi qurban kepada takmir masjid. Tahun ini, Masjid Nurmuttaqin menyembelih dan menyalurkan daging 3 ekor sapi dan 7 ekor kambing kepada mustahiq (yang berhak mendapatkan)

Sumber : malang kab
Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Pantai Kondang Merak


Berbagi Informasi Kabupaten Malang


Pantai Kondang Merak adalah pantai yang indah terletak di bersebelahan dengan pantai balekambang. meski pantai Kondang merak tidak seterkenal pantai Balekambang maupun pantai ngliyep, tetapi pantai kondang merak ini pemandangannya sangat indah dan masih sangat alami.

Pantai Kondang Merak merupakan pantai yang masih alami. Pantainya luas dengan pasir yang masih putih bersih, ombaknya bersahabat, pesisir pantai yang rindang oleh pepohonan, serta batu karang yang besar-besar terlihat sangat kokoh dan sangat cantik. Banyaknya burung elang yang beterbangan di atas pantai, semakin menambah kecantikan pantai yang berada dekat dengan pantai BaleKambang. Saat dalam perjalanan menuju kesana, kita bisa menikmati pemandangan yang sangat indah. Penduduk yang tinggal di pesisir pantai ini sekitar 20 kepala keluarga, yang semuanya bermatapencaharian sebagai nelayan
 
Lokasi pantai ini ada di wilayah kecamatan Bantur, sekitar 64 Km dari Malang, perjalanan melalui  Sumberbening, atau lewat Desa Srigonco. Fasilitias : Camping Grond ; Penginapan dan ; Perikanan per hari 2 Kwintal. Special : Aman untuk mandi  seluas  1000 M  x  50 M ; Kuliner Ikan  dan lobster Bakar



Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Top
Submit Express Local SEO