BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Penderita DBD dan Chikungunya di Kabupaten Malang Alami Peningkatan



mALANg rAYa

Angka penderita DBD (Demam Berdarah Dengue) dan Chikungunya di Kabupaten Malang cukup tinggi. Dari data yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, tercatat kasus DBD dan chikungunya di Januari 2025 mencapai 337 kasus.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Ivan Drie membeberkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya di bulan yang sama. Angka penderita DBD dan chikungunya di Kabupaten Malang mengalami lonjakan yang cukup tinggi.

“DB ini trennya naik, ada surat masuk dari Kementerian Kesehatan, untuk kewaspadaan terhadap DBD dan chikungunya,” seru Ivan, saat dikonfirmasi.

Dirinya menerangkan, dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, angka penderita DBD di Januari 2024 lalu mencapai 245 orang, sedangkan di Januari tahun ini mencapai 306 kasus. Sedangkan penderita chikungunya pada, Januari 2024 lalu sebanyak 15 orang, tahun ini naik lebih dari 50 persennya sebanyak 31 kasus.

“Jumlah kasus DBD Kabupaten Malang sepanjang tahun 2024 4.157 kasus sedangkan jumlah kasus Chikungunya sepanjang 2024, 91 kasus,” ungkapnya.


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : https://seru.co.id/189599-angka-penderita-dbd-dan-chikungunya-di-kabupaten-malang-alami-peningkatan

Jadwal dan Lokasi Vaksin Covid-19 di Kabupaten Malang Bulan September 2021


mALANg rAYa

Jadwal vaksin gratis di Kabupaten Malang yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Malang Jawa Timur, serta hadirnya lokasi sentra vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di bulan September 2021.

Pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 di di Wilayah Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur itu, akan memiliki lokasi vaksin gratis khusus bagi warga Malang dan sekitarnya, yang akan dilaksanakan di bulan September 2021 ini.

Lokasi vaksinasi Covid-19 yang tengah diadakan serempak untuk jadwal bulan September 2021 di daerah Kabupaten Malang dan sekitarnya yang terpusat di lokasi sentra vaksin gratis wilayah Malang dan Jawa Timur tersebut
Baca juga

Langkah pendistribusian vaksin gratis dengan lokasi di Kabupaten Malang itu, sebagai langkah Pemerintah Jawa Timur untuk memutus penyebaran virus Covid-19, dengan memperbanyak sentra vaksinasi.

Berikut adalah beberapa jadwal vaksin gratis di Kabupaten Malang, wilayah Jawa Timur, serta Lokasi sentra vaksinasi Covid-19 yang digelar selama bulan September:


1. RSU Mitra Delima

Waktu Pelaksanaan: Bulan September 2021
Jam Operasional: Pukul 09:00 - 16:00 WIB
Metode Pendaftaran Online
Usia Vaksinasi: Dewasa usia 18-59 Tahun
Lokasi Vaksinasi: Jl. Raya Bulupayung No.1B, Bulupayung, Krebet, Kec. Bululawang, Malang, Jawa Timur 65171


1 2 3                          Berikutnya

Untuk Sinovak Tahap 1 ada juga melalui link Dibawah

Sampai 2 Oktober 2021

Kalau bisa biar daftar dari link ini.

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Editor: H2o
Sumber: https://sragenupdate.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1842549288/jadwal-dan-lokasi-vaksin-gratis-kabupaten-malang-di-sentra-vaksinasi-covid-19-selama-bulan-september-2021


Jadwal dan Lokasi Vaksin Covid-19 di Kabupaten Malang Selama Bulan September 2021 (2)




mALANg rAYa

2. Puskesmas Gondanglegi

Waktu Pelaksanaan: Bulan September 2021
Jam Operasional: Pukul 09:00 - 16:00 WIB
Usia Vaksinasi: Dewasa usia 18-59 Tahun, Lokasi Vaksinasi: Jl. Dipenogoro No.44, 03, Gondanglegi Kulon, Kec. Gondanglegi, Malang, Jawa Timur 65174

Baca juga

3. Puskesmas Bululawang

Waktu Pelaksanaan: Bulan September 2021Jam Operasional: Pukul 09:00 - 16:00 WIB
Metode Pendaftaran Online 


4. SD Negeri Pakisaji 01

Jam Operasional: Pukul 09:00 - 16:00 WIB
Waktu Pelaksanaan: 8 Sep 2021 - 8 Sep 2021
Metode Pendaftaran dan verifikasi di Halaman Kantor Desa Pakisaji
Usia Vaksinasi: Dewasa usia 18-59 Tahun,
Lokasi Vaksinasi: Jl. Raya Pakisaji, Jatirejo, Pakisaji, Kec. Pakisaji, Malang, Jawa Timur 65162


 2                             Berikutnya

Untuk Sinovak Tahap 1 ada juga melalui link dibawah

Sampai 2 Oktober 2021
https://linktr.ee/pdiperjuanganmalang


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)


Editor: H2o
Sumber: https://sragenupdate.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1842549288/jadwal-dan-lokasi-vaksin-gratis-kabupaten-malang-di-sentra-vaksinasi-covid-19-selama-bulan-september-2021 

Jadwal dan Lokasi Vaksin Covid-19 di Kabupaten Malang Bulan September 2021 (3)




mALANg rAYa

5. Puskesmas Kepanjen

Waktu Pelaksanaan : 3 Sep 2021 - 31 Maret 2022
Jam Operasional: 09:00 - 16:00
Metode Pendaftaran: Via link bit.ly/Vaksinasi_Umum atau Perangkat desa
Usia Vaksinasi: Dewasa (18-59 Tahun) dan Lansia (di atas 60 tahun)
Lokasi Vaksinasi: Jl. Jatirejoyoso No.4, Dawuhan, Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen, Malang, Jawa Timur 65163***

1 2 3                           Sebelumya

Untuk Sinovak Tahap 1 ada juga melalui link dibawah

Sampai 2 Oktober 2021

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)


Editor: H2o
Sumber: https://sragenupdate.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-1842549288/jadwal-dan-lokasi-vaksin-gratis-kabupaten-malang-di-sentra-vaksinasi-covid-19-selama-bulan-september-2021

Kekayaan Alam Secang





mALANg rAYa

Pohon Secang – Asal, Sebaran, Manfaat Kayu & Resep Wedang


Pohon secang adalah salah satu kelompok perdu yang mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Pohon yang biasanya tumbuh liar di wilayah pegunungan, perbukitan, atau lereng ini diketahui berasal dari Brazil. Bagian tanaman yang paling sering dimanfaatkan adalah kayunya.




Menariknya kayu secang tidak dimanfaatkan untuk bahan furniture atau konstruksi bangunan, melainkan untuk ramuan obat. Salah satunya diolah menjadi “wedang secang”, yaitu minuman khas Trowulan, Mojokerto yang dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh. Selain itu, biasanya bunga secang juga bermanfaat sebagai rempah.




Taksonomi
Tumbuhan anggota suku polong-polongan dengan manfaat utama dari bagian pepagan atau kulit kayunya ini diklasifikasikan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub Divisi Angiospermae
Kelas Dicotyledonae
Sub Kelas Aympetalae
Ordo Rosales
Famili Leguminosae
Genus Caesalpinia
Spesies Caesalpinia sappan

Asal

Pohon secang diketahui berasal dari Brazil dan pertama kali ditemukan oleh Kimichi yang berkebangsaan Spanyol. Oleh sebab itu, masyarakat internasional mengenal tumbuhan secang dengan sebutan Brazil wood atau kayu Brazil. Akan tetapi, beberapa sumber juga menyebutkan jika tanaman secang berasal dari India.

Selain Brazil wood, pohon secang juga mempunyai nama yang berbeda-beda mengikuti tempat tumbuhnya. Misalnya di Filipina pohon secang disebut sibukao, teingnyet di Burma, fang deeng di Laos, sbaeng di Kamboja, dan faang di Thailand.


Nama tanaman secang di Indonesia juga beragam dan berbeda di setiap daerah, seperti seupeng di Aceh, cacang bagi suku Minangkabau, sopang di Batak, secang di Sunda, kaju secang di Madura, cang di Bali, suang di Bima, kayu sema di Manado, sapang di Makassar, seppang di Bugis, sefen di Halmahera, sunyiha di Ternate, dan roro di Tidore.

Sebaran

Secang saat ini telah tersebar di berbagai negara dunia, tetapi paling banyak tumbuh di benua Amerika, Eropa, dan Asia. Beberapa negara yang menjadi habitan sebaran pohon secang, antara lain Brazil, Hawai, Srilangka, India, Taiwan, dan negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Filipina, Thailand, Indonesia, dan Laos.


Di Indonesia, tanaman secang telah menjadi bahan minuman wajib di keraton-keraton nusantara sejak abad ke-17. Hal tersebut tidak dapat lepas dari khasiat dan manfaatnya secara herbal.



Habitat

Pohon secang dapat tumbuh maksimal di kawasan hutan sekunder dengan iklim tropis. Pohon yang tergolong jenis tanaman perdu atau semak ini menyukai wilayah perbukitan dengan bebatuan atau tanah liat. Ketinggian lokasi tumbuh tanaman secang sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, dengan catatan daerah tersebut tidak terlalu dingin.

Di Eropa, pohon secang umumnya tumbuh liar di kawasan pegunungan dan juga dibudidayakan oleh masyarakat di perkebunan. Selain pepagan kayunya, bagian bunga secang juga bermanfaat untuk rempah-rempah.

Morfologi


Secang memilki ciri dan karakteristik seperti tanaman perdu atau semak pada umumnya. Ketinggian pohonnya berkisar antara 5 meter sampai 10 meter. Batang secang berbentuk bulat dengan warna hijau kecokelatan, begitu pula bagian akarnya. Terdapat duri-duri bengkok yang tersebar pada batang dan cabang pohon secang.

morfologi secang
Daun secang berjenis majemuk menyirip ganda dengan panjang sekitar 25 cm sampai 40 cm. Pada setiap daun terdapat anak daun yang berjumlah antara 10 hingga 20 pasang yang letaknya saling berhadapan. Ukuran anak daun tersebut adalah panjangnya 10 mm sampai 25 mm dan lebarnya 3 mm sampai 11 mm dengan bentuk lonjong.

Pohon secang juga mempunyai bunga yang masuk dalam kelompok majemuk. Bunga secang berbentuk malai dan tumbuh dari tangkai pohon yang panjangnya antara 10 cm sampai 20 cm. Setiap gagang bunga memiliki panjang sekitar 15 cm hingga 20 cm.

Pada kelopak bunganya terdapat rambut halus pada bagian pinggir. Panjang kelopak bunga yang berada di bagian paling bawah adalah 10 mm dan lebarnya 4 mm. Kelopak bunga secang berwarna kuning dan membentuk bundaran dengan diameter antara 4 mm hingga 6 mm. Setiap bunga tersusun atas empat kelopak serta memiliki benang sari dan putik.



Selain bunga, pohon secang juga mempunyai buah yang masuk ke dalam kategori buah polong. Buah tersebut berbentuk pipih dan lonjong. Panjangnya sekitar 8 cm sampai 10 cm dan lebarnya sekitar 3 cm sampai 4 cm. Setiap buah memiliki paling tidak 3 atau 4 biji. Warna buahnya hijau dan akan berwarna hitam ketika masak.

Biji yang terdapat dalam buah secang berbentuk bulat memanjang. Ukuran panjangnya sekitar 15 mm hingga 18 mm, lebarnya 8 mm hingga 11 mm, dan tebalnya sekitar 5 mm hingga 7 mm. Biji secang berwarna kuning kecokelatan.

Status Kelangkaan

Pohon secang merupakan salah satu flora yang tidak masuk ke dalam kategori langka. Populasi pohon ini masih tergolong banyak dan memiliki kemampuan tumbuh secara liar di berbagai kondisi. Selain itu, banyak masyarakat yang masih membudidayakan secang untuk dimanfaatkan bagian kayu, buah, dan bunganya.

Kandungan Kayu Secang


Pemanfaatan secang umumnya diperoleh dari kayunya. Di dalamnya terdapat berbagai saripati yang bermanfaat, seperti senyawa brazilin, brasilein, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid, dan antrakinon.

Secang juga mengandung asam galat, delta-a phellandrene, oscimene, resin, resorsin, dan minyak atsiri. Selain itu, kandungan khusus yang terkandung dalam tanaman ini adalah sappanchalcone dan Caesalpin P.

Dari berbagai kandungan tersebut, maka terciptalah berbagai manfaat bagi kesehatan.

Manfaat Secang

Bagian pohon secang yang paling bernilai adalah batang atau kayunya. Masyarakat Sulawesi Selatan, terutama suku Bugis menjadikan air rebusan kayu secang sebagai minuman dan dikenal sebagai ale’ seppang yang artinya adalah “hutan secang”. Hal ini sudah berlangsung sejak dulu sebelum kandungan secang diketahui.

Selain bermanfaat dalam bidang medis, zat warna yang dihasilkan pohon secang juga kerap dimanfaatkan untuk pewarna makanan, pakaian, anyam-anyaman, dan barang-barang lain.


Berikut ini adalah manfaat secang bagi kesehatan, antara lain:


1. Antialergi
Salah satu kandungan yang ada pada kayu secang adalah senyawa kalkon. Senyawa ini mampu menghilangkan gejala alergi pada tubuh jika rutin dikonsumsi. Meminum air rebusan kayu secang dapat mengurangi dan menghilangkan berbagai jenis alergi pada tubuh.

2. Antimikroba
Kayu pohon secang mempunyai kandungan metanol yang dikenal berkhasiat untuk menghadapi bakteri Staphylococus aureus. Bakteri ini merupakan penyebab infeksi pada kulit, infeksi persendian, dan juga penyebab keracunan makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya, kita dapat merebus pepagan secang kemudian meminum airnya.

3. Antikonvulsan
Kayu secang juga berkhasiat sebagai antikonvulsan, yaitu mampu menormalkan kestabilan rangsangan sel saraf dalam tubuh, sehingga tubuh terhindar dari kejang-kejang. Sebagai antikonvulsan, kayu secang juga mampu mengurangi rasa nyeri akibat neuropati atau gangguan saraf, gejala penyakit bipolar, dan juga penyakit epilepsi.

4. Mengobati Diabetes
Senyawa lain yang terkandung di dalam pohon secang adalah brazilin. Senyawa ini mampu menurunkan kadar gula yang terdapat dalam darah. Kadar gula yang menurun diharapkan dapat mengobati penyakit diabetes. Selain itu, kayu ini juga mengandung kaesalpin P, protosappanin A, dan sappankalkon.

5. Antioksidan
Ekstrak kayu secang mengandung senyawa fenol, flavonoid, dan terpenoid yang tinggi. Senyawa tersebut bermanfaat sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas penyebab kanker dan penyakit jantung.

6. Antijamur
Ada percobaan yang pernah dilakukan, yaitu air kayu secang ternyata memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus niger dan Candida albicans. Kedua jenis jamur ini adalah penyebab utama beberapa infeksi pada manusia.


Resep Wedang Secang
Kulit kayu secang merupakan bahan minuman tradisional nusantara yang telah dimanfaatkan sejak berabad-abad lampau. Kita dapat membuat wedang secang dengan campuran rempah-rempah lain yang akan menambah kenikmatan dan khasiatnya, yaitu:

Bahan Wedang Secang:





10 gram secang
2 batang serai, ambil bagian putihnya, bakar, memarkan
150 gram jahe, kemudian bakar
6 cm kayu manis
10 butir cengkeh
2 butir kapulaga
200 gram gula batu
1.750 ml air
Setelah seluruh bahan tersebut diperoleh dan dibersihkan, kita dapat membuat minuman secang dengan cara berikut:

Rebus air, secang, serai, jahe, kayu manis, cengkeh, daun cengkeh, daun pala secara bersamaan di atas api kecil hingga muncul aroma wangi.
Angkat dan dan saring air rebusan tersebut.
Tambahkan gula batu.
Wedang secang dapat disajikan ketika masih hangat atau ditambah dengan es batu.


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)


Sumber : https://rimbakita.com/pohon-secang/#menus

Web Donorcovid19 dot com





mALANg rAYa

BukitAlgoritma Dukung Upaya Komunitas Plasma One untuk Plasma Konvalensen Gratis.

Ahlicoding.com dan Plasma One Community membuat website DonorCovid19.com, yang menghubungkan para pendonor dan resipient untuk terapi plasma konvalensen (TPK) di Indonesia dan seluruh dunia, tanpa dikenakan biaya.

Penggagas Bukit Algoritma dan Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia, Budiman Sudjatmiko mengatakan, nantinya Bukit Algoritma akan melakukan kerjasama agar desa-desa bisa menjembatani antara pendonor plasma dengan penerimanya.

Di tengah pandemi Corona virus (COVID-19), Plasma Konvalensen adalah salah satu terapi penyembuhan yang paling cepat. DonorCovid19.com adalah website yang menghubungkan Para Pendonor (pemberi plasma) dan Resipien (penerima plasma) secara LANGSUNG dan GRATIS untuk Terapi Plasma Konvalensen (TPK), di Indonesia dan seluruh dunia.

Silahkan daftarkan diri serta kebutuhan Plasma Anda, semoga banyak yang melihat dan tergerak membantu Anda

Anda penyintas COVID-19 yang merasa diri layak dan berniat menolong sesama yang masih sakit, silahkan mendaftar sebagai Donor.

Terhubungnya kedua kondisi itu dapat dilakukan melalui web donorcovid19.com

Bergabunglah dalam komunitas saling membantu mewujudkan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)


Sumber :

10 Tanda tertular corona varian Delta



mALANg rAYa

Covid-19 KONTAN.CO.ID -
JAKARTA. Pada Minggu (27/6/2021), jumlah kasus Covid-19 di Indonesia semakin menggila dengan catatan rekor penambahan 21.342.

Angka tersebut naik 247 kasus dari Sabtu (26/6/2021) sebanyak 21.095. Total kasus Covid-19 yang dilaporkan hingga Minggu ini mencapai 2.115.304 orang terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada Maret 2020 lalu.

Lalu pada periode 26-27 Juni tercatat ada penambahan pasien sembuh sebanyak 8.042 orang. Dengan demikian, jumlah pasien smbuh dari virus corona mencapai 1.850.481 orang dan pasien meninggal 57.138 orang.

Kini muncul varian baru Covid-19 yang disebut Varian Delta dan pertama kali teridentifikasi di India. Varian baru ini sangat mudah menular dan lebih berbahaya.

Menurut Forbes, varian baru ini ditengarai bertanggung jawab atas sekitar 10 persen kasus corona di Amerika Serikat.

10 Ciri terinfeksi corona varian Delta
Kepala petugas Kesehatan Queensland, dr Jeannete Young menyebut bahwa varian Delta ini dapat menulai melalui kontak dengan durasi sekitar 5 hingga 10 detik saja.

Sementara menurut Profesor Kedokteran Darurat dan Kesehatan Internasional di John Hopkins University, Dr Bhakti Hansoti, mereka yang terpapar varian Delta ini memiliki beberapa gejala umum, antara lain:
  1. Sakit perut
  2. Hilangnya selera makan
  3. Mual
  4. Nyeri sendi
  5. Gangguan pendengaran.
Profesor Epidemologi Genetika di King's College London, Tim Spector, menyebutkan, gejala yang timbul akibat virus varian Delta itu seperti flu yang parahAda beberapa gejala Varian Delta yang dilaporkan oleh penderitanya, yakni:

  1. Sakit kepala
  2. Sakit tenggorokan
  3. pilek
  4. Demam
Sementara batuk dan kehilangan kemampuan penciuman yang merupakan gejala awal Covid-19 jarang terjadi



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)


Sumber : https://kesehatan.kontan.co.id/news/10-tanda-tertular-corona-varian-delta-dan-6-tempat-yang-harus-dihindari?page=all

Terapi Nebulizer untuk pasien bergejala Covid-19


mALANg rAYa

*Dokter di Malang Temukan Metode Terapi Pasien Bergejala Covid-19, Langsung Diserbu Pasien*


Dipublikasikan : 18 Juli 2021 03:15


https://today.line.me/id/v2/article/Jay9QJ


●MALANG, celebrities.id - Seorang dokter umum di Kabupaten Malang, Jawa Timur berhasil menemukan metode terapi berbasis nebul alias penguapan untuk mengurangi gejala-gejala yang dimiliki pasien terpapar Covid-19.

_"Hasilnya 80 persen lebih pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh,"_ ujar dr. Yosephine Pratiwi, Sabtu (17/7/2021).

Dokter yang praktek di Apotek Kondang Waras, Karangploso ini nampak berhati-hati menangani tiap pasiennya. Terlebih dulu dia meminta hasil swab antigen pasien sebagai bukti.

Meski metode terapi sama, dia memilah pasien berdasarkan keluhannya.
Pasien dengan keluhan sulit bernapas dan saturasi rendah di bawah 90 barulah ditangani. Apalagi, kata dr. Yosephine, banyak pasiennya tidak tertangani di rumah sakit saking membeludaknya kasus Covid-19.

_"Saya mengambil risiko ini (tertular Covid-19) dengan pertimbangan naluri sebagai dokter dan niatan menolong mengurangi gejala dengan terapi nebul atau penguapan,"_ kata dr. Yosephine.

Prosedur terapi dilakukan relatif sederhana. Untuk mengeluarkannya dahak pasien, dr. Yosephine memberikan obat batuk racikan terlebih dulu. Obat lainnya berfungsi mengatasi peradangan, reaksi alergi, dan gejala autoimun.



Racikan obat ini kemudian bersama-sama dilarutkan dengan natrium klorida beserta sedikir minyak kayu putih. Jika telah melarut, ditampung dalam alat nebulizer atau alat bantu penguapan.

Tak mau ambil risiko, proses pemeriksaan hingga penguapan pun dilakukan di halaman terbuka tempat praktik. Cara ini dilakukan sekaligus agar pasien terpapar sinar matahari yang juga mempercepat penyembuhan.

_"Setiap pasien mengalami kondisi klinis berbeda sehingga proses penguapan durasinya bervariasi mulai dari tiga menit hingga 15 menit,"_ kata dr. Yosephine.

Terapi nebul ini tidak cukup dilakukan sekali. Untuk mencapai tingkat penyembuhan optimal, pasien menjalani penguapan sehari sekali hingga dua kali sehari hingga gejala Covid-19 hilang dan dinyatakan negatif usai tes swab antigen.

dr. Yosephine mengklaim sebanyak 81 orang pasiennya sembuh setelah menjalani terapi ini. Pasiennya pun berasal dari berbagai kalangan dan usia.

_"Saya ke sini setelah kondisi makin melemah saat isolasi mandiri karena flu dan batuk beragam, saturasi rendah, dan sesak napas,"_ ujar salah satu pasien, Riski.

Ia mengaku mendapat informasi terapi nebul ini dari mulut ke mulut. Pilihannya diterapi karena metodenya mudah dan sederhana.

Kini, dr. Yosephine tengah mengkaji metode uap ini bersama para peneliti dan profesor dari kampusnya. Ia berharap metode ini dapat digunakan untuk membantu pasien lebih luas lagi dan mengurangi beban fasilitas layanan kesehatan dalam menangani pasien Covid-19.

*(today)*
#βassbrowser


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)

Sumber : https://today.line.me/id/v2/article/Jay9QJ

Risma Ancam ASN Tak Becus: Saya Pindahin ke Papua

Bandung


Kedatangan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, ke dapur umum Wyata Guna Bandung Jawa Barat, bikin geger. Sebabnya, kunjungan itu memicu kemarahan Risma karena melihat kinerja ASN yang tak serius.

Risma mengakui tak mempunyai kewenangan memecat ASN yang tak serius melayani masyarakat yang terdampak COVID-19.

Saya gak bisa pecat orang, tapi saya bisa pindahin ke Papua," tegas Risma di sela kunjungan di Wyata Guna, Selasa, 13 Juli 2021.

Risma meminta Kepala Balai Wyata Guna untuk mengubah pola kerja pelayanan.

"Gimana mungkin aku percaya pak, bapak masak telor saja seperti itu, itu bisa jam 12 malam mateng. Ditambah nasi kotak, siap-siap, siap, tapi kerjanya model gitu," katanya.

"Dengar saya enggak main-main, gak ada yang susah buat saya pindahkan ke Papua. Silakan, tolonglah, tolonglah kondisi ini berat," tambahnya.

Sebelumnya, Risma menyidak kinerja ASN yang bertugas di dapur umum Balai Wyata Guna Kota Bandung. Di sela peninjauan, mantan Wali Kota Surabaya itu mengaku kecewa dengan pola pelayanan yang dilakuka ASN.

Sebabnya, dari peninjauan yang berjibaku di dapur umum hanya relawan Tagana sementara ASN bekerja di kantor. Seharusnya, menurut Risma, ASN juga harus turun tangan berjibaku di dapur umum agar pelayanan kebutuhan yang menjalani isolasi COVID-19 ditangani maksimal.


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)



Sumber : https://www.viva.co.id/amp/berita/nasional/1387066-risma-ancam-asn-tak-becus-saya-pindahin-ke-papua?page=all&utm_medium=all-page

Siranap Cek Tempat Tidur COVID-19 Rumah Sakit


mALANg rAYa

Siranap (Sistem Informasi Rawat Inap Rumah Sakit) perkembangan wabah Covid-19 yang semakin besar di Indonesia menjadikan banyak Rumah Sakit kehabisan tempat tidur.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan SIRANAP untuk membantu masyarakat memperoleh informasi ketersediaan tempat tidur bagi penderita covid

Cek ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 cukup dengan klik link http://yankes.kemkes.go.id/apps/siranap/

"Penyajian data serta informasi ketersediaan tempat tidur bagi pasien COVID-19 di rumah sakit secara real time dan online, yang dapat diupdate rumah sakit dan diakses publik,"

Contoh penggunaan Sinarap KABUPATEN MALANG per 9 Juli 2021
Klik Sinarap

Selanjutnya pilih Tempat tidur covid 19

Isi
Propinsi.  : Jawa Timur
Kab/kota.  : Malang (beda kota malang)
Akan muncul

Muncul pilihan Rumah Sakit beserta ketersediaan jumlah bed

Selain diakses lewat situs tersebut, SIRANAP juga tersedia dalam bentuk aplikasi yang bisa diunduh di playstore. Kemenkes berharap SIRANAP dapat memenuhi informasi yang dibutuhkan masyarakat dalam penanganan pandemi COVID-19.

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)

Sumber :

Test Swab di perum GSI Kepanjen


mALANg rAYa

Adanya warga yang terpapar covid di perum Griya Sukoardi Indah, dilaksanakan test swab PCR untuk warga yang kontak dengan yang yang terpapar covid-19.

9 orang melakukan test Swab di pantau oleh Satgas Covid. Pelaksanaan dimulai pukul 09.00 hingga selesai.

Swab dan PCR tak terpisahkan dalam metode tes untuk menegakkan diagnosis Covid-19. Swab adalah cara untuk memperoleh bahan pemeriksaan ( sampel ) . Swab dilakukan pada nasofaring dan atau orofarings. Pengambilan ini dilakukan dengan cara mengusap rongga nasofarings dan atau orofarings dengan menggunakan alat seperti kapas lidi khusus.

Hasil test dapat diketahui kurang lebih 3 hingga 4 hari kedepan

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :

Pikiran Makanan Pernafasan tips Ari



mALANg rAYa

Video Motivator Ary Ginanjar memiliki cara mengatasi pandemi Covid-19 yang melanda hingga saat ini. Bukan dengan obat atau ramuan-ramuan, tapi dari pikiran diri sendiri.



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)

Sumber : WAgroup

Peta zonasi penyebaran covid-19 di Jatim per tanggal 6 Juli


mALANg rAYa

Peta zonasi penyebaran covid-19 di Jatim per tanggal 6 Juli 2021 menunjukkan 20 kabupaten/ kota zona merah atau beresiko tinggi dan sisanya orange atau beresiko sedang. Jika tidak terkait hal yang esensial dan kritikal mohon sementara tinggal di rumah ya dulur cuitan gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa @KhofifahIP

Puluhan kabupaten/kota di Jatim yang menjadi zona merah COVID-19 yakni Banyuwangi, Ngawi, Lamongan, Sampang, Kota Probolinggo, Kabupaten Malang, Bangkalan, Kota Madiun, Pamekasan, Kota Mojokerto, Magetan, Ponorogo, Kota Malang, Sidoarjo, Kota Kediri, Situbondo, Nganjuk, Lumajang, Kota Batu dan Bondowoso.

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Twitter @KhofifahIP

Sebut Pemerintah Zalim, Polisi Buru Ibu-ibu di Video Viral Pengunjung Resto Tak Patuh Prokes di Padang



mALANg rAYa


Nasional PADANG,  Video restoran ramai pengunjung yang tak menerapkan protokol kesehatan, viral di media sosial dan berbuntut panjang.

Bukan hanya memeriksa pengelola restoran, polisi juga memburu ibu-ibu pembuat video yang viral tersebut.

Ibu tersebut diduga melakukan tindakan provokatif dan menyebut pemerintah zalim.

"Pengelola restoran sudah kita periksa. Sekarang kita mengejar ibu yang membuat video tersebut untuk dimintai keterangan," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Padang Kompol Rico Fernanda yang dihubungi Kompas.com, Minggu (4/7/2021).

Baca juga: Viral, Video Restoran Ramai Tanpa Prokes, Pengunjung: Padang Aman, Tidak Takut Corona

Sebut padang aman dari corona hingga pemerintah zalim

Rico menyebutkan ibu tersebut diduga melakukan tindakan provokatif yang menyebut Padang aman dari Corona.

"Kemudian dia menyebut pemerintah zalim. Ini yang akan kita usut," kata Rico.

Hanya saja, kata Rico, saat ini kasus tersebut sudah diambil alih Polda Sumbar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi mengakui kasus tersebut sedang ditangani Polda Sumbar.

"Betul. Sekarang sama kita. Untuk pengelola sudah kita minta keterangan. Namun untuk ibu yang membuat video masih belum. Kita masih mencarinya untuk dimintai keterangan," kata Satake


Sebelumnya diberitakan, sebuah video seorang emak-emak mengomentari protokol kesehatan Covid-19 di salah satu restoran di Kota Padang, Sumatera Barat viral beredar di media sosial.
Sebuah akun instagram @kenandgrat mengunggah video tersebut dan hingga Minggu (4/7/2021) pukul 17.00 WIB video sudah ditonton 56.113 orang.

Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik, seorang ibu yang mengenakan hijab hitam menyebutkan sedang berada di Restoran Bebek Sawah.


Padang kota bebas. Makan apa aja kita, enggak ada yang di-lock down, enggak ada pembatasan dan sekat-sekat. Tuh, lihat tuh, rame. Enggak ada, bebas semua, tidak ada jaga jarak,” katanya dalam video itu.

"Padang aman, tidak takut sama corona. Lihatlah, lihat. Saya lagi di Padang, makan di Restoran Bebek Sawah. Rame, enggak ada jaga jarak. Bebas. Kenapa kita di Jakarta pada panik semua?,” ujarnya lagi.

"Udah jangan panik, terus saja lawan, pemerintahan zalim, ayo selamat makan semua,
katanya dalam video itu.

Video yang viral itu menyebar ke berbagai grup WhatsApp.

Pengelola dipanggil

Kepala Satpol PP Padang Alfiadi mengakui peristiwa tersebut terjadi di Restoran Bebek Sawah di Jalan Patimura Padang.

"Betul itu di Restoran Bebek Sawah. Kita sudah panggil pengelolanya," kata Alfiadi yang dihubungi Kompas.com, Minggu.

Alfiadi mengatakan belum bisa menyebutkan apa sanksi yang akan diberikan kepada pengelola.

"Ini masih penyelidikan. Udah berapa kali dia melanggar, itu sedang diselidiki. Yang jelas sesuai Perda Adaptasi Kebiasaan Baru, sanksi nya mulai peringatan hingga pencabutan izin usaha," jelas Alfiadi.

Alfiadi mengimbau agar warga tetap patuh pada protokol kesehatan karena saat ini Sumbar sudah masuk zona merah Covid-19.

"Selain itu, pengelola restoran dan kafe harus patuh juga. Jangan sampai hanya karena mengejar untung, protokol kesehatan diabaikan. Kita akan tindak," kata Alfiadi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pengelola restoran terkait peristiwa tersebut.

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://regional.kompas.com/read/2021/07/04/204730878/sebut-pemerintah-zalim-polisi-buru-ibu-ibu-di-video-viral-pengunjung-resto?page=all#page3

Lindungi Diri dari Penyakit


mALANg rAYa

BANYAK kota kuno dilindungi oleh tembok yang kokoh. Jika musuh berhasil merusak hanya sebagian kecil dari tembok itu, seluruh kota terancam. Tubuh Anda seperti tembok itu. Cara Anda menjaga pertahanan tubuh menentukan seberapa sehat Anda. Pertimbangkan lima hal penyebab penyakit dan cara terbaik pencegahannya.

1 AIR

ANCAMAN: Organisme berbahaya bisa ”berbaris” masuk ke tubuh lewat air yang tercemar.
PENCEGAHAN: Cara terbaik adalah melindungi persediaan air dari pencemaran. Jika Anda mengetahui atau merasa bahwa persediaan air tercemar, Anda bisa membersihkannya. * Simpan air minum di wadah tertutup, gunakan gayung bersih untuk mengambilnya atau melalui keran. Jangan masukkan tangan ke persediaan air bersih. Jika mungkin, tinggallah di lingkungan yang tempat pembuangan tinjanya tidak mencemari sumber air.
 

2 MAKANAN

ANCAMAN: Organisme berbahaya bisa ada dalam makanan.
PENCEGAHAN: Makanan tercemar bisa kelihatan segar dan bergizi. Jadi selalu cuci bersih semua buah dan sayur. Pastikan bahwa dapur, peralatan, dan tangan Anda bersih saat menyiapkan atau menghidangkan makanan. Beberapa makanan harus dimasak pada suhu tertentu agar mikroba berbahaya mati. Waspadai makanan yang berubah warna atau rasa dan baunya aneh, karena sepasukan mikroorganisme siap menyerbu Anda. Segera masukkan sisa makanan ke kulkas. Jangan menyiapkan makanan untuk orang lain saat Anda sakit. *

 3 SERANGGA

ANCAMAN: Ada serangga penyebar mikroorganisme berbahaya yang hidup dalam tubuhnya.
PENCEGAHAN: Jangan keluar rumah saat serangga penyebar penyakit sedang aktif atau kenakan pakaian pelindung seperti baju lengan panjang dan celana panjang. Saat tidur, gunakan kelambu dan obat pengusir serangga. Buanglah wadah yang bisa digenangi air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. *

4 BINATANG

ANCAMAN: Mikroba yang hidup pada binatang bisa mengancam kesehatan. Jika digigit atau dicakar binatang atau terkena kotorannya, Anda bisa terancam.
PENCEGAHAN: Beberapa orang mencegah binatang masuk ke rumah untuk mengurangi kontak dengan mereka. Cucilah tangan setelah menyentuh binatang peliharaan, dan jangan menyentuh binatang liar. Jika Anda digigit atau dicakar, cuci luka itu sampai bersih dan pergilah ke dokter. *

5 MANUSIA

ANCAMAN: Bakteri dapat menyusup ke tubuh pada saat seseorang batuk atau bersin di dekat kita. Bakteri juga dapat menyebar melalui pelukan atau jabatan tangan. Mikroorganisme dari orang lain dapat menempel pada gagang pintu, pegangan tangga, telepon, remote control, atau layar komputer dan keyboard.
PENCEGAHAN: Jangan gunakan barang pribadi seperti pisau cukur, sikat gigi, atau handuk dengan orang lain. Hindari menyentuh cairan tubuh binatang atau orang lain, termasuk darah dan produk yang mengandung darah. Ingatlah untuk sering mencuci tangan secara menyeluruh. Ini mungkin cara paling efektif untuk menghentikan penularan penyakit.
Jika mungkin, tetaplah di rumah saat Anda sakit. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, (CDC) menyarankan bahwa saat Anda batuk atau bersin tutupi dengan tisu atau lengan baju, bukan dengan tangan.
Peribahasa kuno berbunyi, ”Cerdiklah orang yang melihat malapetaka kemudian menyembunyikan diri.” (Amsal 22:3) Betapa benar kata-kata ini mengingat sekarang dunia dipenuhi penyakit berbahaya! Jadi carilah informasi tentang kesehatan, dan lindungi diri dengan menjaga kebersihan. Perkuat pertahanan tubuh Anda dan kurangi risiko tertular penyakit!
 

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://www.jw.org/id/publikasi/majalah/sadarlah-no6-desember-2016/lindungi-diri-dari-penyakit/

Senam AW S3


mALANg rAYa

Siapa yang tak kenal Andrie Wongso (63). Pria yang mendapat predikat The Best Motivator Indonesia atau Motivator Nomor 1 Indonesia ini  ternyata menciptakan sebuah senam bernama AW S3 pada Th 2016 lalu.

Senam AW S3 sendiri merupakan singkatan dan dari namanya, Andrie Wongso (AW). Sedangkan S3 berasal dari slogan yang diterapkan dalam senam yakni: Sehat, Semangat, Senang (S3). Andrie mengklaim senam AW S3 yang diciptakan ya ini mampu cegah osteoporosis dan pengapuran tulang.

Berawal dari Sakit Lutut

Diceritakan Andrie, sekitar 2013 lalu dirinya mengalami sakit tulang lutut. Sakit lutut ini juga diakui Andrie amat menganggu aktivitasnya sebagai motivator dan hobby main badminton

"Kaki saya di rontgen/ MRI  sekitar 2014 lalu. Sakit. Duduk sakit, berdiri sakit. Sampai saya berobat ke empat sampai lima dokter dan semua bilang bantalan lutut saya tipis dan harus operasi," kata Andrie saat ditemui NNC di Sekretariat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) di Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Tak percaya akan pernyataan para dokter yang menyarankan operasi, Andrie pun melanjutkan upaya pemeriksaan ke luar negeri. Beberapa negara yang dikunjunginya untuk berobat lutut adalah Singapura dan Malaysia. Namun hasilnya nihil, Andrie malah dinyatakan harus mengganti tempurung lututnya.

"Lihat jarum saja takut, bagaimana mau operasi?. Saya heran, dulu orang Kung Fu dan punya tubuh sempurna kok bisa sakit?," ujar pria yang lebih dari 20 tahun berkiprah sebagai Motivator &  pengusaha sukses ini.

Meskipun sakit, Andrie mengaku terus berpikir mencari jalan keluar untuk sembuhkan lututnya tanpa operasi. Andrie juga kerap melihat hasil rontgen/ MRI lututnya, hingga memandangi foto dirinya yang masih muda dan gagah tengah berlatih Kung Fu.

Akhirnya, Andrie mencoba untuk membuat beberapa gerakan sederhana yang berpusat di kaki. Gerakan yang disertai dengan senyuman dan perasaan senang ini akhirnya membuat Andrie terbebas dari sakit lututnya, sehingga Andrie menamai senam ciptaannya dengan AW S3.

"Dokter yang dulu tangani saya heran. Saya sudah bilang, bahwa saya sudah tak sakit lutut tanpa melalui prosedur operasi dan saya cerita, ini manfaat dari lakukan senam AW S3," tukas Andrie.

Senam AW S3 Mampu Obati dan Cegah Penyakit

Kata Andrie, senam ini dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pria maupun wanita. Bisa juga dilakukan oleh berbagai kalangan usia mulai anak, remaja hingga dewasa.

"Senam ini bisa dilakukan oleh siapa saja. Selama ini yang pernah ikut senam adalah anak usia 7 tahun hingga lansia usia 90 tahun," kata Andrie.

Senam juga bisa dilakukan kapan saja, baik pagi, siang atau sore. Senam yang miliki gerakan sederhana ini juga bisa dilakukan dimana saja, karena tak memerlukan tempat yang luas, cukup satu petak ubin lantai saja.

Andrie mengklaim, senam model S3 yang ada satu-satunya di dunia ini mampu mengobati dan mencegah berbagai penyakit. Terutama berbagai penyakit yang kerap hantui para orang usia lanjut seperti naik tangga lutut sakit. Berdiri lama  sakit. Olahraga sakit. hingga saraf kejepit.

Diakui Andrie, kesembuhan dan pencegahan berbagai penyakit tersebut harus disertai pula dengan pola hidup sehat, seperti makan, waktu tidur dan olahraga teratur.

"Jadi senam ini amat bermanfaat untuk kesehatan fisik,ya praktis, luar biasa. Cukup minimal 10 menit sehari, tubuh bisa sehat dan terhindar dari byk penyakit," kata Andrie.
Target Andrie senam Aw S3 di perkenalkan  ke seluruh Indonesia bahkan ke Dunia
Imbuhnya. (Herman H2o)

Berikut Link Senam AW S3


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : WA Group

Temu Lawak


mALANg rAYa

Indonesia terkenal mempunyai ribuan jenis tanaman obat. Adapun beberapa jenis tanaman obat yang ada di Indonesia adalah :

Temu Lawak

Temu lawak merupakan salah satu rempah – rempah yang tumbuh di Indonesia. Temu lawak berkhasiat untuk menyembuhkan  berbagai macam penyakit, contohnya sebagai obat masuk angin, memperlancar pencernaan, menjaga kesehatan hati, mengatasi penyakit ginjal, dan beberapa penyakit lainnya.


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :

Lidah Buaya


mALANg rAYa

Tanaman obat keluarga atau kita kenal dengan sebutan TOGA adalah tanaman yang memiliki fungsi sebagai obat dan di tanam di pekarangan atau halaman rumah. Tanaman ini biasanya dimanfaakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Selain harganya yang murah, tanaman obat ini juga tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan kita. Berbeda dengan obat – obatan kimia yang kadang kala menimbulkan efek samping bagi kesehatan, bahkan tak sedikit obat kimia ini bisa menimbulkan penyakit atau bahkan menyebabkan kematian. Pemakain tanaman obat ini sudah dilakukan oleh nenek moyang kita sejak ratusan tahun lampau. Kita tahu bahwa zaman dahulu belum ada obat – obatan kimia seperti pada masa sekarang. Dahulu saat orang sakit, mereka menggunakan tanaman obat. Dan hal ini terbukti bahwa umur orang pada zaman dahulu jauh lebih panjang dari usia orang di jaman sekarang ini. Karena orang masa yang lalu tidak mengkonsumsi bahan – bahan kimia yang terkandung dalam obat – obatan. Itulah mengapa Tanaman obat lebih sehat dari pada obat – obatan kimia.

Lidah Buaya

Tanaman obat yang satu ini biasanya di tanam orang di pekarangan. Tanaman ini berkhasiat untuk kesehatan rambut, anda cukup mengoleskan lidah buaya ini ke rambut anda, untuk mendapatkan rambut yang lebat. Selain itu lidah buaya juga bisa untuk mengobati jerawat, diabetes, sembelit, radang tenggorokan dan beberapa penyakit lainnya.




PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :

Top
Submit Express Local SEO