BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Panen Padi Hayati Pangan Sehat




mALANg rAYa
Bertempat di tengah sawah di desa Balearjo kecamatan Pagelaran, di hari Rabu 8 April 2026 dilaksanakan Panen padi hayati.

Hadir Wakil bupati Malang Latifah, Kasdim diwakili danramil,  kapolsek diwakili Kapolsek juga camat dan kades serta HKTI, dr Subagyo dan Agus . Panen raya padi hayati pertama ini.

Jenis padi masih baru belum memiliki varietas, sejak awal persemaian hingga panen tidak menggunakan pupuk kimia.




Pola tanam model Ilir 1 butir sehingga dengan jenis ini dapat menghemat 6 kg bibit dari yang biasanya 1 lahan kebutuhan 8 kg hanya diperlukan 2 kg bibit.

Secara umum per malai menghasilkan100 bulir, tetapi dengan bibit ini berkisar 450 bulir

Umumnya per hektar hasilnya 2,3 ton/ Ha  sementara dari verietas baru ini diharapkan hasilnya 6 ton, 8 ton 10 ton

Agus selalu pengembang mengajak masyarakat beserta kodim, polres dan pemerintah kabupaten dapat bekerjasama untuk bisa mandiri dibidang pangan.

dr Subagyo menyampaikan harapannya varietas ini dapat berkembang di Nusantara
Pupuk utama adalah kohe 

HKTI menyampai hasil perjuangan dan petani sebagai garda terdepan dalam ketahan pangan


Wabup Latifah menyampaikan adanya kerjasama dengan pihak Bapenas dalam penanganan ketahanan pangan dengan pendampingan, padi Sukma merupakan padi asli Kabupaten Malang

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber :

Kecamatan PAGELARAN



mALANg rAYa

Profil Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang
Ibukota Pagelaran
Alamat Kantor Jl. Suropati 54 Pagelaran Telp. 0341-879429
Camat Hari Krispriyanto, S.Sos., M.Si
Letak 112°34’50″ – 112°38’48″ BT dan 8°10’05″ – 8°13’83″ LS
Batas Wilayah Utara: Kecamatan Gondanglegi
Timur: Kecamatan Turen
Selatan: Kecamatan Bantur
Barat: Kecamatan Kepanjen
Luas Wilayah 49,35 km² (1,54% luas Kabupaten Malang)
Topografi Dataran rendah
Pemerintahan 10 desa, 24 dusun, 58 RW dan 296 RT
Penduduk 66.519 jiwa
Komposisi penduduk 33.186 (49,89%) laki-laki dan 33.333 (50,11%) perempuan
Kepadatan 1.348 jiwa/km²
Agama Islam: 64.652, Kristen: 1.747, Katolik: 52, Hindu: 3
Tempat Ibadah 55 masjid, 509 langgar, 5 gereja Kristen, 3 gereja Katolik
Bidang usaha per Rumah tangga Pertanian: 18.893, konstruksi: 3.104, perdagangan: 3.384, karyawan: 615, jasa-jasa: 853, lain-lain: 13.389
Sarana Kesehatan 2 puskesmas/pustu, 9 polindes, 81 posyandu, 2 praktek dokter, 20 praktek bidan, 11 toko obat
Sarana Pendidikan 24 TK, 40 SD, 22 SMP, 2 SMA, 3 MA, 2 SMK
Wisata
Sumber Taman, Sumber Maron, Agro Kebun Naga, Agro Salak Swaru

Alamat Kecamatan Se-Kabupaten Malang Klik disini


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Editor Herman H2o

Bermain bersama keluarga di Sumber Maron


mALANg rAYa


Masih di sekitar Pagelaran, tepatnya di Desa Karangsuko,  Kabupaten Malang. Sumber maron ini memang rekreasi edukasi dan sudah lumayan lengkap fasilitasnya Wahana wisata yang unik dengan pemandangan yang luar biasa,

Tak kalah unik dari  ini berada di tengah tengah persawahan yang hijau dengan daya tarik sebuah air terjun mini yang menjadi ikon di Wisata Sumber Maron. Pada amu;anya Wisata Sumber Maron bukanlah tempat wisata, melainkan di gunakan untuk menanam sayuran, namun seringnya warga menggunakan untuk berwisata, membuat para pengurus memutuskan untuk di jadikan sebagai tempat wisata.
Lalu ada juga sebuah air terjun mini yang oleh para penduduk setempat di namakan sebagai grojokan sewu, air terjun ini memiliki ketinggian 5-6 meter saja dengan tingkat kemiringan 60 derajat dengan air yang deras dan banyak, sehingga para penduduk menyebutnya dengan grojokan sewu


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :

Blusukan di Pagelaran


mALANg rAYa



Jum'at  25 September 2015 calon bupati dari PDI Perjuangan (Dewanti Rumpoko) blusukan di wilayah kec.Pagelaran, dimulai dari desa Pagelaran kemudian desa Swaru lalu desa Kademangan selanjutnya desa Kanigoro lalu ke dusun Jambegede trus ke desa Balearjo. Di foto itu pas berada di dusun Jambegede di rumah tokoh masyarakat. Dan kebetulan di dusun Jambegede pas ada orang punya hajat mantu, sehingga bu Dewanti sekalian buwuh n naik pentas membawakan 2 buah lagu(yg punya hajat nanggap orkes), dan sewaktu keluar dari org hajatan, di depan masjid papasan dg kedatangan pengantin yg di-iringi oleh kenenian tari Sakerah, maka bu Dewanti langsung masuk rombongan Sakerah ikut jalan tari Sakerah, itu semua dilakukan spontanitas






PENTING dan PERLU (mestimoco.com)
Sumber :

MAD PRIORITAS USULAN TA.2013


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Senin 18 Pebruari 2013 UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Pagelaran melaksanakan Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan TA. 2013 yang membahas tentang usulan-usulan dari Desa yang akan di danai oleh PNPM Mandiri Perdesaan.

Acara ini bersamaan dengan pelaksaaan Musrenbangcam di kecamatan ini, dipandu oleh tim musrenbang Kabupaten Malang, Ketua Tim Musrenbang Kabupaten Ir. Susmono. Hadir Tim Delegasi Musrenbangdes yang terdiri dari Ketua BPD, Pelaku PNPM Desa dan Unsur Perempuan. Camat Pagelaran, Muspika, Kepala Desa se Kecamatan Pagelaran serta Anggota DPRD Kabupaten Malang (H. Basuni dan  Drs. Gatot Soerojo) ikut serta dalam acara ini.

Usulan-usulan masyarakat yang dibahas dalam musrenbangkec adalah usulan yang menjadi prioritas di bawa pada musrenbangdes. Usulan dalam musrenbangdes tersebut terbagi dalam tiga bidang :

1. Bidang Sarana Prasarana,

2. Bidang Ekonomi,

3. Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya.

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Warung Silir-silir


Berbagi Informasi Kabupaten Malang
Bertempat di tepi embung di daerah Kecamatan Pagelaran, tepatnya di Dusun Jambegede, sebuah warung yang suasananya sejuk dan alami dapat kita temui.
Biasanya para penggemar memancing menitipka kendaraan roda duanya di warung ini, kemudiam mereka melakukan pemancingan di embung ini.
Dari Warung ini kita dapat melihart suasana alam yang menghijau di sekeliling warung dengan nama Silir-silir ini.Disiang hari terasa angin sepoi-sepoi berhembus di warung yang menyediakan minuman dingin dan hangat serta mie instan ini.
Di sebelah selatan terlihat pabrik kertas Ekamas Fortuna yang terletak di seberang embung, tepatnya di desa Gampingan Kecamatan Pagak. Dahulu para pekerja pabrik yang berasal dari daerah ini banyak yang mendatangi pabrik dengan menumpang perahu untuk menyeberang, tetapi pada saat ini banyak pekerja yang memiliki kendaraan bermotor maka sudah tidak ada lagi yang memanfaatkan perahu untuk menuju pabrik kertas tersebut




Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Kalipare dan Pagelaran terendam air


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

kabMalang.com – Masyarakat di wilayah Kabupaten Malang diminta waspada adanya potensi banjir disertai longsor. Pasalnya, hujan yang turun sejak hari Kamis (8/3/2012) sore diprediksi masih mengguyur Malang Raya selama sepekan mendatang

“Masyarakat harus waspada atas banjir, longsor dan angin kencang. Hujan dengan intensitas ringan yang turun mulai sore sampai malam hari masih berpotensi ada selama seminggu ke depan,” kata Rahmatullah Aji, staf analisa dan observasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, pada hari Kamis (8/3).

Dinyatakannya, hujan masih dominan di Malang Raya dengan tingkat kelembaban yang tinggi. Intensitas hujan ringan dengan volume 1-5 milimeter per jam dan hujan sedang 5-10 milimeter per jam disertai petir diprediksi sering terjadi. Angin bergerak dari Timur dan dari Selatan dengan kecepatan 5 – 30 Km per jam. Suhu udara antara 19 – 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara 58 – 96%.

“Kondisi seperti ini di prediksi merata di sejumlah daerah Jawa Timur, diantaranya wilayah Malang Raya. Saya berharap masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya,” papar Rahmatullah Aji. Hujan sejak sore sampai pagi mengguyur Malang Raya mulai Rabu (7/3) sampai Kamis (8/3) kemarin. Akibatnya, sejumlah wilayah di Kabupaten dan Kota Malang terendam air.

Di Desa Tumpakrejo Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang, sebanyak 16 rumah terendam air setinggi 2 meter. Sebanyak 16 KK dengan jumlah 60 jiwa harus mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Malang, Muji Utomo mengatakan, wilayah Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare berada di cekungan. “Jadi apabila terjadi hujan terus-menerus, wilayah ini pasti kebanjiran,” tukas Muji.

Di Dusun Rowoterate Desa Sitiarjo Kec SumaWe, sebanyak dua rumah terendam air sekitar setengah meter. Belasan hektar sawah milik warga setempat ikut terendam banjir.

Sementara itu, dua rumah di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran KabMalang, terendam air setinggi 60 sentimeter. “Banjir di Kademangan dan Rowoterate cukup cepat menyusut. Tetapi di Kalipare membutuhkan waktu lama penyusutan airnya,” tandas Muji Utomo.

Palang Merah Indonesia dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Malang telah mendirikan tenda pengungsian bagi warga Kalipare. “Tagana menyiapkan bantuan berupa bahan makanan, pakaian layak, dan peralatan rumah tangga lainnya untuk warga yang rumahnya terendam banjir,” kata Koordinator Tagana Kabupaten Malang, Twi Adi.
Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Sumber Taman Wisata Alam di Pagelaran


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Sumber Taman terletak di Desa Brongkal Gondanglegi, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, air yang bening sejuk menyegarkan bagi siapa saja yang mengunjungi Kolam air alam ini, sumber mata air didapat dari dua batang pohon besar mensuplai air dalam jumlah yang melimpah.

Sayang sekali Pemkab malang selaku pemilik wilayah belum mengoptimalkan sumber daya alam di Sumber Taman, sehingga sarana untuk dapat menikmati kolam renang alam ini sangatlah minim. Untuk menuju lokasi dapat dicapai melalui Kecamatan Gondanglegi ataupun Kecamatan Kepanjen.

Tempat yang alami dengan banyaknya pepohonan raksasa bisa kita lihat di sekitar kolam sumber. Sumber air itu memiliki kedalaman sekitar 1 meter hingga 1,5 meter dengan luas sekitar 30 M2, beningnya air menjadikan kita bisa melihat dasarnya dengan sangat jelas sekali

Lokasi yang sejuk dan nyaman ini terasa sangat alamiah tanpa sentuhan teknologi di dalamnya, Untuk memasuki areal pemandian atau wisata alam ini, kita tidak perlu membayar alias gratis. Tersedia juga warung-warung di sekelilingnya untuk mengisi perut jika kita lelah berenang di kolam ini dan disanapun tersedia penyewaan pelampung dari Ban dalam truk bagi mereka yang tidak dapat berenang.(H2o)

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

 

Jembatan Gantung Bumiayu


Berbagi Informasi Kabupaten Malang
Tulisan dari (Yudi Sukrisno)
Jembatan yg menghubungkan desa Kemiri kec.Kepanjen dan desa Kanigoro kec.Pagelaran dahulunya adalah jembatan/jalan Train kala jaman kolonial. Jalan raya yg skrg adlh jalan kabupaten(dari desa Banjarejo kec.Pagelaran sampai dusun Bumiayu desa Kemiri kec.Kepanjen) dahulunya jalur/lintasan Train. Pada th.1981/1982 oleh Bupati Malang(alm.Edy Slamet) dipugar dg program AMD/Zipur-5. Saat peresmian jembatan bupati(alm.Edy Slamet) bersama alm.KH.Kholil dari desa Brongkal, dan oleh alm.KH.Kholil jembatan diberi nama "Afiat". Beberapa tahun kemudian jembatan Afiat dilalui jalur mikrolet G3(Gadang-Glanggang-Gondanglegi) sampai th.1997 saat jembatan ambrol gara2 pihak Jasa Tirta membuka kran buangan di bendungan Sengguruh dg maksud utk menguras lumpur(walet=jawa) selama 8 hari, dan tidak terpikirkan jika arus air deras telah menggerus dasar tembok/tiang utama penyangga jembatan. Andai kala itu sudah jaman reformasi pasti pihak Jasa Tirta sdh didemo oleh masyarakat, tapi karna masih jaman orba mungkin ada semacam TST antara Jasa Tirta dg pihak Pemda, sehingga pihak Jasa Tirta cuma mengganti dg jembatan GANTUNG. Kala itu kata pihak Pemda jembatan gantung hanya bersifat sementara.. tapi hingga sekarang(14th) tetap mengGANTUNG.... dan sangat sering papan jembatan mengalami rusak/bolong(membahayakan) dan setiap rusak yg memperbaiki selalu pihak desa Kanigoro. Sebenarnya jembatan Afiat benar2 akan dibangun(paling tidak spt semula bisa dilewati kendaraan roda 4) kala bupatinya alm.Ibnu Rubianto.. tapi urung lantaran belum 2th menjabat pak Ibnu Rubianto keburu meninggal. Saat alm.Ibnu Rubianto menjabat soal jembatan Afiat sdh terkirim proposalnya ke pemerintah pusat (saat itu ketua komisi D adalah sdr.Sanusi). Sejak th.2004 sampai skrg dlm musrenbangdes maupun musrenbangcam selalu diusulkan tapi selalu dan selalu kandas.... lagi2 alasannya karena JALUR EKONOMInya SEPI.... padahal jika dibanding dg jembatan Tegaron setiap harinya lebih ramai(paling tidak:sama) jembatan Afiat. Alasan jalur ekonomi sepi sptnya kurang relevan.. sebab dlm setiap visi/misi cabup sejak alm.Ibnu Rubianto pasti salah satunya adalah prioritasnya pembangunan Malang Selatan(utamanya jalan dan jembatan).. apalagi jarak dg stadion Kanjuruhan kurang dari 5Km. Mohon kpd bpk.Bupati atau wkl.Bupati dan para anggota dewan(khususnya komisi D) utk survey dan mempertimbangkan dg obyektif.. sebab sptnya utk yg skrg ini utamanya masyarakat desa Kanigoro dan Balearjo SANGAT PESIMIS JEMBATAN AKAN DIBANGUN WALAU ADA BANTUAN TURUN DARI PUSAT.. KENAPA..??(utk yg ini sy tidak tulis/kurang etis/demi citra pejabat)


Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Kereta Lori Pabrik Gula


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Lori adalah alat pengankut beban, dan beberapa waktu yang lalu di Kabupaten Malang banyak digunakan sebagai alat angkut tebu yang digunakan Pabrik Gula baik Krebet Baru atau Pabrik Gula Kebon Agung.



Perkembangan jaman dengan banyaknya kendaraan truk menyebabkan  alat angkut ini mulai tergeser, dibeberapa tempat masih menggunakanLori untuk mengakut tebu hasil panen. Salah satunya di kecamatan pagelaran tepatnya di daerah Desa Sidorejo. Terlihat Kereta lori dan jalan (rel) yang melintang ditengah jalan

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirimkan melalui email ke malangkab@mail.com

Jembatan Afiat




Berbagi Informasi Kabupaten Malang



Sebuah jembatan gantung penghubung Desa Kemiri kecamatan Kepanjen dan dusun Jambegede kecamatan Pagelaran ini selalu digunakan oleh kedua warga untuk salin berhubungan baik secara ekonomi ataupun sosial.

Jembatan ini bernama jembatan "AFIAT", tetapi banyak yang menyebut jembatan gantung karena lebih mudah mengingatnya. Karena ukuran lebarnya kecil maka jembatan ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, sementara untuk kendaraan yang lebih besar harus memutar melalui Desa Brongkal.

Dahulu jembatan ini merupakan jembatan yang cukup lebar, sehingga angkutan pedesaan dapat melewatinya, setelah roboh di tahun 90 an, jembatan ini dibangun dengan ukuran yang lebih kecil karena anggaran yang terbatas dari pemerintah Propinsi Jawa Timur


Dibagian bawah jembatan bila musim kemarau menjadi areal tegal untuk menanam komoditas umbi-umbian, sementara jika musim penghujan lahan tersebut akan tergenang air. Selain sebagai sarana pengairan aliran sungai ini juga menghasilkan banyak ikan air tawar yang juga digunakan sebagai mata pencaharian penduduk sekitar

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Top
Submit Express Local SEO