Berita
Kabupaten
Malang Raya
Info
Nasional
Artikel
Internasional
Motivasi
Kecamatan PAGELARAN
Posted by: Anonim Posted date: Sabtu, April 21, 2018at Sabtu, April 21, 2018 / comment : 0 Info, Kabupaten, Malang, Pagelaran
| Profil Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang | |
| Ibukota | Pagelaran |
| Alamat Kantor | Jl. Suropati 54 Pagelaran Telp. 0341-879429 |
| Camat | Hari Krispriyanto, S.Sos., M.Si |
| Letak | 112°34’50″ – 112°38’48″ BT dan 8°10’05″ – 8°13’83″ LS |
| Batas Wilayah | Utara: Kecamatan Gondanglegi Timur: Kecamatan Turen Selatan: Kecamatan Bantur Barat: Kecamatan Kepanjen |
| Luas Wilayah | 49,35 km² (1,54% luas Kabupaten Malang) |
| Topografi | Dataran rendah |
| Pemerintahan | 10 desa, 24 dusun, 58 RW dan 296 RT |
| Penduduk | 66.519 jiwa |
| Komposisi penduduk | 33.186 (49,89%) laki-laki dan 33.333 (50,11%) perempuan |
| Kepadatan | 1.348 jiwa/km² |
| Agama | Islam: 64.652, Kristen: 1.747, Katolik: 52, Hindu: 3 |
| Tempat Ibadah | 55 masjid, 509 langgar, 5 gereja Kristen, 3 gereja Katolik |
| Bidang usaha per Rumah tangga | Pertanian: 18.893, konstruksi: 3.104, perdagangan: 3.384, karyawan: 615, jasa-jasa: 853, lain-lain: 13.389 |
| Sarana Kesehatan | 2 puskesmas/pustu, 9 polindes, 81 posyandu, 2 praktek dokter, 20 praktek bidan, 11 toko obat |
| Sarana Pendidikan | 24 TK, 40 SD, 22 SMP, 2 SMA, 3 MA, 2 SMK |
| Wisata | Sumber Taman, Sumber Maron, Agro Kebun Naga, Agro Salak Swaru |
Alamat Kecamatan Se-Kabupaten Malang Klik disini
Sumber : Editor Herman H2o
Bermain bersama keluarga di Sumber Maron
Posted by: Anonim Posted date: Sabtu, Februari 03, 2018at Sabtu, Februari 03, 2018 / comment : 0 Kabupaten, Malang Raya, Pagelaran, Wisata
Masih di sekitar Pagelaran, tepatnya di Desa Karangsuko, Kabupaten Malang. Sumber maron ini memang rekreasi edukasi dan sudah lumayan lengkap fasilitasnya Wahana wisata yang unik dengan pemandangan yang luar biasa,
Tak kalah unik dari ini berada di tengah tengah persawahan yang
hijau dengan daya tarik sebuah air terjun mini yang menjadi ikon
di Wisata Sumber Maron. Pada amu;anya Wisata Sumber Maron bukanlah
tempat wisata, melainkan di gunakan untuk menanam sayuran, namun
seringnya warga menggunakan untuk berwisata, membuat para pengurus
memutuskan untuk di jadikan sebagai tempat wisata.
Sumber :
Blusukan di Pagelaran
Posted by: Anonim Posted date: Rabu, September 30, 2015at Rabu, September 30, 2015 / comment : 0 Pagelaran, pilbup

Sumber :
MAD PRIORITAS USULAN TA.2013
Posted by: malangkab Posted date: Kamis, Februari 21, 2013at Kamis, Februari 21, 2013 / comment : 0 Berita, Pagelaran
1. Bidang Sarana Prasarana,
2. Bidang Ekonomi,
3. Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya.
Pesan Tersirat :
Check
Warung Silir-silir
Posted by: Anonim Posted date: Senin, Juli 23, 2012at Senin, Juli 23, 2012 / comment : 0 Info, Pagelaran
Bertempat di tepi embung di daerah Kecamatan Pagelaran, tepatnya di Dusun Jambegede, sebuah warung yang suasananya sejuk dan alami dapat kita temui.
Dari Warung ini kita dapat melihart suasana alam yang menghijau di sekeliling warung dengan nama Silir-silir ini.Disiang hari terasa angin sepoi-sepoi berhembus di warung yang menyediakan minuman dingin dan hangat serta mie instan ini. Pesan Tersirat :
Check
Kalipare dan Pagelaran terendam air
Posted by: malangkab Posted date: Sabtu, Maret 10, 2012at Sabtu, Maret 10, 2012 / comment : 0 Berita, Kabupaten, Kalipare, Pagelaran
“Masyarakat harus waspada atas banjir, longsor dan angin kencang. Hujan dengan intensitas ringan yang turun mulai sore sampai malam hari masih berpotensi ada selama seminggu ke depan,” kata Rahmatullah Aji, staf analisa dan observasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, pada hari Kamis (8/3).
Dinyatakannya, hujan masih dominan di Malang Raya dengan tingkat kelembaban yang tinggi. Intensitas hujan ringan dengan volume 1-5 milimeter per jam dan hujan sedang 5-10 milimeter per jam disertai petir diprediksi sering terjadi. Angin bergerak dari Timur dan dari Selatan dengan kecepatan 5 – 30 Km per jam. Suhu udara antara 19 – 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara 58 – 96%.
“Kondisi seperti ini di prediksi merata di sejumlah daerah Jawa Timur, diantaranya wilayah Malang Raya. Saya berharap masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya,” papar Rahmatullah Aji. Hujan sejak sore sampai pagi mengguyur Malang Raya mulai Rabu (7/3) sampai Kamis (8/3) kemarin. Akibatnya, sejumlah wilayah di Kabupaten dan Kota Malang terendam air.
Di Desa Tumpakrejo Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang, sebanyak 16 rumah terendam air setinggi 2 meter. Sebanyak 16 KK dengan jumlah 60 jiwa harus mengungsi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Malang, Muji Utomo mengatakan, wilayah Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare berada di cekungan. “Jadi apabila terjadi hujan terus-menerus, wilayah ini pasti kebanjiran,” tukas Muji.
Di Dusun Rowoterate Desa Sitiarjo Kec SumaWe, sebanyak dua rumah terendam air sekitar setengah meter. Belasan hektar sawah milik warga setempat ikut terendam banjir.
Sementara itu, dua rumah di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran KabMalang, terendam air setinggi 60 sentimeter. “Banjir di Kademangan dan Rowoterate cukup cepat menyusut. Tetapi di Kalipare membutuhkan waktu lama penyusutan airnya,” tandas Muji Utomo.
Palang Merah Indonesia dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Malang telah mendirikan tenda pengungsian bagi warga Kalipare. “Tagana menyiapkan bantuan berupa bahan makanan, pakaian layak, dan peralatan rumah tangga lainnya untuk warga yang rumahnya terendam banjir,” kata Koordinator Tagana Kabupaten Malang, Twi Adi.
Check
Sumber Taman Wisata Alam di Pagelaran
Posted by: malangkab Posted date: Selasa, Februari 21, 2012at Selasa, Februari 21, 2012 / comment : 5 Info, Pagelaran, Wisata
Sayang sekali Pemkab malang selaku pemilik wilayah belum mengoptimalkan sumber daya alam di Sumber Taman, sehingga sarana untuk dapat menikmati kolam renang alam ini sangatlah minim. Untuk menuju lokasi dapat dicapai melalui Kecamatan Gondanglegi ataupun Kecamatan Kepanjen.
Tempat yang alami dengan banyaknya pepohonan raksasa bisa kita lihat di sekitar kolam sumber. Sumber air itu memiliki kedalaman sekitar 1 meter hingga 1,5 meter dengan luas sekitar 30 M2, beningnya air menjadikan kita bisa melihat dasarnya dengan sangat jelas sekali
Lokasi yang sejuk dan nyaman ini terasa sangat alamiah tanpa sentuhan teknologi di dalamnya, Untuk memasuki areal pemandian atau wisata alam ini, kita tidak perlu membayar alias gratis. Tersedia juga warung-warung di sekelilingnya untuk mengisi perut jika kita lelah berenang di kolam ini dan disanapun tersedia penyewaan pelampung dari Ban dalam truk bagi mereka yang tidak dapat berenang.(H2o)
Pesan Tersirat :
Check
Jembatan Gantung Bumiayu
Posted by: Anonim Posted date: Sabtu, November 05, 2011at Sabtu, November 05, 2011 / comment : 0 Bangunan, Dari warga, Kepanjen, Pagelaran
Tulisan dari (Yudi Sukrisno)
Jembatan
yg menghubungkan desa Kemiri kec.Kepanjen dan desa Kanigoro
kec.Pagelaran dahulunya adalah jembatan/jalan Train kala jaman kolonial.
Jalan raya yg skrg adlh jalan kabupaten(dari desa Banjarejo
kec.Pagelaran sampai dusun Bumiayu desa Kemiri kec.Kepanjen) dahulunya
jalur/lintasan Train. Pada th.1981/1982 oleh Bupati Malang(alm.Edy
Slamet) dipugar dg program AMD/Zipur-5. Saat peresmian jembatan
bupati(alm.Edy Slamet) bersama alm.KH.Kholil dari desa Brongkal, dan
oleh alm.KH.Kholil jembatan diberi nama "Afiat". Beberapa tahun kemudian
jembatan Afiat dilalui jalur mikrolet G3(Gadang-Glanggang-Gondangleg i)
sampai th.1997 saat jembatan ambrol gara2 pihak Jasa Tirta membuka kran
buangan di bendungan Sengguruh dg maksud utk menguras
lumpur(walet=jawa) selama 8 hari, dan tidak terpikirkan jika arus air
deras telah menggerus dasar tembok/tiang utama penyangga jembatan. Andai
kala itu sudah jaman reformasi pasti pihak Jasa Tirta sdh didemo oleh
masyarakat, tapi karna masih jaman orba mungkin ada semacam TST antara
Jasa Tirta dg pihak Pemda, sehingga pihak Jasa Tirta cuma mengganti dg
jembatan GANTUNG. Kala itu kata pihak Pemda jembatan gantung hanya
bersifat sementara.. tapi hingga sekarang(14th) tetap mengGANTUNG....
dan sangat sering papan jembatan mengalami rusak/bolong(membahayakan)
dan setiap rusak yg memperbaiki selalu pihak desa Kanigoro. Sebenarnya
jembatan Afiat benar2 akan dibangun(paling tidak spt semula bisa
dilewati kendaraan roda 4) kala bupatinya alm.Ibnu Rubianto.. tapi urung
lantaran belum 2th menjabat pak Ibnu Rubianto keburu meninggal. Saat
alm.Ibnu Rubianto menjabat soal jembatan Afiat sdh terkirim proposalnya
ke pemerintah pusat (saat itu ketua komisi D adalah sdr.Sanusi). Sejak
th.2004 sampai skrg dlm musrenbangdes maupun musrenbangcam selalu
diusulkan tapi selalu dan selalu kandas.... lagi2 alasannya karena JALUR
EKONOMInya SEPI.... padahal jika dibanding dg jembatan Tegaron setiap
harinya lebih ramai(paling tidak:sama) jembatan Afiat. Alasan jalur
ekonomi sepi sptnya kurang relevan.. sebab dlm setiap visi/misi cabup
sejak alm.Ibnu Rubianto pasti salah satunya adalah prioritasnya
pembangunan Malang Selatan(utamanya jalan dan jembatan).. apalagi jarak
dg stadion Kanjuruhan kurang dari 5Km. Mohon kpd bpk.Bupati atau
wkl.Bupati dan para anggota dewan(khususnya komisi D) utk survey dan
mempertimbangkan dg obyektif.. sebab sptnya utk yg skrg ini utamanya
masyarakat desa Kanigoro dan Balearjo SANGAT PESIMIS JEMBATAN AKAN
DIBANGUN WALAU ADA BANTUAN TURUN DARI PUSAT.. KENAPA..??(utk yg ini sy
tidak tulis/kurang etis/demi citra pejabat)
Pesan Tersirat :
Check
Kereta Lori Pabrik Gula
Posted by: Anonim Posted date: Minggu, September 18, 2011at Minggu, September 18, 2011 / comment : 4 Jalan, lain-lain, Pagelaran
Pesan Tersirat :
Check
Jembatan Afiat
Posted by: malangkab Posted date: Sabtu, September 17, 2011at Sabtu, September 17, 2011 / comment : 2 Jembatan, Kepanjen, Pagelaran
Sebuah jembatan gantung penghubung Desa Kemiri kecamatan Kepanjen dan dusun Jambegede kecamatan Pagelaran ini selalu digunakan oleh kedua warga untuk salin berhubungan baik secara ekonomi ataupun sosial.
Dibagian bawah jembatan bila musim kemarau menjadi areal tegal untuk menanam komoditas umbi-umbian, sementara jika musim penghujan lahan tersebut akan tergenang air. Selain sebagai sarana pengairan aliran sungai ini juga menghasilkan banyak ikan air tawar yang juga digunakan sebagai mata pencaharian penduduk sekitar
Pesan Tersirat :
Check
Artikel Baru
- Terpopuler












