BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Sumber Manjing Wetan


Peta lokasi Kecamatan Sumbermanjing Wetan
mALANg rAYa

Sumbermanjing Wetan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 30 km dari ibu kota Kabupaten Malang ke arah tenggara. Pusat pemerintahannya berada di Desa Argotirto, tetapi pusat ekonominya berada di Desa Sumbermanjing Wetan.

Geografi
Sumbermanjing Wetan berada di bagian selatan Kabupaten Malang. Topografinya sebagain besar wilayahnya berupa dataran tinggi perbukitan dengan ketinggian antara 0-650 meter di atas permukaan air laut. Bagian selatan kecamatan ini merupakan daerah pesisir karena berbatasan langsung dengan Samudra Hindia termasuk Pulau Sempu.

Batas wilayah
Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kecamatan Turen dan Kecamatan Dampit
Timur Kecamatan Dampit dan Kecamatan Tirtoyudo
Selatan Samudra Hindia
Barat Kecamatan Gedangan

Pariwisata

Pantai Watu Leter
Sumbermanjing Wetan memiliki banyak potensi wisata pantai karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Diantaranya adalah Pantai Tamban, Pantai Sendangbiru dan Pulau Sempu. Di pulau ini terkenal dengan Segoro anakan. Rencananya Tamban dan Sendangbiru akan dijadikan pelabuhan internasional. Tamban untuk pelabuhan umum, sedangkan Sendangbiru untuk pelabuhan ikan nusantara.[3] Berikut objek wisata di Sumbermanjing Wetan:

Pulau Sempu
Pantai Sendangbiru
Pantai Tamban
Pantai Goa Cina
Pantai Watu Leter
Pantai Sendiki
Pantai 3 warna
Pantai Teluk Asmara
Pantai Gatra
Coban Kembar
Coban Sumbertanjung


Referensi
^ Penduduk, Luas Wilayah dan Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Malang, Tahun 2016
^ Luas Wilayah Menurut Kecamatan di Kabupaten Malang, Tahun 2016
^ "Pelabuhan Ikan Nusantara". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-11-26. Diakses tanggal 2010-11-19.






PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sumbermanjing_Wetan,_Malang

Abah Gun Bangun Kabupaten Malang dengan Gotong Royong


mALANg rAYa

MALANG – Gunawan Wibisono atau Abah Gun memiliki gagasan yang besar terhadap Kabupaten Malang agar lebih baik ke depan.

Ia mendorong perlu adanya sikap kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Malang. Kebersamaan ini mendorong terwujudnya gotong royong.

Abah Gun juga mengatakan bahwa karakter masyarakat di Kabupaten Malang sejatinya adalah gotong royong. Karakter kebersamaan ini menjadi kunci Kabupaten Malang lebih baik ke depan.

Abah Gun mengatakan, Kabupaten Malang memiliki potensi yang tinggi baik dari sisi sumber daya manusia dan alamnya. Oleh karena itu, perlu kebersamaan untuk membangun potensi yang ada tersebut.

Kebersamaan itu bisa melalui gerakan koperasi.

Dicontohkan Abah Gun melalui fenomena banyaknya pekerja migran dari Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Menurut data yang ia ketahui, jumlah pekerja migran dari kecamatan itu mencapai 2.000 orang.

Rerata, mereka mendapatkan penghasilan Rp 100 juta per tahun.

“Kita sebagai makhluk sosial harus gotong royong, bersama-sama. Saya bayangkan, seandainya penghasilan pekerja migran ini dikelola agar uang yang dihasilkan tidak sia-sia, kami bantu mereka mengembangkan modal yang dimiliki. Saya melihat waktu itu, pekerja migran ini penghasilannya bisa sampai Rp 100 juta,” ujar Abah Gun, Kamis (6/6/2024).

Dari penghasilan itu, Abah Gun mengumpamakan Rp 50 juta dari setiap orang diinvestasikan dalam bentuk koperasi.

Baca lengkap ...

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Surya

Pantai Goa Cina


mALANg rAYa
Pantai ini setelah pantai bajul mati atau deretan pantai di malang selatan  pantai yang terletak di Dusun Tumpak Awu, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara, Bumi. Nama asli pantai ini sebenarnya adalah Pantai Rowo Indah, namun masyarakat lebih suka menggunakan nama samaran yaitu goa cina karena konon katanya pernah terjadi peristiwa kematian seorang berasal dari Cina yang sedang bertapa didalam goa dikawasan tersebut, maka pantai ini lebih sering disebut dengan pantai Goa Cina sampai sekarang.

Salah satu keunikan dipantai ini adalah banyak terdapat ornamen-ornamen china seperti cat cat warna merah, kuning. Disini juga terdapat jembatan yang terhubung ke pulau kecil atau goa kecil.

Selain sunrise yang ciamik cantik mempesona dipagi hari, salah satu tempat wisata di Malang selatan ini juga menyajikan fenomena alam yang langka, yakni adanya gelombang air laut bersimpangan tidak keruan dari tiga arah, yakni arah selatan, timur dan arah barat. Arus gelombang itu bertabrakan diantara Pulau Bantengan dan Pulau Nyonya. Dikarenakan arus gelombang demikian kuat, hal tersebut memunculkan suara bergemuruh yang sangat kencang. Inilah salah satu fenomena alam yang cukup langka di pantai Malang Selatan.

Sudah pernah kesini ?


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Kaskus

Pulau Sempu


pulau sempu image by http://anekatempatwisata.com

Pulau Sempu – Berpetualang ke Pulau Sempu di Malang akan memberikan pengalaman berbeda dari wisata alam lainnya. Pasalnya, untuk dapat menikmati keindahan pulau ini pengunjung harus melalui tantangan perjalanan selama 2 hingga 3 jam melewati hutan yang lebat, menyusuri jalan setapak yang curam dan dipenuhi dengan batu-batu karang yang tajam. Terutama jika musim hujan, medan perjalanan akan semakin ekstrim untuk ditempuh.

Secara administratif, Pulau Sempu terletak di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumbermanjing wetan. Karena pantai ini berseberangan dengan Pulau Sempu, untuk dapat sampai ke pulau ini pengunjung harus tiba terlebih dahulu di Pantai Sendang Biru yang merupakan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pantai ini sendiri berada di Jl. Raya Sendang Biru, Pondok Dadap, Kabupaten Malang.

Harga Tiket Masuk dan Total Biaya Ke Pulau Sempu

Untuk tiket masuk ke Pulau Sempu maka pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 38.000 per orang. Harga ini sudah termasuk tiket masuk ke Pantai Sendang Biru dan Pulau Sempu. Namun, untuk menyeberang ke Pulau Sempu harus menyewa perahu dengan tarif 100.000 sekali antar jemput dengan maksimal kapasitas 15 orang.
Selain Segara Anakan, di Pulau Sempu juga terdapat tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi. Ada Pantai Waru-Waru, Telaga Lele, Tiger Cave, pantai Pasir Panjang, Pantai Pasir Kembar, dan Pantai Fresh Water. Pastinya tidak akan cukup satu hari jika ingin mengunjungi ke semua tempat-tempat eksotis tersebut.


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : wisatabaru.com/

Wisata Batik Sutra Druju


Berbagi Informasi Kabupaten Malang


Batik Andis terletak di desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), kabupaten Malang. Kata “Andis” berasal dari nama dua pemilik usaha batik ini. Kemudian kata “Andis” dijadikan nama merek dan nama galeri dari batik tersebut. Galeri Andis hanya terdapat di Jakarta dan di desa Druju, kabupaten Malang.

Batik Andis mulai berproduksi pada tahun 1994. Akan tetapi, batik ini mulai dikenal masyarakat pada tahun 1996. Awalnya Batik Andis ini diperkenalkan di butik Milos, Bali. Butik Milos merupakan butik milik orang Jerman dan kemudian ia memperkenalkan batik Andis ke luar negeri. Oleh karena itu, batik Andis dapat menembus pasar Internasional.

Alasan mengapa Batik Andis dapat menembus pasar Internasional juga karena memiliki keunikan dan sering mengikuti pameran-pameran baik nasional maupun internasional. Produk Andis Batik ini, sudah beredar di luar negeri seperti Italia, Jerman, Singapura dan Malaysia. Bahkan batik yang berasal dari Druju ini juga sempat tembus ke Amerika. Produk Andis ini bermacam-macam, misalnya: baju, kain, tas, sepatu, sandal, mukena, assesoris, selimut, dan sprei. Karya batik Druju memiliki pangsa pasar kelas menengah ke atas. Rata-rata peminat dari batik Andis ini dari Jakarta karena batik Andis cukup terkenal di Jakarta. Koleksi baju pada butik Andis ini memiliki keunikan dalam segi pembuatannnya. Baju batik pada umumnya terbuat dari kain yang telah dibatik terlebih dahulu. Sedangkan baju batik Andis ini dijahit terlebih dahulu kemudian baru dibatik sehingga menghasilkan baju batik dengan motif yang menyambung. Proses pembuatannya terbilang sangat lama. Pembuatan satu baju membutuhkan waktu satu bulan, sedangkan batik yang terbuat dari kain sutera membutuhkan waktu pembuatan sekitar satu tahun lamanya dan harga dari batik sutra tersebut bisa membuat orang ternganga yakni seharga 25 juta.

Batik Druju ini identik dengan warna hitam pekat, lebih pekat dari batik manapun. Selain itu, terdapat keunikan lain dari batik ini yakni “one motive, one cloth and one colour” artinya satu motif batik hanya digunakan untuk satu baju begitu pula dengan warnanya juga berbeda setiap batiknya. Jadi, anda tidak perlu khawatir, karena tidak akan ada orang yang akan menyamai baju batik anda! Oleh karena itu, batik Andis menerima penghargaan dari Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2009 untuk kategori desain terbaik kedua di Indonesia.

Awal pembuatan batik Andis ini didesain di Druju tetapi proses pembatikannya dilakukan di Madura. Lambat laun batik Andis di desain di Druju dan juga di buat di Druju, tetapi di lukis oleh orang asli Pekalongan yang bekerja di industri batik tersebut.

Harga batik Druju, dipatok sesuai motif, bahan yang digunakan, dan kerumitan teknik pembuatannya. Harga per item, bisa dibeli dengan harga yang bisa dikatakan tidak murah yaitu mulai harga Rp 400 ribu hingga Rp 25 juta. Mulai sekarang, sebaiknya anda segera menyiapkan uang yang cukup dan segera pula membeli batik desa kualitas internasional ini.

Sumber : malangkab go.id
Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Pantai Perawan (Sumawe)


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Pantai Perawan secara administratif berada di Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Desa Sidoasri merupakan hasil pemekaran dari Desa Tambakasri dan berjarak sekitar 60 kilometer ke arah selatan dari Kota Malang. Pantai yang masih sangat asri ini belum banyak dikenal, bahkan oleh sebagian besar warga Malang sendiri. Hal itu karena pantai ini belum dikelola menjadi obyek wisata, sehingga masih jarang sekali yang mengetahui keberadaan pantai tersebut. Sebagian orang menyebut pantai ini sebagai Pantai Sidoasri karena terletak di Desa Sidoasri atau Pantai Tambakasri karena dahulu berada di wilayah Desa Tambakasri. Menurut penduduk setempat nama Pantai Perawan diperkenalkan pertama kali oleh sejumlah mahasiswa Unmer saat datang ke pantai ini.

Untuk menuju pantai ini dari Kota Malang, setelah melewati Kecamatan Turen, belok ke kanan mengikuti arah menuju Pantai Sendangbiru. Belum ada papan penunjuk arah yang jelas untuk mengarahkan pengunjung ke lokasi tersebut, sehingga mereka yang belum pernah mengunjunginya harus sering bertanya kepada warga sekitar. Di sepanjang jalan, di kiri kanan jalan terhampar sawah dan rumah penduduk yang asri menjadi pemandangan indah. Memasuki Desa Kedungbanteng dari jalan utama menuju Sendangbiru, lalu berbelok ke kiri menuju Desa Sidoasri. Kondisi jalan menuju Desa Sidoasri ini sebagian memang sudah dicor, namun sebagian masih rusak parah. Butuh ekstra hati-hati bagi pengendara jika melalui jalan menuju Sidoasri karena tanjakan dan jalan menurun cukup curam. Bahkan terdapat ruas jalan yang terjal menanjak sehingga dibutuhkan kendaraan yang prima untuk melaluinya.
Namun, perjalanan yang jauh dan melelahkan itu akan cukup terhibur dengan indahnya panorama jajaran pegunungan di sepanjang perjalanan. Belum lagi dengan pemandangan perkebunan penduduk seperti cengkeh, kopi, coklat, kelapa, dan segala jenis pohon-pohon besar lain. Sekitar satu kilometer menjelang pantai, jalan semakin parah. Tidak ada lagi tanjakan, jalan cukup mendatar, namun kondisinya berlubang karena tanah persawahan dan hanya cukup untuk satu mobil saja. Dari sini jalan sudah didominasi dengan turunan. Di kanan kiri jalan terbentang hamparan sawah dan di ujung sawah nampak beberapa pohon bakau dan kelapa.
Sulitnya medan jalan akan langsung terobati begitu mendekat ke bibir pantai. Sebab kondisi pantai benar-benar masih alami. Di sisi kanan dan kiri pantai dipenuhi pepohonan hijau yang rindang. Tebing-tebing juga cukup rimbun dengan berbagai macam pohon besar. Pasir putih kecoklatan memanjang sejauh hampir dua kilometer terlihat bersih. Bentuk pantai menyerupai sebuah teluk kecil. Suasana di pantai tersebut terlihat sepi, bersih dan hanya terdengar suara deburan ombak yang mendominasi. Hanya beberapa orang saja yang terlihat berlalu lalang di pantai ini yang umumnya adalah para nelayan warga setempat. Bahkan pada hari libur hanya beberapa pengunjung yang mendatangi pantai ini. Di pantai ini terdapat sebuah pulau karang besar yang melindungi pantai dari ombak besar pantai selatan. Warga menyebutnya dengan nama Pulau Yangke. Menurut penduduk sekitar sering terdapat ikan lumba-lumba yang memasuki pantai ini dan juga penyu yang datang untuk bertelur. Tak salah kalau nama pantai ini disebut dengan Pantai Perawan.
Sayangnya kondisi rute dan fasilitas yang memang belum ada membuat Pantai Perawan masih cenderung sepi. Jika akses menuju pantai ini dibenahi, sarana dan prasarana pantai dicukupi, pantai ini bisa menjadi wisata alternatif lain di Malang. Bahkan keasrian dan kealamian pantai serta kemolekan pemandangan inilah yang sempat menggoda sejumlah investor untuk masuk menjadi pengelola.
Sumber: dirangkum dari berbagai sumber

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke kabmalang@mail.com

Truk Pasir Jatuh ke Jurang


Berbagi Informasi Kabupaten Malang


MALANG - Truk bermuatan pasir jatuh ke jurang berkedalaman 10 meter di kawasan Pletes, Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Rabu (14/8/2013).

Truk cold diesel N 8685 UI itu dikemudikan Atim (40), warga RT 03/RW 05, Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Sopir mengalami luka di sekujur tubuhnya karena kedalaman jurang dan dilarikan ke poliklinik terdekat.


Roji, warga sekitar menuturkan, kejadian itu diperkirakan karena sopir panik.

"Sopir berpapasan dengan pengendara sepeda motor. Mobil kemudian banting kiri dan masuk jurang," jelas Roji.

Warga lain, Samsul menyatakan truk sepertinya kelebihan muatan pasir.

Pasir yang diambil Atim adalah pesanan tetangganya yang akan dibawa ke Harjokuncaran. Sebelumnya ia mengambil pasir di Desa Kepatihan, Kecamatan Dampit.

Truk rencananya akan dievakuasi secara manual karena melihat kedalaman jurang yang mencapai 10 meter.

"Tidak ada korban lain. Hanya sopir. Penyebabnya masih belum tahu. Mungkin karena kondisi kendaraannya," jelas Ipda Purnomo, Kanit Laka Satlantas Polres Malang ketika dihubungi Surya Online, Rabu sore (14/8/2013).

Pesan Tersirat :
Sumber : http://www.tribunnewsdotcom/
Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com


Sumawe (Sumbermanjing Wetan) dilanda Banjir


Berbagi Informasi Kabupaten Malang


Warga Kec Sumbermanjing Wetan, Kab Malang, belum selesai dirundung ketakutan akibat dilanda gempa berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR), pada Senin (8/7), sehingga hal itu merusakkan puluhan rumah warga setempat, hanya selang waktu sehari warga Desa Sitiarjo, kecamatan setempat kembali dilanda bencana banjir bandang. Sedangkan banjir bandang tersebut terjadi pada Selasa (9/7) petang kemarin.
Banjir bandang juga merendam ratusan rumah, serta merusakkan puluhan  rumah warga. Selain itu, sebagian warga kehilangan ternak karena ikut terseret arus air. Sebab, dalam banjir bandang tersebut ketinggian air mencapai 1-1,5 meter, serta telah membawa korban jiwa yakni Ngatminah (65) warga Desa Sitiarjo karena terseret banjir. Hal ini dikarenakan dia tidak bisa menyelamatkan diri, karena sakit dengan berbaring di tempat tidur, sehingga keluarga korban tidak sempat menyelamatkan ketika air bah itu menerjang desa.
Menurut, Kabid Tanggap Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bagyo Setyono, Rabu (10/7), saat berada di posko bencana Desa Sitiarjo, bahwa banjir bandang yang menerjang Desa Sitiarjo ini telah menggenangi 847 rumah warga yang tersebar di lima dusun, yakni Rowotrate,  Pulung Dowo, Palung, Krajan, dan Gunung Turno. Sedangkan di Desa Sitiarjo itu terdapat 2.928 Kapala Keluarga (KK), dengan jumlah penduduk mencapai 7.716 jiwa. Dengan kejadian itu, maka sebagian warga mengungsi ditempat yang lebih aman.
''Dari hasil pendataan hingga siang ini terdapat 21 rumah warga mengalami rusak berat, 1 orang meninggal dunia, 10 ternak baik itu sapi, babi, maupun kambing. Serta merusakkan tanaman padi seluas 311 hektare, sehingga warga mengalami gagal panen,'' ungkap dia.
Bagyo menambahkan, tidak hanya menerjang Desa Sitiarjo, namun banjir juga menerjang Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, sehingga 150 warga digenangi air. Namun, di desa tersebut tidak separah di Desa Sitiarjo, karena kerusakkan rumah warga hanya ringan, dan tidak ada korban jiwa.
Dan saat ini, dia katakan, di Desa Sitiarjo kini air sudah mulai surut, sehingga warga bersama TNI/Polri melakukan kerja bakti bersama untuk membersihkan sisa-sisa sampah akibat banjir yang berada di rumah warga.
''Banjir yang menerjang Desa Sitiarjo dikarenakan air Sungai Mbambang dan Panguluran meluap, yang kemungkinan disebabkan naiknya air laut. Karena sebelum banjir di wilayah desa setempat diguyur hujan lebat, sejak Selasa (9/7) pagi hingga petang,'' terangnya.
Dijelaskan, bantuan untuk korban banjir berupa sembako sudah disalurkan BPBD, dan bahkan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Malang telah membuka dapur umum, dan dipersiapkan 1.800 nasi bungkus yang diperuntukkan pada warga yang manjadi korban banjir, dan PMI juga membawa obat-obatan serta membuka pos kesehatan dilokasi bencana

Pesan Tersirat :
Sumber : harianbhirawadotco.id
Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Pantai Sendang Biru




Berbagi Informasi Kabupaten Malang 


 Pantai Sendang Biru terletak 69 km ke arah selatan kota Malang. Untuk dapat mengunjungi pantai melalui Turen, kemudian baru menuju Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pantai Sendang biru ini lebih dikenal sebagai tempat pendaratan dan pelelangan ikan Malang (TPI).

Pantai ini berhadapan-hadapan dengan Pulau Sempu. Jarak keduanya hanya dipisahkan oleh selat yang sempit. Jarak antara pantai dan Pulau Sempu sangat cocok untuk berperahu atau air pantai olahraga lainnya. Pada setiap tanggal 7 atau 8 Syawal, banyak orang yang naik perahu ke Pulau Sempu untuk mengambil air tawar yang ada di sana. Menurut kepercayaan, air tawar Pulau Sempu mujarab untuk kesehatan atau penyembuhan berbagai penyakit. Selain itu, dari Pulau Sempu Anda dapat melihat danau dimana air tersebut berasal yang menyemprotkan air yang melalui lubang batu besar, danau ini disebut "Segoro anakan"

Sendang Biru disebut demikian karena pantai ini memiliki sendang dalam bahasa Jawa yang berarti  "danau" atau "sumber air" yang berwarna biru.



Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Kekeringan di Tujuh Kecamatan


Berbagi Informasi Kabupaten Malang


Direktur Teknik PDAM Kabupaten Malang, Sulasmani mengungkapkan, , di Kecamatan Pagak terdapat 5 titik rawan kekeringan, Kecamatan Gedangan sebanyak 6 titik, Kecamatan Kalipare dan Singosari sebanyak 2 titik, Poncokusumo satu titik yakni di Desa Ngadas, Sumbermanjing Wetan sebanyak 5 titik dan Kecamatan Tajinan 1 titik di Desa Randugading.
Ia mengaku, pihaknya telah menyuplai pasokan air bersih terhadap 7 wilayah itu, sebagai langkah cepat mengatasi masalah air bersih di musim kemarau ini, sekaligus menyalurkan bantuan dari pemerintah propinsi Jatim dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jatim.
"Kita salurkan bantuan ke 22 tempat itu," aku dia.
Ia menambahkan, kecamatan masuk dalam wilayah kekeringan itu terbagi menjadi tiga kategori, yakni kekeringan langka terbatas, kekeringan langka dan kekeringan kritis.
Untuk kategori kekeringan langka terbatas adalah ketersediaan air di suatu wilayah hanya 30 hingga 60 liter per harinya, biasanya air itu digunakan untuk kebutuhan minum, masak, cuci alat masak, mandi dengan jarak wilayah menuju sumber mata air kurang dari 1 Km.
Sementara kategori kekeringan kritis ketersediaan air kurang dari 10 liter per hari, yang hanya cukup untuk minum dan masak dengan jarak tempuh menuju sumber mata air di atas 3 Km dari pemukiman penduduk.
"Dari 22 titik yang rawan kekeringan, sebanyak 18 titik tergolong kategori kekeringan kritis, seperti di Kecamatan Pagak, Gedangan, Kalipare dan Sumbermanjing Wetan," beber dia.

Pesan Tersirat :


Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com
⬆
Top
Submit Express Local SEO