BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Gebyar 1 Suro Wonosari


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Malang - Peringatan 1 Syuro (1946 Saka) penanggalan kalender Jawa  atau tahun baru Islam ke 1434 Hijriah, jatuh pada Kamis (15/11/2012), warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang memperingatinya dengan menggelar acara ritual di kompleks Pesarean Gunung Kawi, Ritual tersebut dikemas dalam acara Gebyar Ritual 1 Syuro 2012 yang dihadiri sekitar 15.000 orang.

Bupati Malang, hadir sebagai tamu undangan yang sekaligus membuka kegiatan Gebyar Ritual 1 Syuro 2012 tersebut, hadir pula Danrem Malang 083 Baladhika Jaya, Dandim 0818 Malang, Wakapolres Malang, serta Kepala SKPD, dan Muspika setempat.

Sama seperti tahun lalu, banyak warga yang menghadiri ritual tersebut. Irwan Sumadi, Ketua Panitia Gebyar Ritual  1 Syuro 2012 ini mengatakan , para pengunjung yang hadir, kebanyakan adalah warga sekitar Kabupaten Malang, walau tidak menutup kemungkinan juga hadir pengunjung dari berbagai kota
.
Sebanyak 15 RW dari Desa Wonosari ikut serta dalam acara Kirab Sesaji. Beriringan, mereka tampak semangat mengiringi kirab jolen (Nasi Tumpeng) yang diusung dengan berbagai tandu yang dihias. Mulai dari wajah raksasa, rumah-rumahan, ular naga, dan lainnya

Bupati menyatakan ‘’Kami akan memasukkan kegiatan Gebyar Ritual 1 Syuro sebagai bagian dari tahun kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang, pada tahun 2013 nanti. Saya berharap agar SKPD terkait yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini, mampu mengangkat promosi wisata Kabupaten Malang,”  dalam sambutannya sebelum memberangkatkan kirab Gebyar 1 Suro tersebut

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Rekor MURI Nggoreng Ipok


Berbagi Informasi Kabupaten Malang Riyoyo gak nggoreng kopi ngadep mejo gak ono jajane,joko cilik kok wes wani rabi , bareng ditagih blonjo ngedol clonone, sebuah pari'an yang cukup terkenal pada masa lalu, kegiatan ini di wonosari ditebus dengan nggoreng ipok bareng-bareng.

Malang(17/9) – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbum) Kab. Malang pada hari Minggu (16/9) berupaya mengangkat citra kopi Wonosari dengan menggelar Festival Cita Rasa Kopi Kab. Malang di Lapangan Tanaka Desa Bangelan Kec. Wonosari. Kepala Distanbum Kab. Malang, Ir. Purwanto, MM menjelaskan diadakannya festival kopi ini bertujuan mempromosikan kopi lokal sehingga terjalinnya jaringan bisnis. Meningkatkan daya serap pasar terhadap produksi kopi Kab. Malang. Sebanyak 561 orang petani menyangrai kopi secara tradisional dan berupaya memecahkan rekor MURI yang sebelumnya rekor menyangrai kopi terbanyak dipegang Kab. Banyuwangi. Memotivasi para petani kopi agar berbudidaya kopi yang baik dan berkualitas (petik merah, olah basah) sehingga memberikan nilai tambah pendapatan.
    Untuk memeriahkan gelar festival Cita Rasa Kopi  ini, diadakan pula kegiatan pendukung antara lain, gelar produk kopi lokal masing-masing kawasan. Gelar minum kopi terbaik masing-masing kawasan. Gelar  informasi peluang usaha kopi di Kab. Malang. Juga bekerjasama dengan Memo Arema diselenggarakan Fun Bike Gunung Kawi.  Dalam festival ini para petani dituntut untuk membuat olahan kopi yang baik karena akan diuji oleh profesional taster bersertifikat yang akan menguji kelezatan kopi Gunung Kawi.
   
    Sementara itu pada hari itu juga telah disahkan dan diserahkan piagam rekor MURI untuk Penyangrai Kopi Secara Tradisional Terbanyak yaitu 561 orang telah diraih oleh Kab. Malang menumbangkan Kab. Banyuwangi dengan 300 orang menyangrai kopi secara tradisional pada bulan Desember tahun lalu.  Sedangkan pemenang Cita Rasa Kopi Kab. Malang th 2012 adalah, Juara ke III diraih oleh Kelompok Tani Sumber Makmur I Desa Sumber Tempur Kec. Wonosari, Juara ke II diaraih oleh Kelompok Tani Sari Desa Tirtomarto Kec. Ampelgading dan Juara I diraih oleh Kelompok Tani Budi Lestari Desa Jogomulyo Kec. Tortoyudo.



Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Gunung Kawi acara 1 Suro 2011


Berbagi Informasi Kabupaten Malang
Gunung Kawi Wonosari, KabMalang.Com - Dalam rangka menciptakan Desa Wisata di Kabupaten Malang dan upaya pemberdayaan masyarakat Desa  untuk ikut serta menumbuh kembangkan wisata ritual Gunung Kawi yang bertujuan meningkatkan taraf hidup, serta meningkatkan PAD baik Desa dan atau Pemerintah Kabupaten Malang. Warga sekitar Gunung Kawi mengadakan acara tahunan Gebyar 1 Suro

Sebagaimana tahun-tahun sebelumya, saat tibanya tahun baru Islam tanggal 1 Suro, wisata ritual Gunung Kawi dibanjiri banyak pengunjung dari berbagai penjuru juga warga manca negara yang menyaksikan pawai kirab agung sekaligus ngalab berkab di pemakaman gunung kawi yang diyakini sebagai slah satu tempat yang istimewa untuk meminta kepada Tuhan YME.

Berbagai tempat ibadah telah disiapkan untuk pengunjung wisata ritual Gunung Kawi, karena berbagai suku dan agama yang ingin melakukan ibadah menurut agama dan keyakinanmasing-masing

Kuswanto.SH Kepala Desa Wonosari dalam sambutannya menyatakan “acara 1 suro ini sebagai wujud rasa syukur Masyarakat Desa atas keberadaan makam Eyang Djugo dan Raden Mas Iman Sujono yang telah membawa rejeki bagi warga masyarakat i Desa Wonosari dan sekitarnya”



Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Gunung Kawi Wisata Ritual


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Sebagai sebuah desa wisata ziarah, Gunung Kawi. yang terletak di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang terasa istimewa dan mengesankan dengan keindahan panorama suasana pegunungan. Wonosari terletak sekitar 35 Km di bagian Selatan-Barat Kota Malang.

Sebagai sebuah desa wisata ziarah, Wonosari - Gunung Kawi. telah banyak yang indah, istimewa dan mengesankan panorama pegunungan, yang tercatat sebagai salah satu desa yang paling menarik di bagian Selatan-Barat Kabupaten Malang.

Kebanyakan orang yang datang mengunjungi makam Iman Soedjono. Menurut Soeryowidagdo (1989), Eyang Jugo atau Kyai Zakaria II dan Eyang Sujo atau Raden Mas Iman Sudjono adalah bhayangkara terdekat Pangeran Diponegoro. Pada tahun 1830 saat perjuangan terpecah belah oleh siasat kompeni, dan Pangeran Diponegoro tertangkap kemudian diasingkan ke Makasar, Eyang Jugo dan Eyang Sujo mengasingkan diri ke wilayah Gunung Kawi ini.
Perbuatan dan karya mereka sangat dihargai oleh penduduk di daerah tersebut, sehingga banyak masyarakat dari daerah kabupaten Malang dan Blitar datang ke padepokan mereka untuk menjadi murid atau pengikutnya.

Setelah Eyang Jugo meninggal tahun 1871, dan menyusul Eyang Iman Sujo tahun 1876, para murid dan pengikutnya tetap menghormatinya. Setiap tahun, para keturunan, pengikut dan juga para peziarah lain datang ke makam mereka melakukan peringatan. Setiap malam Jumat Legi, malam eninggalnya Eyang Jugo, dan juga peringatan wafatnya Eyang Sujo etiap tanggal 1 bulan Suro (muharram), di tempat ini selalu diadakan erayaan tahlil akbar dan upacara ritual lainnya. Upacara ini iasanya dipimpin oleh juru kunci makam yang masih merupakan para keturunan Eyang Sujo.


Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Anyaman Bambu dari Wonosari


Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Produk rumah tangga berjenis kerajinan salah satunya kerajinan ayaman bambu ini berada di Desa Kebobang dusun Bumirejo kecamatan Wonosari.
Ada aneka macam kerajinan yang dapat anda peroleh dari salah satu perajin yang ada
  • produk segala jenis bentuk anyaman seperti tempat koran, lampion, baki, tempat gelas, tudung saji dan sebagainya, bergantung dari tingkat ketelatena para perajinnya
  • Bahan baku dari bambu yang mudah didapat dan diperoleh dari desa setempat, hal ini juga berfungsi menambah nilai pada tananman bambu, yang biasanya hanya dijual dalam bentuk batangan, dengan diubah menjadi kerajinan akan meningkatkan "nilai" dari bambu tersebut
  • Untuk konsumsi lokal dipasarkan pasar Wonosari, guna meningkatkan pengenalan produk maka dibuka jaringan di daerah Wendit karena disana ada taman wisata, untuk jangkauan lebih jauh Lawang dan juga diluar pulau seperti Sulawesi
 
Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Telford Kluwut Wonosari

Berbagi Informasi Kabupaten Malang


Susunan batu pecah berukuran besar (10/15 dan 15/20) disusun berdiri dengan batu pecah yang lebih kecil untuk mengisi rongga diatasnya hingga rata, selanjutnya dipadatkan/digilas dengan mesin gilas, akhirnya ditabur sirtu diseluruh permukaan untuk dibabar basah.

Itulah proses yang terjadi pada saat pengerasan jalan (telford) di dusun kluwut kecamatan Wonosari, sehingga jika hujan turun tidak menjadikan jalan licin akibat tergerus air.

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Kembang Kopi Wonosari

Berbagi Informasi Kabupaten Malang

 Wedang kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dinikmati orang, tidak sekadar diteguk saja, namun juga dinikmati. Saat pekerjaan bertumpuk ataupun bercengkerama kopi sungguh nikmat jika diminum baik pagi hari, atau saat malam hari.
 
Kata kopi berasal dari bahasa Arab qahwah yang berarti kekuatan, Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh  dari bahasa Turki kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. dandalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini bahkan menjadi judul lagu kopi dangdut.

Pagi kemarin di rumah seorang kawan P Kamsani di dusun Tananka Wonosari, dalam suasana Lebaran terlihat bunga-bunga kopi bermekaran karena beberapa hari sebelum hari raya hujan rintik-tintik telah turun, keadaan ini sangatlah menggembirakan para petani di daerah itu, karena mereka dapat berharap panen kopi tahun depan dapat berlimpah

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Top
Submit Express Local SEO