BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Hasil Rekapitulasi KPU Kab Malang: Sanusi-Lathifah Unggul

Rekapitulasi surat suara di Kab Malang

mALANg rAYa

Malang - KPU Kabupaten Malang mengumumkan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten. Paslon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 1 M Sanusi-Lathifah Shohib (Salaf) meraih suara tinggi mengalahkan paslon nomor urut 2 Gunawan HS-Umar Usman (GUS).
Komisioner KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika mengatakan, paslon M Sanusi-Lathifah Shohib tercatat memperoleh 782.356 suara. Sedangkan untuk paslon Gunawan HS-dr Umar Usman meraih perolehan suara sebanyak 399.144 orang.

"Perolehan suara paslon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 1 sebanyak 782.356 pemilih suara sah dan paslon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 2 sebanyak 399.144 pemilih suara sah," kata Mahardika kepada wartawan, Kamis (5/12/2024).

Dia menambahkan, perolehan suara itu didapatkan dari 33 kecamatan. Dalam pelaksanaan pemungutan suara Pilbup Malang 2024, tercatat ada 1.237.260 surat suara terpakai.

Dari jumlah tersebut, 1.181.500 lembar merupakan surat suara sah dan 55.760 lembar sisanya adalah surat suara tidak sah.

 "Suara tidak sah itu biasanya mencoblos tidak sesuai ketentuan. Bisa jadi di luar kolom, tidak dicoblos atau dicoblos lebih dari satu kali di kolom berbeda," terang Mahardika.

Sebelumnya, ada dua paslon yang mengikuti kontestasi Pilbup Malang 2024. Antara lain, paslon nomor urut 1 M Sanusi-Lathifah Shohib (Salaf) dan paslon nomor urut 2 Gunawan HS-dr Umar Usman (GUS).

Pasangan M Sanusi-Lathifah Shohib diusung oleh PKB, Partai Gerindra, PDIP, Partai NasDem, Partai Gelora, PSI dan PPP. Sedangkan pasangan Gunawan HS-dr Umar Usman diusung oleh Partai Golkar, PKS, Partai Hanura dan Partai Demokrat.


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : Detik.com

Debat Publik Calon Walikota Malang

Debat Publik I Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.

mALANg rAYa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar Debat Publik I Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Tahun 2024 bertajuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah, bertempat di Hotel Grand Mercure, Sabtu (26/10/2024).

Dalam debat perdana tersebut, seluruh Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang menyampaikan sejumlah visi misinya dalam mengikuti Kontestasi Pilkada 2024.

Dalam kesempatannya, Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin menyampaikan sejumlah visi misi dan lima program unggalannya, yakni seragam gratis bagi pelajar, 1000 beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, 1000 event seni budaya, olahraga, dan UMKM, Rp 50 juta untuk RT, serta menyelesaikan masalah dasar perkotaan.

“Kami dari Paslon Wali didukung oleh 14 partai politik pendukung dan siap mendukung pogram dari bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Wahyu Hidayat.

Jika terpilih menjadi Wali Kota Malang, Wahyu berharap dapat membangun Kota Malang yang berkelas dan bebas korupsi.

“Kami bertanggung jawab untuk membangun Kota Malang. Selaras dengan visi misi kami yakni, membawa Kota Malang Mbois Berkelas dan bebas korupsi,”

Selanjutnya, Paslon Nomor Urut 2, Heri Cahyono dan Ganisa Putri Pratiwi juga turut menyampaikan beberapa visi misi dan program prioritasnya.

Pria yang akrab disapa Sam HC tersebut menyebut akan membawa Kota Malang yang kreatif dan berdaya saing

“Berdaya saing ini menyangkut kualitas SDM yang akan kami kembangkan berdasar bakat yg dimiliki. Visi kami kami selaras dengan Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” jelas Sam HC.

Tak hanya itu, Sam HC juga menyampaikan sembilan programnya bersama Ganisa Putri Pratiwi, diantaranya kuliah gratis, gampang kerjoan, puskesmas mental, males macet, wegah banjir, kota pintar dan lestari, curhat langsung bersama wali kota, dokter mlebu kampung, usaha lancar jaya, serta jaring sosial.

“Kami akan membawa sembilan program tersebut untuk Kota Malang. Dengan keunggulan belum pernah menjabat, jadi tidak mempunyai beban, dan yang terakhir lupakan mantan ono sing anyar,” ujarnya.

Sementara itu, Paslon Nomor Urut 3, Moch. Anton dan Dimyati Ayatullah juga turut menyampaikan beberapa visi misi dan programnya.

“Kota bermartabat dan maju, ingin menciptakan generasi emas di kota Malang, tidak ada putus sekolah, dan sekolah yang tinggi. Kota yang nyaman harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai,” ucap Moch Anton.






PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : malangpagi.com

Pilbup Kabupaten Malang, SaLaf Nomor 1 - GUS Nomor 2

Posko pemenangan SALAF di Kepanjen 

mALANg rAYa

Berangkat dari posko pemenangan Salaf di jalan Panglima Sudirman 1 Kepanjen Malang, sekitar pukul 10.00  wib.

Pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang pada pilkada Kabupaten Malang 2024 dilaksanakan KPU Kabupaten Malang, Senin (23/9/2024).

Pengundian nomor urut diawali dengan kedua calon wakil bupati (Cawabup) Malang naik ke atas panggung. Mereka mengambil nomor yang ada di dalam fish bowl, berdasarkan waktu pendaftaran. Sehingga Paslon Salaf yang berhak mengambil terlebih dahulu.

Ada 10 angka dalam fish bowl. Yakni 1 - 10. Di mana, yang mendapat angka terkecil diperkenankan mengambil pengundian nomor urut pada tahap berikutnya.


Saat Cawabup Paslon Salaf, yakni Lathifah mendapatkan nomor 3. Sedangkan dr Umar memperoleh nomor 5. Sehingga Paslon Salaf berhak untuk mengambil pengundian nomor urut calon resmi terlebih dahulu.

Hasil pengundian petahana Bupati Malang HM. Sanusi yang berpasangan dengan Lathifah Shohib (Paslon Salaf) mendapatkan nomor urut 1 dan H Gunawan HS - dokter Umar Usman (GUS) maju dengan nomor urut 2.

Gegap gempita yel-yel kemenangan kedua kubu tim pemenangan paslon mengemuka bersamaan pembacaan nomor urut para paslon.

Prioritaskan Suara Gen Z Prioritas Sanusi-Latifah



mALANg rAYa

KabMalang dot Com >> - Suara gen Z di Kabupaten Malang mencapai 50 persen menjadi prioritas bagi Pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Malang M Sanusi-Latifah Shohib (Salaf)  

Tim pemenangan Sanusi-Lathifah Sohib akan memprioritaskan pemilih dari kalangan pemilih pemula, yakni gen Z di Kabupaten Malang sesperti disampaikan Koordinator Liaison Officer Salaf, Zulham Akhmad Mubarrok yang juga merupakan kader PDI Perjuangan pada pertarungan Pilbup Malang kali ini

"Jumlah Kalangan Gen Z di Kabupaten Malang yang mencapai 50 persen," ungkap Zulham, di Malang, Rabu (18/9/2024).

Oleh sebab itu, tim pemenangan Sanusi pada saat kampanye akan membuat strategi yang nantinya bisa diterima oleh kalangan gen Z. untuk gen Z, tim pemenangan akan membuat strategi kampanye yang menarik, sehingga bisa diterima bagi pemilih pemula.

"Guna menarik suara gen Z, nanti kampanye akan kita buat acara menarik dan bisa diikuti kalangan anak muda," ujarnya.

Zulham menjelaskan, saat mengajak para anak muda, pihaknya juga akan mensosialisasikan program Dasa Cita yang akan dicanangkan oleh Sanusi-Lathifah Sohib, yakni membuka lapangan kerja bagi gen Z.

"Dalam program Dasa Cita, paslon Salaf akan menciptakan 100.000 lapangan kerja," ungkapnya.



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : News Google

KPU Kabupaten Malang Petakan Daerah yang Butuh Perhatian Khusus Pilkada 2024

Ilustrasi logistik pilkada. [ANTARA FOTO/Indrayadi TH]

mALANg rAYa

Suara Malang.id - KPU Kabupaten Malang telah melakukan pemetaan wilayah yang memerlukan perhatian khusus dalam persiapan distribusi logistik Pilkada 2024.

Daerah-daerah tersebut memiliki kondisi geografis yang menantang, serupa dengan situasi yang dihadapi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lalu.

Marhaendra Pramudya Mahardika, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang, menyebutkan bahwa kecamatan yang memerlukan perhatian ekstra masih sama dengan tahun sebelumnya.

Kecamatan-kecamatan tersebut meliputi Singosari, Donomulyo, Gedangan, dan Tirtoyudo.

“Kondisi geografis wilayah tersebut belum berubah, sehingga kita tetap perlu waspada dan mempersiapkan distribusi logistik dengan baik. Apalagi kemungkinan distribusi dilakukan saat musim penghujan, jadi kita akan menggunakan penutup kedap air untuk menjaga logistik tetap aman,” ujar Dika, Selasa (17/9/2024).

Pada Pemilu 2024 lalu, enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) di empat kecamatan tersebut menjadi perhatian khusus karena akses yang sulit.

Salah satu TPS yang memerlukan perhatian ekstra adalah TPS 19 Desa Wonorejo di Kecamatan Singosari, yang berada di daerah pegunungan.

Akses ke lokasi hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki, motor trail, atau mobil dengan memutar melalui Kecamatan Jabung yang jaraknya sekitar 15 kilometer.

"Jika tidak bisa dilewati mobil, kami akan menggunakan motor untuk mengirim logistik," tambahnya.

Beberapa lokasi lain yang juga memerlukan penanganan khusus adalah TPS 13 Desa Tempursari di Kecamatan Donomulyo, TPS 01 Desa Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan, dan TPS 21, 22, serta 23 Desa Lebakharjo di Kecamatan Tirtoyudo.

TPS di daerah-daerah ini sulit dijangkau terutama saat musim hujan, dengan jalan yang rawan longsor dan rusak.

Dika menegaskan, antisipasi dini dan persiapan yang matang diperlukan untuk memastikan distribusi logistik Pilkada 2024 berjalan lancar meskipun dihadapkan dengan kondisi geografis yang sulit.



PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : https://malang.suara.com/read/2024/09/17/175758/kpu-kabupaten-malang-petakan-daerah-yang-butuh-perhatian-khusus-untuk-distribusi-logistik-pilkada-2024

Abah Gun Bangun Kabupaten Malang dengan Gotong Royong


mALANg rAYa

MALANG – Gunawan Wibisono atau Abah Gun memiliki gagasan yang besar terhadap Kabupaten Malang agar lebih baik ke depan.

Ia mendorong perlu adanya sikap kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Malang. Kebersamaan ini mendorong terwujudnya gotong royong.

Abah Gun juga mengatakan bahwa karakter masyarakat di Kabupaten Malang sejatinya adalah gotong royong. Karakter kebersamaan ini menjadi kunci Kabupaten Malang lebih baik ke depan.

Abah Gun mengatakan, Kabupaten Malang memiliki potensi yang tinggi baik dari sisi sumber daya manusia dan alamnya. Oleh karena itu, perlu kebersamaan untuk membangun potensi yang ada tersebut.

Kebersamaan itu bisa melalui gerakan koperasi.

Dicontohkan Abah Gun melalui fenomena banyaknya pekerja migran dari Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Menurut data yang ia ketahui, jumlah pekerja migran dari kecamatan itu mencapai 2.000 orang.

Rerata, mereka mendapatkan penghasilan Rp 100 juta per tahun.

“Kita sebagai makhluk sosial harus gotong royong, bersama-sama. Saya bayangkan, seandainya penghasilan pekerja migran ini dikelola agar uang yang dihasilkan tidak sia-sia, kami bantu mereka mengembangkan modal yang dimiliki. Saya melihat waktu itu, pekerja migran ini penghasilannya bisa sampai Rp 100 juta,” ujar Abah Gun, Kamis (6/6/2024).

Dari penghasilan itu, Abah Gun mengumpamakan Rp 50 juta dari setiap orang diinvestasikan dalam bentuk koperasi.

Baca lengkap ...

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Surya

Harlah Pancasila 1 juni di berbagai desa



mALANg rAYa
Pada setiap tanggal 1 Juni, seluruh bangsa Indonesia memperingat Hari Lahir (Harlah) Pancasila. Penepatan Hari Lahir Pancasila merujuk pada momen penting sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai dalam upaya merumuskan dasar negara Republik Indonesia.

Badan ini menggelar sidang pertamanya pada tanggal 29 Mei 1945. Dalam sidang tersebut, anggota BPUPKI membahas mengenai dasar-dasar Indonesia merdeka.

Dalam sidang kedua BPUPKI, Soekarno dalam pidatonya yang bertajuk Lahirnya Pancasila menyampaikan gagasannya mengenai konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia. Peristiwa pidato Soekarno tersebut terjadi pada tanggal 1 Juni 1945.

Di wilayah Kabupaten Malang para kepala desa memasang ucapan selamat hari lahir Pancasila 1 juni dengan memasang Baner di wilayah desanya.

Dalam keterangannya Hendi Arso, ketua PAPDESI Kab Malang menyatakan "Pancasila sebagai landasan berbangsa dan bernegara, yang menjadi salah satu perekat didalam proses mewujudkan tujuan Malang Makmur sebagai tagline Pemerintah Kabupaten Malang, di dalam bingkai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang Tahun 2021-2026 dibawah kepemimpinan Bupati HM. Sanusi".

Selanjutnya "Baner-baner ini merupakan ajakan untuk terus bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat melanjutkan keberhasilan yang telah dicapai pemerintah Kabupaten Malang " demikian pungkas Hendi (H2o)


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :



Top
Submit Express Local SEO