BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Progres Kampung Nelayan Merah Putih Pujiharjo: Antara Operasional dan Kelengkapan Fasilitas

Dermaga di Kampung Nelayan Merah Putih Pujiharjo, Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

mALANg rAYa
SUARA INDONESIA, MALANG - Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di kawasan Pantai Sipelot, Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, kini resmi mulai difungsikan. Pengoperasian ini dilakukan menyusul kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, beberapa waktu lalu.

Meski sudah beroperasi sejak Maret 2026, sejumlah fasilitas krusial dilaporkan masih belum terbangun. Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso Hadi Winulyo, mengungkapkan bahwa infrastruktur vital seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) hingga saat ini belum tersedia untuk melayani kebutuhan BBM kapal nelayan.

"Selain SPBUN, kami juga masih membutuhkan jalur akses keluar-masuk kapal yang memadai serta sumur bor air tawar. Saat ini nelayan masih terpaksa menggunakan air payau untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Hendik pada Selasa (14/4/2026).

Pembangunan KNMP Pujiharjo sendiri menelan anggaran APBN melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI sekitar Rp23 miliar. Dari total lahan satu hektare yang disiapkan, saat ini baru sekitar 5.000 meter persegi yang telah dimanfaatkan untuk bangunan fisik.

Sejumlah fasilitas yang sudah berdiri dan siap digunakan antara lain: Pabrik es dan cold storage, Tambat labuh dan shelter pendaratan ikan, Kios perbekalan, bengkel, dan docking kapal, Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Infrastruktur pendukung seperti jalan lingkungan, IPAL, dan toilet.

Terkait kekurangan fasilitas yang ada, pihak desa kini tengah menunggu kebijakan pusat. Mengingat KNMP merupakan program nasional, realisasi pembangunan lanjutannya bergantung sepenuhnya pada kucuran dana dan kebijakan KKP RI.

Nantinya, KNMP akan dikelola secara profesional oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pujiharjo dengan pendampingan dari Kementerian Koperasi RI dan KKP. Program ini diharapkan menjadi solusi modal dan sarana produksi bagi nelayan setempat.

"Potensi perikanan tangkap di Desa Pujiharjo mencapai 1.500 ton per bulan. Dengan adanya KNMP dan kehadiran off-taker (pembeli siaga) baik dari koperasi maupun swasta, kami optimis pendapatan dan kesejahteraan nelayan akan meningkat pesat," tutup Hendik. (*) 

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber :https://suaraindonesia.co.id/news/news/69de0bb49e248/Progres-Kampung-Nelayan-Merah-Putih-Pujiharjo-Antara-Operasional-dan-Kelengkapan-Fasilitas

Sungai berbusa Lereng Semeru Diyakini Berkhasiat



mALANg rAYa
Adanya kemunculan busa yang menggumpal di aliran sungai di hutan Pujiharjo Kecamatan Pujiharjo, Kabupaten Malang membuat heboh masyarakat setempat

Hendik Arso kepala Desa Pujuiharjo mengatakan, warga memiliki keyakinan setelah mencoba mengoleskan busa berwarna putih pekat di kedua lengan dan kaki, mereka mengaku rasa pegal dan ngilu mendadak hilang.
 
Busanya lebih kental dari busa pada umumnya itu tak berbau. Busa itu terlihat segar dan dingin jika dioleskan pada tubuh atau dipegang.

"Terasa segar, mungkin karena mengalir dari aliran sungai yang berasal dari mata air di tengah hutan. Serta tidak berbau," kata Hendik.

Menurut Hendik, busa yang menutupi aliran sungai itu berasal dari akar sebuah pohon tua di tengah -tengah hutan. Di balik tebing tempat aliran sungai kecil bersama busa di atasnya, tak berada di pemukiman penduduk.

"Kalau dari desa sekitar 2 kilometer. Mengalir sampai sungai kecil di pinggir jalan, jadi semua yang lewat akan melihatnya," ucap Hendik.

Kini adanya busa yang muncul secara tiba-tiba itu mengundang perhatian warga untuk berbondong-bondong melihat secara langsung.

Pujiharjo, terletak di sisi timur Kabupaten Malang. Dari pusat Kota Malang bisa ditempuh dengan jarak sekitar 80 kilometer. Untuk menuju Pujiharjo hanya menggunakan akses jalan Kabupaten Malang-Lumajang. (Herman H2o)

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Kades Tirtoyudo

Pantai Wediawu


cALEg mALANg rAYa



Tak hanya wisata Pantai Lenggoksono saja Tirtoyudo juga terdapat Pantai Bolu – Bolu, Teluk Dampar, dan Air Terjun Banyu Anjlok. Desa Purwodadi adalah desa yang berdiri sejak 12 Januari 1982 ini memiliki pantai yang indah, yakni Pantai Wediawu.

Posisi pantai berada dusun Balearjo bersebelahan dengan Pantai Lenggoksono, hanya dipisahkan bukit Tumpak Wi. Walau berada dalam satu desa, perlu waktu sekitar 30 menit dengan mobil \untuk menjangkaunya karena harus memutar dengan jarak lumayan jauh.  dari Pantai Lenggoksono.

Semua jalan meuju Pantai Wediawu sudah beraspal, sebagian dicor. Banyak tanjakan dan turunan yang berkelok curam. Ada satu tikungan di satu salah satu pertigaan yang mobil tak bisa langsung menikung. Mobil harus mengambil jalan lurus dulu untuk mencari haluan memutar. Perkampungan ini cukup bagus. Dusun Balearjo ini hanya memiliki satu RW.
 
Pantai Wediawu.Pantainya masih \natural, nyaris belum ada wisatawan yang mengunjunginya.  Gelombang air  datar dan halus, serta terlihat jernih dengan hamparan pasir putih yang bersih. Nyaris tidak ditemui kotoran di sepanjang pasir putih seluas 800 meterpersegi itu.


Pandangan pantai terlihat cekung karena di sisi kanan dan kiri menjulang dua tebing karang. Hamparan batu- batu karang berserakan dan besar bagai aksesori yang menambahnya indahnya pantai ini. Dapat dibilang pantai ini adalah mutiara yang terpendam. Asset wisata yang bernilai tinggi jika dikelola dengan maksimal. 




Pesan Tersirat :
Sumber : http://wisatamalang..com

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Pilkades 2013 di Kecamatan Tirtoyudo


Berbagi Informasi Kabupaten Malang



Demokrasi dalam suatu pemerintahan yakni memilih pemimpin, di Kabupaten Malang pada tahun ini melaksanakan pesta demokrasi tingkat desa (Pilkades) secara serentak di 225 Desa yang tersebar di 33 Kecamatan,  Desa di Kecamatan Tirtoyudo yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa sebanyak 8 desa yakni : Desa Ampelgading, Tamansatriyan, Sukorejo, Tirtoyudo, Tlogosari, Jogomulyan, Kepatihan dan Sumbertangkil.




IMG_1271
Pilkades serentak di kecamatan Tirtoyudo ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 6 April 2013 mulai jam 07.00 WIB, semangat masyarakat untuk memilih cukup tinggi, hal ini terlihat dari tingkat kehadiran rata-rata lebih dari 60 %.
IMG_1273

IMG_1284

IMG_1352
Hasil Pemilihan Kepala Desa se Kecamatan Tirtoyudo calon terpilih sebagai berikut :
1. Desa Tamansatriyan : Edy Sucipto
2. Desa Ampelgading : Agus Supriadi
3. Desa Sukorejo : Supatli, S.Pd.I
4. Desa Tlogosari : Paimin
5. Desa Tirtoyudo : Hariyono
6. Desa Jogomulyan : Maderah
7. Desa Kepatihan : Samsuliadi
8. Desa Sumbertangkil : Ari Joko Suyono
Secara umum pelaksanaan Pilkades berjalan tertib, lancar dan aman dan semoga yang terpilih menjadi pimpinan desa yang amanah..amin.


Pesan Tersirat :
Sumber kabmalang,go.id

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Sumbertangkil Tirtoyudo Juara Lomba Desa 2012


Berbagi Informasi Kabupaten Malang
Desa Sumbertangkil yang mewakili 378 desa se-Kabupaten Malang menjadi yang terbaik dari ratusan desa se-Jawa Timur.
Pada tanggal 13 Juni 2012, tim penilaian lomba desa tingkat Provinsi melakukan pemantauan langsung diseputar Desa Sumbertangkil Kecamatan Tirtoyudo selama satu hari penuh. Penilaian ini ditujukan agar  Desa Sumber Tangkil lebih dapat berkembang, kreatif, serta tercipta pemerataan kehidupan dan penghidupan masyarakat diberbagai bidang dengan mengevaluasi usaha-usaha masyarakat dalam perkembangan pembangunan desa.

Desa yang terletak di Kecamatan Tirtoyudo ini memang mempunyai banyak keunggulan, terutama bidang kemasyarakatan. Mulai dari kerukunan warga desa hingga kekayaan alamnya. Di desa tersebut beragam camilan hasil olahan dari singkong, salak. Kebersihan lingkungan desa serta peningkatan derajat kesehatan warga terutama ibu hamil dan balita. Kegiatan ini sepenuhnya juga mendapat apresisi yang cukup tinggi saat penilaian tersebut.

Pemenang lomba desa tingkat propinsi ini akan memperoleh piagam penghargaan dan piala tetap dari Gubernur Jawa Timur. Selain itu pemenang akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 70.000.000,- serta akan mewakili provinsi Jawa Timur ke tingkat nasional.(H2o)

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

SD Negeri 1 Kepatihan Tirtoyudo

Berbagi Informasi Kabupaten Malang





Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Tanah Longsor di Tirtoyudo


Berita tanah longsor di kabupaten Malang
Berbagi Informasi Kabupaten Malang

Longsor
Kabupaten Malang - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang sejak Selasa (8/11) mengakibatkan tanah longsor. Lima rumah milik warga di Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, rusak akibat terjangan tanah longsor pada, Rabu (9/11/2011) dini hari.

Kelima rumah korban tanah longsor di RT 18/RW 05 adalah milik Kamsiono, Jamin, Yadi, Eko, dan Kasiman. "Ada lima rumah rusak tertimpa longsor, satu rusak parah, empat rusak ringan," ujar Kepala Sub Seksi Penanggulangan Bencana Kabupaten Malang Muji Utomo ditemui wartawan di Pendopo Kabupaten Malang Jalan Kyai Agus Salim, Kota Malang.

Ia mengaku, bencana tanah longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Malang sejak Selasa (8/11/2011) sore. Tebing yang longsor berada persis di belakang pemukiman warga, hingga menimpa kelima rumah warga. "Tanah di tebing curam yang menjadi pemukiman penduduk tersebut merekah, dan terjadi longsor," aku dia.

Ia menambahkan, selain tanah longsor, banjir juga menggenangi jalan desa setinggi bawah lutut orang dewasa, dan meluas pada sebagian kawasan di desa lainnya yakni Pujiharjo di kecamatan yang sama. "Juga ada banjir selutut orang dewasa," imbuh dia.

Banjir menggenangi jalan desa serta pemukiman warga itu, kata dia, akibat luapan Sungai Purwo yang melintasi Desa Purwodadi dan Pujiharjo. Setiap kali hujan deras turun sungai besar itu kerapkali meluap hingga terjadi banjir. "Banjir karena luapan Sungai Purwo," jelas dia.

Meski demikian, pihaknya belum mengetahui jelas berapa rumah yang terkena banjir. Menurutnya, banjir sendiri tidak parah karena air yang masuk ke rumah-rumah warga tidak sampai membahayakan keselamatan penghuninya

Pesan Tersirat :

Check

Anda dapat mengirimkan foto/ Artikel tentang daerah anda kirmkan melalui email ke malangkab@mail.com

Top
Submit Express Local SEO