BREAKING NEWS
Loading...

Berita

Kabupaten

Malang Raya

Info

Nasional

Artikel

Internasional

Motivasi

Telaga Madiredo Pujon

Telaga Madiredo 

mALANg rAYa

Telaga Madiredo jadi salah satu kolam pemandian alami di wilayah Malang Raya yang menawarkan air jernih dan menyegarkan.
Air telaga ini dipercaya memiliki efek positif bagi kesehatan, bahkan beberapa wisatawan membawa pulang airnya seba

Camping


Para wisatawan juga bisa bermalam atau camping di Desa Wisata Madiredo. Tak perlu repot mempersiapkan berbagai hal, pengelola desa wisata ini sudah menyediakan berbagai kebutuhan camping yang bisa Anda sewa.

Editor Alieza Nurulita Dewi
Reporter R Rizka Nur Laily M


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://www.merdeka.com/jatim/mengunjungi-desa-madiredo-malang-tempat-sempurna-kabur-dari-hiruk-pikuk-perkotaan-dan-merasakan-kedamaian-alam-145424-mvk.html

Desa Madiredo Malang

Desa Madiredo Malang

mALANg rAYa

Desa Madiredo di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terletak pada sejarahnya yang memikat serta pesona alamnya yang menakjubkan. Desa wisata ini jadi tempat yang cocok untuk kabur dari hiruk-pikuk perkotaan.

Sejarah


Mengutip situs resmi Pemkab Malang, Desa Madiredo sudah ada sejak sekitar 150 tahun lalu. Meski demikian, pemerintahan resmi desa ini baru ada pada tahun 1910 di bawah kepemimpinan Kepala Desa Marto Rejo.

Pada masa penjajahan Belanda, warga Desa Madiredo bergerilya sehingga desa ini tidak bisa ditaklukkan penjajah secara keseluruhan. Para gerilyawan menyerang pos-pos Belanda di Persil dan memutuskan jalur transportasi Belanda.

Nama Desa Madiredo diambil dari nama sebuah telaga yang ada di perbatasan dusun Lebo dan Sobo yaitu Telaga Madiredo. Konon telaga tersebut merupakan tempat mandi para bidadari.

AC Alami

Desa Madiredo yang terletak di lereng Gunung Argo Wayang memiliki luas wilayah lebih dari 500 hektare. Mengutip situs Jadesta Kemenparekraf RI, desa ini bak AC alami di tengah hiruk-pikuk perkotaan.

Desa ini jadi tempat sempurna bagi mereka yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk perkotaan dan merasakan kedamaian alam.

Pusat Budi daya Apel


Desa Madiredo merupakan pusat budi daya apel terbesar di Malang Raya. Sejak diperkenalkan oleh Belanda pada tahun 1849, Desa Madiredo menjadi tempat pertama di mana apel Manalagi, Ana, dan Red Beauty ditanam oleh para petani lokal.


Editor Alieza Nurulita Dewi
Reporter R Rizka Nur Laily M


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://www.merdeka.com/jatim/mengunjungi-desa-madiredo-malang-tempat-sempurna-kabur-dari-hiruk-pikuk-perkotaan-dan-merasakan-kedamaian-alam-145424-mvk.html

Predator Fun Park



mALANg rAYa


Atraksi – Predator Fun Park
- Gerbang Predator Fun Park
- Galeri Buaya
- Hall Galeri Buaya
- Zona Telur Buaya
- Anatomi Telur Buaya
- Anaconda
- King Cobra
- Milk Snake
- Piranha Arapaima
- Saung Angklung
- Coco Train
- Pancing Buaya
- Extreme Trampoline
- Family Fun House
- Labyrinth Maze
- Outbond
- Waterboom
- Pancing Selfie
- Walking Umbrella

Fasilitas
- E-Bike Station
- Food Court
- Pasar Wisata
- Mushola
- Wastafel
- Informasi
- Area Parkir

Harga Tiket Masuk (HTM):
• Weekday (Senin-Kamis): Diskon 30% Dari Harga Weekend.
• Weekend (Jumat-Minggu), Hari libur nasional, High season: Rp 50.000,-

Tiket Paket Sakti (Jawa Timur Park 1,Museum Satwa, Batu Secret Zoo, Eco Green Park, Predator Fun Park, Museum Tubuh, Museum Angkut [D'Topeng & Runway27] dan Tiket BNS) :
All day Rp 375.000,- (berlaku 2 hari sejak tanggal pembelian tiket)

Tiket Paket Super Sakti (Jawa Timur Park 1,Museum Satwa, Batu Secret Zoo, Eco Green Park, Predator Fun Park, Museum Tubuh, Museum Angkut [D'Topeng & Runway27] dan Tiket BNS) :
All day Rp 450.000,- (berlaku 3 hari sejak tanggal pembelian tiket)

Tiket Pelajar Weekday Only
Paket Park 2 (Museum Tubuh/Predator Fun Park/Eco Green Park): Rp 70.000,-
Paket Park 3 (Museum Tubuh+Predator Fun Park+Eco Green Park): Rp 100.000,-




Jam Buka
08.30-16.30 WIB

Lokasi
Jl. Raya Tlekung No. 315
Kecamatan Junrejo
Kota Wisata Batu
Jawa Timur
Indonesia, 65327
No Telepon (+62) 341 597777





PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber :

Wisata Bounderland Pakisaji





mALANg rAYa

Taman Wisata Air Kolam Bonderland Taman rekreasi ini terletak di Dusun Bunder, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Tempat wisata ini hanya berjarak sekitar 8 km dari pusat Kota Malang

Lokasi wisata ini cukup mudah dijangkau karena berjarak kurang lebih  8 km dari pusat Kota Malang. Akses jalan menuju Bonderland juga sangat mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Jika ingin mengunjungi Bonderland dari Kota Malang, Anda bisa melalui jalan raya menuju arah Kota Kepanjen, disekitar wilayah Genengan ada papan petunjuk menuju tempat rekreasi tersebut.

Bonderland dibuka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00 WIB. Hal ini dimaksudkan untuk memberi keleluasaan kepada masyarakat yang akan melakukan rekreasi sekaligus bersantai bersama keluarga.
Alamat Taman Wisata Air Kolam Bonderland:
Jl. Embong Turi, Dusun Bunder, Genengan, Pakisaji, Kab. Malang
Telp. (0341) 804366
Harga Tiket Masuk (HTM):
– Senin-Jumat: Rp 10.000,-
– Sabtu-Minggu, Hari Besar: Rp 12.000,-


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://ngalam.co/2016/11/21/pakisaji-punya-taman-wisata-air-kolam-bonderland/

Wisata Alam dan Religi Umbul Rejo





mALANg rAYa
Wisata alam dan religi Umbul Rejo terletak di Dusun Ubalan, Desa Maguan, Kecamatan Ngajum. Wisata ini berupa sumber mata air yang besar dan biasanya digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti air minum, mandi dan lain sebagainya. PDAM Kabupaten Malang menggunakan sumber mata air ini sebagai bahan baku lho.

Disebut sebagai wisata religi, karena tidak sedikit dari para pengunjung mempercayai bahwa yang mandi disungai ini akan “awet muda”. Selain itu, tidak sedikit pula pengunjung tersebut memilih tempat ini untuk melaksanakan hajat tertentu mereka. Sebab bagi mereka yang mempercayai keistimewaan tempat ini, hajatnya akan segera terkabul.

Baca juga: Wisata Lembah Indah Gunung Kawi

            

Di sana terdapat semacam bangunan kecil seperti makam yang kerap digunakan para pengunjung untuk melakukan ritual yang merupakan sebagian acara dari hajat atau keinginan para pengunjung. Bangunan kecil seperti makam tersebut dijaga oleh seorang juru kunci. Bagi para pengunjung yang mempunyai hajat, diharuskan untuk menghubungi juru kunci tersebut.

Konon, bangunan kecil ini sering dikunjungi pada malam-malam tertentu saja. Seperti malam 1 Syawal. Pada malam itu para pengunjung akan mandi dan berdo’a di sana.

Terlepas dari kepercayaan mistis tersebut, wisata ini mampu dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat. Karena wisata ini memiliki pemandangan yang asri. Karena dikelilingi oleh pepohonan serta udara yang sejuk dan sekitarnya pun masih terlihat alami.

Baca juga: Come in Pujon Kidul

         

Di sini, kalian dapat menikmati 2 macam kolam renang. Ada kolam renang khusus anak-anak, dan juga ada kolam renang yang tingkat kedalamannya cukup dangkal. Untuk harga tiket masuk cukup terjangkau ya Guys, hanya Rp.4000/orang. Dengan harga segitu, kita sudah bisa menikmati pemandangan yang asri, serta dapat melihat kejernihan air di sana.

Selain kolam renang tersebut, di sana juga ada beberapa warung untuk mengisi perut kalian yang kosong atau hanya untuk mampir ngopi aja Guys. Ngopi sambil melihat pemandangan asri serta mendapatkan harga yang terjangkau, mantuuul kan, Guys?? Kuy mampir Guys. Jangan lupa tetap jaga kebersihan, ya! Karena kebersihan adalah sebagian dari iman.


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : https://www.wisatamalangku.com/2020/09/wisata-alam-dan-religi-umbul-rejo.html?m=1

Wisata Bendungan Sengguruh Kepanjen




mALANg rAYa


Bendungan Sengguruh secara administratif terletak di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Berjarak sekitar 24 km di selatan Kota Malang. Lokasi Bendungan Sengguruh berada pada bagian hilir pertemuan Sungai Brantas dan Sungai Lesti dan juga berada pada ujung daerah genangan Bendungan Karangkates (Sutami). Bendungan Sengguruh ini tidak sebesar Bendungan Karangkates yang berada tidak jauh di sebelah baratnya. Jadi, sebenarnya Bendungan Sengguruh masih berada satu rentetan dengan Bendungan Karangkates, hanya pintu masuknya yang berbeda. Tujuan dibangunnya bendungan ini adalah sebagai penahan sedimen yang masuk ke Bendungan Karangkates, sehingga dapat memperpanjang umur ekonomis Bendungan Karangkates. Pembangunan Bendungan Sengguruh ini dimulai tahun 1982 dan baru selesai tahun 1989. Manfaat lain yang diperoleh dari Bendungan Sengguruh yaitu sebagai pembangkit tenaga listrik dengan daya terpasang 2 x 14,5 mW dan produksi listrik tahunan sebesar 91,02 x 106 kWh. Selain itu Bendungan Sengguruh merupakan pilihan menarik berwisata murah meriah bersama keluarga maupun rekan kerja.
 



Wisata Bendungan Sengguruh ini memang masih belum banyak dikenal masyarakat luas, karena selain lokasinya yang cukup jauh dari keramaian, juga tertutup hutan milik Perum Jasa Tirta I yang mengelilingi area bendungan. Untuk memasuki lokasi wisata ini memang tidak melewati pintu masuk yang dikenakan retribusi atau lewat Sumberpucung. Tetapi, Anda harus lewat jalan kampung yang juga tidak terlalu sulit untuk menuju lokasi yang berada di Dusun Dempok, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang tersebut. Hanya saja, kendaraan besar seperti bus tidak bisa masuk karena lebar jalan tidak lebih dari 2,5 meter, berkelok dan harus menembus rimbunnya hutan Jasa Tirta I. Lokasinya memang tidak istimewa atau sebagus lokasi-lokasi wisata lainnya.


Bendungan Sengguruh menawarkan potensi pariwisata yang cukup ekonomis. Ada banyak kegiatan bisa Anda lakukan di sini, seperti memancing atau sekedar duduk-duduk memandang hamparan luasnya bendungan sambil menikmati semilir angin yang berembus dari berbagai penjuru. Jika pengunjung ingin menyusuri ke tengah bendungan, hanya tinggal menyewa perahu diesel yang dikemudikan pemiliknya dengan biaya yang tidak terlalu mahal, hanya sekitar Rp 5.000 per orang atau disewa penuh bersama rombongan. Dengan perahu ini pengunjung akan dibawa berkeliling bendungan dan menikmati pemandangan indah di sekeliling bendungan tersebut. Bahkan, Anda bisa mengarungi sepanjang sungai dan bisa sampai ke bendungan lainnya seperti Kecopokan ataupun Karangkates. Suasananya terasa sepi dan cocok untuk menyegarkan pikiran. Lokasi wisata ini sering juga dikunjungi dari instansi-instansi yang ingin berwisata dengan biaya murah meriah. Karena tidak hanya pemandangan alam yang mempesona dan semilir angin yang berembus, tetapi suguhan ikan mujair atau wader goreng yang diambil dari bendungan inilah yang menjadi daya tarik utamanya.

Selain menawarkan pemandangan dan keasrian suasananya, keunggulan lain dari Bendungan Sengguruh ini adalah pasar ikan segar dadakan yang digelar nelayan di tepi Sungai Brantas dan Sungai Lesti. Di tempat ini, para nelayan yang baru saja menangkap ikan menjualnya di pinggir-pinggir bendungan, dan pastinya dijual dengan harga yang jauh lebih murah dengan yang ada di pasar. Tidak hanya mujair atau wader, tetapi ada juga udang sungai, ikan betutu, lobster, ikan gabus dan juga kerang yang masih segar, bahkan hidup. Hanya saja, para pengunjung harus pandai-pandai menawar karena ikan-ikan tersebut tidak dijual kiloan, tapi sedikit banyaknya yang ada di jaring. Jika pengunjung pandai menawar, ikan mujair atau nila segar berukuran sekitar 3-4 kilogram hanya seharga Rp 30-40 ribu saja. Waktu terbaik untuk melakukan penawaran adalah ketika kondisi pasarnya sedang sepi, saat di hari kerja atau pada sore hari, harganya akan lebih murah lagi.

Bila ingin, pengunjung bisa langsung menikmati suguhan ikan goreng di tepi bendungan atau ramai-ramai di tengah hutan milik Perum Jasa Tirta I. Sebelumnya pengunjung bisa membawa ikan-ikan yang dibelinya ke warung-warung yang berderet di lokasi itu untuk menggorengkan sekaligus menanak nasi dan sekaligus lalapan sambalnya. Jadi, pengunjung hanya tinggal menikmati pemandangan indahnya danau saja atau jika ingin mengelilingi bendungan bisa menyewa perahu sambil menunggu ikan goreng lengkap dengan nasi dan sambal lalapannya siap. Bahkan, kalau masih sisa, bisa untuk dibawa pulang. Jika pengunjung ingin membawa ikan masih dalam kondisi segar (mentah) bisa minta tolong di warung untuk membersihkannya. Upah membersihkan dan menggoreng ikan juga tidak mahal, bahkan ditambah nasi dan sambal lalapan untuk 10 orang. Pengunjung cukup membayar paling mahal hanya Rp 50 ribu saja, itu pun sudah termasuk minuman.

Sayangnya, tempat wisata ini masih belum dikelola secara maksimal. Padahal Bendungan Sengguruh dan kawasan sekitarnya menawarkan potensi wisata yang masih alami dengan pemandangan di sekitar bendungan yang cukup menawan. Di kawasan itu tidak ada penginapan jika pengunjung masih ingin bersantai menikmati semilir angin atau deburan air bendungan di malam hari. Bahkan penerangan dari jaringan listrik pun juga masih disalurkan sendiri dari kampung terdekat. Pada hari-hari kerja memang tidak banyak pengunjungnya, namun pada hari libur sangat ramai. Jika suasana ramai, nelayan yang biasa menjual ikan akan menjual lebih mahal dagangan ikannya.

Setelah menikmati ikan mujair atau wader goreng lengkap dengan nasi dan sambal lalapan, pengunjung bisa meneruskan perjalanan ke arah Blitar melewati jalan tembus dari arah Kecamatan Sumberpucung. Di sepanjang jalan itu akan terhampar pemandangan yang luar biasa elok, perbukitan dan ngarai yang kadang-kadang berkabut. Dari lokasi itu, pengunjung bisa langsung kembali pulang atau melanjutkan perjalanan ke Blitar. Atau bila pengunjung masih banyak waktu bisa mengunjungi keindahan Lembah Kera, jaraknya sekitar 2-3 kilometer dari Bendungan Sengguruh. (Dirangkum dari berbagai sumber)

PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : http://ngalam.id/read/4021/wisata-bendungan-sengguruh/





Pantai Goa Cina


mALANg rAYa
Pantai ini setelah pantai bajul mati atau deretan pantai di malang selatan  pantai yang terletak di Dusun Tumpak Awu, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara, Bumi. Nama asli pantai ini sebenarnya adalah Pantai Rowo Indah, namun masyarakat lebih suka menggunakan nama samaran yaitu goa cina karena konon katanya pernah terjadi peristiwa kematian seorang berasal dari Cina yang sedang bertapa didalam goa dikawasan tersebut, maka pantai ini lebih sering disebut dengan pantai Goa Cina sampai sekarang.

Salah satu keunikan dipantai ini adalah banyak terdapat ornamen-ornamen china seperti cat cat warna merah, kuning. Disini juga terdapat jembatan yang terhubung ke pulau kecil atau goa kecil.

Selain sunrise yang ciamik cantik mempesona dipagi hari, salah satu tempat wisata di Malang selatan ini juga menyajikan fenomena alam yang langka, yakni adanya gelombang air laut bersimpangan tidak keruan dari tiga arah, yakni arah selatan, timur dan arah barat. Arus gelombang itu bertabrakan diantara Pulau Bantengan dan Pulau Nyonya. Dikarenakan arus gelombang demikian kuat, hal tersebut memunculkan suara bergemuruh yang sangat kencang. Inilah salah satu fenomena alam yang cukup langka di pantai Malang Selatan.

Sudah pernah kesini ?


PENTING dan PERLU (kabmalang.com)
Sumber : Kaskus

Top
Submit Express Local SEO